Jakarta, Pintu News – Harga Pi Network (PI) terus menunjukkan tren positif menjelang Pi Day pada 14 Maret 2026. Setelah mengalami lonjakan harga sekitar 65–70% sejak penurunan di Februari, token ini kini diperdagangkan di kisaran Rp3.538 hingga Rp3.715.
Meskipun target $1 (Rp16.868) masih menjadi perhatian banyak investor, prospek jangka pendek dan jangka panjang Pi Network bergantung pada perkembangan ekosistem, adopsi yang lebih luas, dan listing di exchange besar.

Grafik yang ditampilkan di CoinMarketCap menunjukkan pergerakan harga token Pi Network (PI) dalam periode 24 jam. Dimulai sekitar harga $0,2168 USD, harga token ini meningkat secara bertahap sepanjang hari, mencapai puncaknya sekitar $0,2290. Ini menunjukkan kenaikan sebesar 5,17% dalam periode 24 jam, seperti yang ditunjukkan oleh tren naik pada grafik tersebut.
Volume perdagangan Pi dalam 24 jam terakhir juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 24,47%, dengan volume perdagangan saat ini mencapai $39,57 juta. Kenaikan volume ini, bersama dengan kenaikan harga, menunjukkan sentimen pasar yang positif dan meningkatnya minat terhadap token Pi.
Grafik ini mencerminkan trajektori harga yang stabil naik, dengan beberapa fluktuasi kecil sesekali, yang menunjukkan kepercayaan investor yang kuat atau minat yang baru terhadap Pi Network. Grafik ini juga dilengkapi dengan data sentimen komunitas, yang menunjukkan bahwa 87% pengguna bersikap optimis terhadap harga Pi, semakin menguatkan pandangan positif di kalangan investor.
Baca juga: Harga Emas Perhiasan 10K Hari Ini, 11 Maret 2026: Naik atau Turun?
Pi Network (PI) telah menunjukkan pemulihan yang kuat sejak mengalami penurunan tajam pada bulan Februari. Pada awal tahun ini, harga Pi turun mendekati Rp2.195 per token, namun kini token ini diperdagangkan di kisaran Rp3.538 hingga Rp3.715, mencatatkan kenaikan sekitar 65–70% dari titik terendah tahun ini. Rebound ini menarik perhatian banyak investor, mengingat potensi Pi yang masih terpendam.
Beberapa faktor turut mendukung pemulihan harga Pi. Salah satunya adalah pembaruan protokol yang dilakukan oleh Pi Network, di mana sistem konsensus Stellar (versi 19) diupgrade ke versi 23. Pembaruan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak perhatian menjelang Pi Day yang akan datang.
Di sisi lain, para investor besar (whales) juga mulai melakukan akumulasi besar, dengan salah satu pemegang melakukan pembelian miliaran token Pi dalam beberapa transaksi besar, membawa kepemilikan mereka hampir mencapai 389 juta token, yang bernilai lebih dari Rp1,3 triliun.
Baca juga: Harga Emas LM Antam Certicard 99,99% Hari Ini, Rabu 11 Maret 2026
Pi Day yang jatuh pada 14 Maret telah lama menjadi ajang bagi Pi Network untuk mengumumkan pembaruan ekosistem mereka. Pada acara ini, tim pengembang seringkali mengungkapkan pembaruan penting yang memicu aktivitas perdagangan yang tinggi. Tahun ini, perayaan Pi Day kemungkinan akan menarik perhatian lebih besar lagi, berhubung dengan pembaruan yang baru saja selesai dan adanya spekulasi mengenai potensi listing di exchange besar.
Meskipun demikian, untuk mencapai harga $1 (sekitar Rp16.868) dalam waktu singkat, Pi akan memerlukan lonjakan harga yang sangat signifikan, yang terbilang sangat ambisius dalam waktu dekat. Dengan tren harga yang ada saat ini, ada kemungkinan harga Pi akan kembali turun ke kisaran Rp2.695 pada 15 Maret. Hal ini menunjukkan bahwa mencapai target $1 sebelum Pi Day bisa jadi tidak realistis, setidaknya dalam jangka pendek ini.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.