Jakarta, Pintu News – Harga minyak global mengalami lonjakan setelah laporan menyebutkan Iran berencana menempatkan ranjau di Selat Hormuz. Langkah ini diprediksi akan mengurangi aliran minyak melalui jalur perdagangan utama dunia tersebut.
Dilansir dari Coingape, Kenaikan harga minyak ini terjadi setelah ancaman dari Presiden AS, Donald Trump, yang memperingatkan Iran akan akibat militer yang sangat berat jika mencoba menutup jalur vital ini. Pergerakan harga minyak ini memengaruhi pasar global, termasuk cryptocurrency seperti Bitcoin (BTC).

Harga Brent Crude Oil melonjak lebih dari $90 setelah sempat turun ke level sekitar $82. Ini menunjukkan reaksi pasar terhadap ancaman terhadap salah satu jalur utama pengiriman energi dunia.
Sekitar 20% pasokan minyak global melewati Selat Hormuz setiap hari, sehingga setiap gangguan di kawasan ini berpotensi memperburuk pasokan energi dunia. Selain itu, terjadinya kekosongan jalur ini hanya memperburuk situasi, dengan kapal-kapal yang terhubung dengan Iran menjadi satu-satunya yang dapat melewati Selat Hormuz saat ini.

Sebelumnya, Trump telah memberikan peringatan keras bahwa gangguan terhadap aliran minyak ini akan mendapatkan respons militer yang lebih berat. Meski harga minyak sempat turun setelah ancaman tersebut, ketegangan ini tetap memicu lonjakan harga, karena pasar energi global masih merespons ancaman tersebut dengan ketidakpastian yang tinggi.
Baca juga: Harga 1 Pi Network (PI) di Indonesia Hari Ini (12/3/26)
Kenaikan harga minyak berdampak pada pasar kripto, terutama Bitcoin (BTC), yang jatuh di bawah level $70,000 setelah laporan tersebut beredar. Penurunan ini menandakan adanya ketegangan di pasar global yang turut memengaruhi harga aset-aset digital. Meskipun Bitcoin (BTC) mengalami penurunan, pasar tetap menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan kenaikan lebih dari 2% pada hari yang sama.

Ketidakpastian ekonomi akibat harga minyak yang melambung sering kali mendorong investor untuk beralih ke cryptocurrency sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Namun, dengan adanya ketegangan ini, para investor kripto harus mewaspadai potensi dampak dari ketidakstabilan global yang bisa mempengaruhi fluktuasi harga aset digital.
Baca juga: Harga Minyak Dunia per Barel Hari Ini, Kamis 12 Maret 2026
Rencana Iran untuk menempatkan ranjau di Selat Hormuz memicu pernyataan keras dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang menuduh AS menyebarkan berita palsu untuk memanipulasi pasar minyak.
Menurut Araghchi, pasar energi global saat ini menghadapi kekurangan pasokan minyak yang terbesar dalam sejarah, bahkan lebih besar dibandingkan dengan embargo minyak Arab atau invasi Kuwait.
Selain itu, Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan bernegosiasi dengan AS meskipun Trump menyatakan kesiapan untuk berdialog. Ketegangan yang semakin tinggi ini hanya memperburuk prospek ketidakpastian di pasar energi dan pasar finansial lainnya, termasuk cryptocurrency
Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini saham perusahaan besar dapat dimiliki dalam bentuk digital melalui tokenized asset.
Chevron CVXON4.05%->Harga CVXON Saat IniRp 3.303.5174.05%Market CapRp 62,74 MiliarVolume TradingRp 10,07 MiliarSuplai BeredarRp 18.973 adalah tokenized stock yang diterbitkan oleh Ondo Global Markets (BVI) Limited, penyedia tokenisasi real-world assets di jaringan blockchain seperti Ethereum, BNB Chain, dan Solana. Saham underlying untuk CVXon dibeli melalui broker-dealer sekuritas yang terdaftar di Amerika Serikat dan disimpan dalam kustodi broker-dealer berlisensi, untuk memastikan setiap token didukung oleh aset saham yang sesuai.
Token ini memberikan eksposur terhadap saham Chevron Corporation, yang diperdagangkan di NYSE, sehingga nilainya mengikuti pergerakan harga saham dasarnya. Chevron sendiri dikenal sebagai perusahaan energi global yang bergerak di bidang minyak, gas, bahan bakar, petrokimia, dan solusi energi lainnya.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.