Jakarta, Pintu News – Harga perak (silver) global menunjukkan tekanan bearish signifikan pada awal Maret 2026 setelah reli sebelumnya gagal berlanjut dan pasar energi serta makro mempengaruhi permintaan logam industri ini. Pergerakan harga perak tidak hanya dipengaruhi oleh sentiment pasar komoditas, tetapi juga oleh indikator teknikal dan aliran modal dari produk investasi seperti exchange traded fund (ETF).
Investor harus memahami sinyal-sinyal kunci ini agar dapat mengantisipasi risiko dalam portofolio mereka, termasuk bagi kamu yang memperhatikan korelasi antara logam dan cryptocurrency seperti Bitcoin (BTC) ketika pasar makro bergerak tidak stabil. Berikut ini adalah lima sinyal bearish yang perlu diperhatikan dalam tren harga perak saat ini.

Harga perak telah turun tajam sekitar 17% dari level tertinggi pada awal Maret, turun dari sekitar US$96 menjadi US$79 karena lonjakan harga energi dan penguatan dollar index (DXY) yang menekan harga logam industri. Tekanan ini menunjukkan bahwa reli sebelumnya bukan didukung oleh arus modal baru, tetapi oleh short-covering, yang tidak menunjukkan kepercayaan pasar jangka panjang. Penurunan open interest di futures perak ikut memperkuat gambaran bahwa momentum beli melemah.
Baca Juga: Stok Minyak Indonesia Berapa Hari? Ini Fakta Cadangan BBM RI dan Tantangannya

Produk investasi seperti iShares Silver Trust (SLV), salah satu ETF perak terbesar yang didukung logam fisik, mencatat arus keluar modal bersih sekitar US$1,18 miliar meskipun harga sempat naik. Ini menunjukkan bahwa investor institusional melepas posisi mereka daripada menambah eksposur, yang biasanya menjadi sinyal bearish kuat. Pengurangan modal di ETF secara historis dikaitkan dengan tekanan harga karena minat beli fisik menurun.

Pasar futures perak saat ini menunjukkan contango normal, yang berarti harga futures berada di atas harga spot dan tidak ada backwardation. Ketidakhadiran backwardation ini menandakan bahwa tidak ada premi fisik yang mendorong pasar, sehingga perak tetap rentan terhadap tekanan makro seperti penguatan U.S. dollar atau kenaikan suku bunga. Tanpa premi fisik ini, pergerakan harga cenderung mengikuti tekanan pasar luas.

Indikator teknikal menunjukkan bahwa perak menghadapi resistensi kuat di sekitar level psikologis US$84–$86. Jika harga turun di bawah level kritis US$82, tekanan bearish akan meningkat dan membuka potensi penurunan lebih dalam terhadap support berikutnya di sekitar US$74 atau bahkan level yang lebih rendah jika momentum negatif berlanjut. Level ini penting karena menggambarkan batas psikologis di mana bull dan bear bersaing.

Pergerakan harga energi, penguatan US dollar, dan data makro seperti inflasi serta suku bunga mempengaruhi permintaan logam industri seperti perak. Ketika harga energi naik atau dollar menguat, biaya produksi meningkat dan minat terhadap aset non‑yield seperti logam industri menurun. Ini dapat menekan permintaan jangka pendek untuk perak, yang sering kali dikaitkan dengan siklus industri dan kebutuhan energi. Kondisi makro ini juga berdampak pada aset lain seperti cryptocurrency, yang cenderung lebih sensitif terhadap risiko pasar luas.
Baca Juga: Cadangan Minyak Jepang Tembus 254 Hari: Kok Bisa Punya Stok Energi Besar?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

Silver ETF Tertokenisasi (SLVon) adalah token digital yang diterbitkan oleh Ondo Global Markets dan dirancang untuk mengikuti pergerakan harga iShares Silver Trust (SLV), ETF perak terbesar di dunia yang dikelola BlackRock.
Setiap SLVon memiliki nilai yang setara dengan saham SLV (1:1), sehingga harganya bergerak naik dan turun sesuai dengan harga perak global dalam satuan troy ounce. Melalui SLVon, investor bisa mendapatkan eksposur ke pasar perak secara on-chain dalam bentuk aset digital yang mudah diakses.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
• BeInCrypto. Silver Price Analysis: $100 Push Stalls on Oil‑Led Selloff. Diakses tanggal 14 Maret 2026.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.