Harga Bitcoin Naik ke $73.000 Hari Ini (16/3/26): Apa Selanjutnya untuk BTC?

Updated
March 16, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) saat ini menunjukkan sinyal yang beragam. Di satu sisi, indikator jangka panjang mengarah pada pemulihan siklus pasar yang lebih luas. Di sisi lain, grafik jangka pendek memberi peringatan bahwa level resistance masih menjadi hambatan penting.

Jika digabungkan, kedua sinyal ini menunjukkan bahwa pasar masih berpotensi melanjutkan kenaikan dalam jangka lebih panjang, tetapi terlebih dahulu harus mampu melewati ujian krusial dalam waktu dekat.

Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin hari ini?

Harga Bitcoin Naik 2,00% dalam Waktu 24 Jam

Pada 16 Maret 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $73,476 atau setara dengan Rp1.236.532.788 mengalami kenaikan 2,00% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.204.897.402 dan harga tertingginya di Rp1.236.532.788.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp24.646 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 37% menjadi Rp511,31 triliun.

Baca juga: 5 Altcoin yang Sempat Populer, Berpotensi Rebound di 2026?

Bitcoin MVRV Z Score Tunjukkan Pola Siklus

Grafik Bitcoin jangka panjang yang dibagikan analis Ali Martinez menunjukkan bahwa sejumlah bull market pada siklus sebelumnya dimulai setelah MVRV Z Score turun ke level yang sangat rendah. Indikator ini membandingkan nilai pasar Bitcoin dengan realized value-nya, dan secara historis kerap digunakan untuk mengidentifikasi periode ketika harga aset diperdagangkan di bawah rata-rata biaya akumulasi investor.

Berdasarkan grafik tersebut, MVRV Z Score sempat menyentuh kisaran -0,262 pada beberapa titik dasar siklus pasar sebelumnya. Kondisi ini terlihat pada beberapa periode terdahulu, termasuk saat pasar membentuk titik terendah di sekitar 2015, 2019, dan 2022. Setelah masing-masing sinyal itu muncul, Bitcoin pada akhirnya memasuki fase bullish baru yang diikuti ekspansi harga dalam skala besar.

Visual tersebut memperlihatkan perbandingan antara garis oranye MVRV Z Score dan tren harga Bitcoin yang ditampilkan dalam warna hitam. Pada siklus-siklus sebelumnya, indikator ini turun ke area negatif sebelum kemudian pulih seiring kenaikan harga. Fase tersebut mencerminkan periode ketika tekanan jual mulai mereda dan akumulasi jangka panjang mulai muncul di pasar.

Meski demikian, grafik yang sama juga menunjukkan bahwa indikator ini biasanya tidak bertahan lama di level ekstrem tersebut. Ketika pasar mulai pulih, Z Score cenderung bergerak naik dengan cepat. Pada tahap akhir siklus, indikator ini sering kali mencapai level positif yang tinggi ketika pasar mulai memasuki kondisi terlalu panas.

Dalam struktur pasar saat ini, MVRV Z Score berada di atas level bottom historis, tetapi masih jauh di bawah puncak-puncak yang terlihat pada siklus sebelumnya. Posisi ini mengindikasikan bahwa pasar sudah tidak lagi berada di zona undervaluation yang dalam seperti saat pembentukan dasar utama terdahulu. Namun, kondisi tersebut juga belum mencerminkan pasar yang terlalu panas seperti yang biasanya muncul menjelang puncak siklus.

Baca juga: 3 Crypto yang Menonjol di Minggu Ke-2 Maret 2026, Potensial untuk Breakout?

Karena itu, indikator ini menunjukkan bahwa Bitcoin saat ini berada di fase menengah dalam siklus pasar yang lebih besar, bukan pada titik balik yang ekstrem. Grafik tersebut menegaskan bahwa MVRV Z Score berulang kali menjadi acuan penting dalam menandai perubahan besar pada sentimen pasar selama beberapa tahun terakhir.

Pantulan Relief Bitcoin Menghadapi Resistance Fibonacci Penting

Bitcoin sedang mencoba melakukan pemulihan jangka pendek setelah mengalami penurunan tajam pada struktur grafik sebelumnya. Grafik 12 jam yang dibagikan analis Elja memperlihatkan harga memantul dari level terendah terbarunya, tetapi pergerakan ini kini mendekati zona resistance Fibonacci penting yang sebelumnya sempat berfungsi sebagai support.

Dalam grafik tersebut, level Fibonacci 0,5 berada di sekitar $75,220 dan level 0,618 berada di kisaran $78,819. Keduanya menjadi area resistance utama. Level-level ini diambil dari retracement yang lebih luas atas pergerakan turun sebelumnya. Karena itu, zona ini sekarang berpotensi menjadi batas atas selama fase pemulihan berlangsung.

Pada fase penurunan sebelumnya, Bitcoin turun menembus level retracement yang sama setelah gagal mempertahankan area atas di sekitar pertengahan $90,000. Setelah breakdown terjadi, pasar bergerak turun lebih cepat sebelum akhirnya stabil dan membentuk area konsolidasi.

Pantulan harga saat ini membawa Bitcoin kembali mendekati level-level retracement tersebut. Dalam analisis teknikal, area support lama sering kali berubah menjadi resistance setelah harga menembusnya ke bawah. Oleh sebab itu, area $75K hingga $78K kini menjadi hambatan berikutnya yang harus dilewati pasar.

Elja menilai bahwa apabila Bitcoin gagal merebut kembali zona ini, penolakan harga dapat memicu leg penurunan berikutnya. Dalam skenario tersebut, proyeksi pada grafik menunjukkan kemungkinan pergerakan menuju kisaran $56,000 hingga $60,000, yang berada jauh di bawah area pemulihan saat ini.

Untuk sementara, struktur pasar menunjukkan bahwa Bitcoin sedang menguji apakah pantulan ini dapat berkembang menjadi pemulihan yang lebih kuat. Meski demikian, zona resistance Fibonacci tetap menjadi level teknikal utama yang kemungkinan besar akan menentukan arah pergerakan pasar berikutnya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8