Jakarta, Pintu News – Harga Ethereum (ETH) mencatat pemulihan terbatas, naik sekitar 7% sejak 8 Maret setelah membentuk sinyal teknikal bullish pada grafik 8 jam. Kenaikan ini terjadi ketika pasar kripto secara umum berupaya menemukan kestabilan.
Meski demikian, tren yang lebih besar untuk Ethereum masih tergolong lemah. Sepanjang 2026 hingga saat ini, aset tersebut masih turun sekitar 31%, yang menegaskan bahwa tren turun utama belum berubah walaupun sempat terjadi pantulan jangka pendek.
Menariknya, pemulihan kali ini muncul setelah terbentuknya pola teknikal yang sebelumnya pernah memicu reli kuat. Namun, kali ini sejumlah indikator on-chain mengindikasikan bahwa fase pemulihan berpotensi menghadapi hambatan yang lebih kuat di depan.
Lalu, bagaimana pergerakan harga Ethereum hari ini?

Pada 11 Maret 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $2,023 atau setara dengan Rp34.169.174, mengalami penurunan 1,13% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp34.046.682 dan level tertingginya di Rp35.192.228.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp4.120 triliun, dengan volume perdagangan harian yang turun 5% menjadi Rp365,06 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.
Baca juga: Harga Bitcoin Melemah Kembali ke $69.000 Hari Ini (11/3/26): Whale BTC Mulai Bergerak?
Pemulihan terbaru ini mengikuti kemunculan divergensi bullish pada Relative Strength Index (RSI) di grafik 8 jam. RSI merupakan indikator momentum yang mengukur kecepatan dan kekuatan pergerakan harga. Ketika harga membentuk titik terendah yang lebih rendah (lower low) sementara RSI justru membentuk titik terendah yang lebih tinggi (higher low), kondisi tersebut kerap diartikan sebagai pelemahan momentum jual.
Pada periode 15 Februari hingga 8 Maret, harga Ethereum mencetak lower low, sedangkan RSI membentuk higher low tipis, sehingga menghasilkan divergensi bullish klasik.
Pola serupa juga sempat muncul pada rentang 15 Februari hingga 1 Maret. Setelah sinyal itu terbentuk, Ethereum reli lebih dari 15% dan naik menuju puncak lokal di sekitar $2,199 (area $2,200), sebelum pergerakannya kembali kehilangan tenaga.
Divergensi terbaru ini sudah mendorong pantulan lebih dari 7%, sehingga membuka peluang Ethereum mencoba kembali bergerak ke wilayah $2,200, yang sebelumnya berperan sebagai resistansi saat reli terdahulu.

Namun, data pendukung untuk pergerakan saat ini tampak lebih lemah dibandingkan pemulihan sebelumnya.
Perbedaan penting kali ini terlihat pada arus aset di bursa dan akumulasi oleh whale. Pada reli sebelumnya (pasca-divergence) antara 1–4 Maret, Ethereum mengalami arus keluar bursa secara berkelanjutan.
Indikator Exchange Net Position Change tetap berada di area negatif, yang menandakan koin keluar dari bursa—umumnya dibaca sebagai sinyal tekanan beli yang lebih konsisten.

Pada periode yang sama, dompet paus juga terpantau mengakumulasi. Kepemilikan dompet besar naik dari 113.43 juta ETH pada 28 Februari menjadi 113.51 juta ETH pada 3 Maret, bertambah sekitar 80,000 ETH, sehingga memperkuat momentum bullish.

Sebaliknya, pantulan saat ini memperlihatkan pola yang berlawanan.
Pada 9 Maret, Exchange Net Position Change berubah menjadi positif, dengan arus masuk mencapai 146,709 ETH. Kenaikan inflow biasanya menunjukkan investor memindahkan koin ke bursa, sehingga meningkatkan peluang munculnya tekanan jual. Jika tekanan jual muncul segera setelah divergensi, prospek reli menjadi kurang kuat.
Perilaku whale juga bergeser. Pemegang besar menurunkan pasokan mereka dari 113.70 juta ETH pada 7 Maret menjadi sekitar 113.61 juta ETH pada 10 Maret, turun kira-kira 90,000 ETH.

Kombinasi ini mengindikasikan bahwa pantulan terbaru belum didukung akumulasi yang sama kuatnya seperti yang mendorong reli harga ETH sebesar 15% sebelumnya. Namun, ini bukan satu-satunya risiko.
Data cost basis on-chain semakin menegaskan potensi resistansi di depan.
URPD (UTXO Realized Price Distribution) memetakan area harga tempat porsi pasokan yang besar terakhir kali berpindah secara on-chain. Zona-zona ini sering berfungsi sebagai support atau resistansi karena banyak holder cenderung menjual ketika harga kembali mendekati biaya perolehan (cost basis) mereka.
Catatan: Meski URPD pada awalnya dirancang untuk jaringan berbasis UTXO seperti Bitcoin, platform analitik seperti Glassnode telah memperluas metrik ini agar dapat digunakan pada jaringan berbasis akun seperti Ethereum.
Sejumlah klaster pasokan penting terlihat tepat di atas harga Ethereum saat ini.
Sekitar 1.42% pasokan Ethereum terkonsentrasi di area $2,029 (dekat dengan harga sekarang). Klaster lain sebesar 1.06% berada di sekitar $2,079, disusul 0.88% di sekitar $2,128, serta 0.91% di sekitar $2,178.
Baca juga: Harga XRP Anjlok 64% dari All-Time High: Saatnya Beli atau Tunggu Turun Lebih Dalam?

Jika digabung, level-level tersebut membentuk koridor resistansi yang padat, dengan lebih dari 4% pasokan berada di rentang sekitar $2,030 hingga $2,180.
Apabila holder pada zona-zona ini mulai merealisasikan profit atau melakukan distribusi, pantulan berisiko menghadapi resistansi yang cukup berarti. Sementara itu, dukungan beli yang terlihat lebih lemah—sebagaimana dibahas sebelumnya—mungkin tidak memadai untuk menyerap potensi tekanan jual tersebut.

Dari sisi teknikal, Ethereum perlu terlebih dahulu menembus $2,130, yang posisinya berdekatan dengan klaster pasokan URPD bagian bawah.
Hambatan krusial berikutnya berada di sekitar level psikologis $2,200, yang sebelumnya menjadi “atap” reli pada Maret. Penutupan candle 8 jam yang tegas di atas $2,200 akan mengindikasikan Ethereum berhasil menyerap pasokan dari klaster terdekat, sehingga berpotensi membuka ruang menuju $2,270—area yang juga memiliki klaster pasokan cukup besar dan perlu diperhitungkan.

Dengan demikian, $2,270 menjadi zona resistansi penting, yang kemungkinan perlu ditembus untuk kembali menghidupkan ekspektasi reli yang lebih berkelanjutan.
Namun, risiko penurunan tetap ada. Jika Ethereum turun menembus $2,000, narasi pantulan berpotensi melemah. Penurunan lanjutan menuju $1,910 akan semakin menegaskan struktur bearish yang lebih luas.

Untuk saat ini, pantulan terbaru Ethereum masih dapat dianggap valid secara teknikal, tetapi dukungan on-chain yang lebih lemah mengindikasikan bahwa reli kali ini kemungkinan menghadapi resistansi yang lebih berat dibanding upaya sebelumnya.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.