Penjualan Tesla di China Naik 91%, Saham TSLA Melejit! Siap Tembus Rekor?

Updated
March 12, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Saham Tesla (TSLAX) sempat diperdagangkan di harga $414 pada sesi awal hari Rabu (11/3), naik sekitar 3,7% setelah investor mencerna data penjualan terbaru dari China. Angka-angka ini menarik perhatian dengan cepat. Setelah semua, lonjakan 91% dibandingkan tahun sebelumnya cenderung menarik perhatian.

Penjualan Model 3 dan Model Y di China

Baru-baru ini, Tesla melaporkan bahwa mereka menjual 58.600 unit kendaraan Model 3 dan Model Y yang diproduksi di China pada bulan Februari. Jumlah ini mencakup mobil yang dikirim ke pasar internasional seperti Eropa, selain pengiriman domestik.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Hari Ini (12/3/26): Melonjak hingga 7%!

Angka ini memiliki arti penting. Untuk satu hal, ini menandai bulan keempat berturut-turut pertumbuhan bagi kendaraan Tesla yang diproduksi di China. Rangkaian ini menunjukkan bahwa pabrik Tesla di Shanghai terus memainkan peran penting dalam strategi ekspansi global perusahaan.

Namun, perbandingan bulanan memberi gambaran yang sedikit berbeda. Penjualan bulan Februari turun sekitar 15,2% dibandingkan dengan tingkat penjualan bulan Januari. Pertanyaan besar yang muncul adalah: apakah investor harus fokus pada lonjakan tahunan atau penurunan bulanan ini?

Pabrik Shanghai Tetap Menjadi Mesin Global Tesla

Pabrik manufaktur Tesla di Shanghai berada di pusat jaringan pasokan global perusahaan. Fasilitas ini memproduksi kendaraan tidak hanya untuk China, tetapi juga untuk pasar utama di luar negeri.

Februari memberikan contoh lain yang jelas tentang peran tersebut. Pengiriman ekspor dari pabrik ini melonjak sekitar lima kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, mencapai sekitar 20.000 kendaraan.

Angka-angka seperti ini menyoroti bagaimana pabrik tersebut membantu Tesla menjaga keseimbangan permintaan di berbagai wilayah. Mobil yang dirakit di Shanghai bergerak menuju Eropa dan tujuan internasional lainnya, membantu perusahaan mempertahankan alur pengiriman yang stabil.

Namun, pola musiman juga mempengaruhi data. Dua bulan pertama tahun ini sering kali membawa fluktuasi di industri otomotif China karena jadwal liburan Tahun Baru Imlek yang bergeser setiap tahun. Penundaan produksi dan perubahan aktivitas konsumen dapat sementara mendistorsi angka penjualan. Faktor ini mempengaruhi perbandingan tahun lalu secara khusus.

Pada awal tahun 2025, Tesla menghentikan sebagian jalur perakitannya sementara untuk meningkatkan produksi Model Y yang diperbarui. Penutupan sementara ini mengurangi pengiriman selama periode tersebut. Akibatnya, basis perbandingan tahun ini terlihat relatif rendah.

Kompetisi Kendaraan Listrik di China Semakin Ketat

China tetap menjadi pasar kendaraan listrik terbesar di dunia, dan kompetisi terus meningkat. Strategi pendanaan terbaru Tesla menggambarkan betapa cepatnya para produsen merespons perubahan permintaan.

Perusahaan ini memperkenalkan rencana pembiayaan dengan bunga rendah selama tujuh tahun yang ditujukan untuk menarik pembeli. Langkah ini segera memicu respons dari pesaing di pasar.

Baca juga: Alasan Pi Network Bisa Melonjak hingga 33% dalam 7 Hari: Seberapa Tinggi PI Coin Bisa Terbang?

Salah satu pesaing yang menonjol adalah BYD. Raksasa kendaraan listrik China ini baru-baru ini melaporkan penurunan penjualan global terbesar sejak periode pandemi. Di China sendiri, penjualannya turun sekitar 65% dibandingkan dengan tahun lalu dalam periode waktu yang sama.

Perusahaan ini tidak tinggal diam. Minggu lalu, BYD meluncurkan pembaruan baterai besar pertama dalam enam tahun untuk mencoba kembali mendapatkan momentum. Perang inovasi yang terus berlanjut ini menimbulkan pertanyaan menarik. Seberapa lama produsen dapat mengandalkan insentif harga sebelum teknologi menjadi faktor penentu?

Saham Tesla Menghadapi Level Teknikal Kunci

Meskipun data penjualan mendominasi berita, para trader juga mengamati grafik Tesla dengan cermat. Saham ini saat ini bergerak di dalam saluran menurun yang panjang pada timeframe harian. Pola ini meninggalkan dua level yang menjadi perhatian utama. Resistance terletak di sekitar $415, yang bisa menandakan terjadinya breakout ke arah atas jika harga melewatinya.

Support berada lebih dekat pada $375. Jika saham jatuh di bawah level $400, kita dapat mengharapkan potensi pergerakan menuju support yang lebih rendah tersebut.

Saat ini, saham Tesla berada di antara kedua zona tersebut. Para peserta pasar terus memantau apakah para pembeli dapat memperoleh momentum yang cukup untuk menantang batas atas saluran tersebut.

Gambaran kinerja yang lebih luas masih memihak perusahaan. Saham Tesla telah memberikan return sebesar 78% dalam setahun, mengalahkan kenaikan sekitar 21% pada indeks S&P 500. Dalam periode satu tahun, selisihnya bahkan semakin lebar, dengan Tesla mencatatkan return lebih dari 78%.

Angka-angka ini menyoroti momentum jangka panjang yang kuat dari Tesla. Jadi, langkah berikutnya menjadi pertanyaan nyata. Apakah penjualan yang kuat di China akan mendorong TSLA untuk breakout di atas $415, atau akankah saham menguji batas bawah saluran perdagangannya terlebih dahulu?

Trading Token Saham AS di Pintu

Bayangkan kamu bisa beli saham perusahaan besar seperti Tesla, Nvidia (NVDAX), Amazon (AMZNX), hingga Meta (METAX) dalam bentuk token hanya dengan modal belasan ribu rupiah. Kabar baiknya, kini kamu bisa melakukan jual/beli token saham AS tertokenisasi dari xStocks dan Ondo di Pintu.

Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, sekarang kamu dapat menikmati proses penyelesaian transaksi untuk saham AS tertokenisasi yang lebih cepat, modal awal yang lebih terjangkau, serta pengalaman investasi yang lebih global.


Trading di Pintu Sekarang!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8