Jakarta, Pintu News – Di tengah konflik antara Amerika Serikat dan Iran, pasar keuangan global menunjukkan dinamika yang tidak biasa. Bitcoin (BTC) justru mencatat kenaikan sekitar 7,75%, sementara aset safe haven tradisional seperti emas turun sekitar 5,5% dan perak anjlok lebih dari 13%. Indeks saham seperti S&P 500 dan Nasdaq juga mengalami tekanan, masing-masing turun sekitar 3–4%.
Fenomena ini menandai perubahan besar dalam cara investor merespons krisis geopolitik. Crypto, yang sebelumnya dianggap berisiko tinggi saat perang, kini justru menjadi salah satu aset dengan performa terbaik. Bahkan, total kapitalisasi pasar crypto bertambah sekitar $240 miliar selama periode konflik berlangsung.
Meski performa emas melemah, analis dan pendukung emas Peter Schiff menilai penurunan ini tidak mencerminkan kelemahan fundamental. Ia berpendapat bahwa konflik justru mempercepat tren de-dolarisasi global, di mana negara-negara mulai mempertimbangkan untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS sebagai cadangan utama.
Dalam perdebatan dengan investor Tim Draper, Schiff menegaskan bahwa emas tetap memiliki nilai kuat, terutama jika dikombinasikan dengan teknologi seperti tokenisasi. Ia menanggapi kritik bahwa emas tidak praktis sebagai alat tukar dengan menyatakan bahwa tokenisasi dapat membuat emas lebih mudah digunakan dalam transaksi modern.
Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Menjelang Lebaran: Siap Tembus $80.000? Ini Analisanya!
Perubahan paling signifikan saat ini bukan hanya pada harga, tetapi pada persepsi pasar. Bitcoin yang mampu bertahan di atas $73.000 di tengah tekanan global menunjukkan bahwa peran institusi dalam pasar crypto semakin besar. Hal ini menciptakan semacam “lantai harga” yang membuat Bitcoin lebih tahan terhadap guncangan ekonomi.
Beberapa analis bahkan membandingkan posisi Bitcoin saat ini dengan emas pada awal era ETF di tahun 2004. Saat itu, emas mengalami pertumbuhan signifikan dalam dua dekade berikutnya. Dengan hadirnya Bitcoin ETF sejak 2024 dan meningkatnya alokasi institusional, banyak yang percaya bahwa fase pertumbuhan besar berikutnya untuk cryptocurrency baru saja dimulai.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.