Jakarta, Pintu News – Pasar kripto tengah mengalami tekanan berat, dengan harga Bitcoin (BTC) anjlok lebih dari 40% sejak rekor tertingginya pada Oktober lalu. Kapitalisasi pasar kripto global pun telah menyusut hampir $2.000.000.000.000, menandakan fase bear market yang cukup dalam.
Namun, di balik penurunan harga ini, sejumlah perubahan struktural mulai terbentuk dan diyakini dapat menjadi pemicu kebangkitan pasar. Dilansir dari BeinCrypto, para pakar dari institusi ternama seperti Standard Chartered dan Bitwise menyoroti katalis utama yang berpotensi mengakhiri bear market kripto pada 2026!
Salah satu faktor yang sangat dinantikan oleh pelaku pasar adalah kejelasan regulasi di Amerika Serikat. Sejak awal 2025, sejumlah kebijakan pro-kripto mulai bermunculan, seperti GENIUS Act yang membuka jalan bagi stablecoin dan perubahan sikap SEC yang kini lebih ramah terhadap aset digital.
Namun, undang-undang CLARITY Act masih menjadi perdebatan sengit, terutama karena adanya penolakan dari sektor perbankan terkait imbal hasil stablecoin. Jika CLARITY Act berhasil disahkan, hal ini diyakini akan mendorong bank, manajer aset, dan perusahaan pembayaran untuk lebih aktif terlibat di ekosistem kripto.
Kehadiran regulasi yang jelas akan memberikan sinyal kepercayaan baru bagi investor institusi maupun ritel. Selama ini, ketidakpastian hukum menjadi salah satu penghambat utama pertumbuhan pasar kripto. Dengan adanya kepastian, pelaku pasar dapat mengambil keputusan investasi dengan lebih tenang dan terukur. Hal ini juga akan memperkuat struktur pasar dan mengurangi volatilitas ekstrem yang kerap terjadi.
Korelasi antara pasar kripto dan saham teknologi masih sangat kuat hingga saat ini. Ketika saham-saham teknologi seperti yang tergabung dalam NASDAQ-100 Technology Sector Index mengalami tekanan, kripto pun ikut terseret turun dengan volatilitas yang lebih tajam.
Penurunan harga kripto belakangan ini juga bertepatan dengan sentimen risk-off di pasar global, di mana investor cenderung menghindari aset berisiko akibat kekhawatiran terhadap kondisi keuangan yang lebih ketat. Oleh karena itu, pemulihan di sektor teknologi dan membaiknya kondisi makroekonomi global menjadi kunci penting bagi kebangkitan kripto.
Banyak analis percaya bahwa sinyal rebound pertama justru akan muncul dari luar ekosistem kripto itu sendiri. Jika pasar saham mulai menunjukkan tren positif, kepercayaan investor terhadap aset digital seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL) juga akan meningkat. Dengan demikian, perbaikan makro dapat menjadi fondasi awal bagi siklus bullish berikutnya.
Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Menjelang Lebaran: Siap Tembus $80.000? Ini Analisanya!
Permintaan dari institusi, terutama melalui produk Exchange Traded Fund (ETF) Bitcoin (BTC), telah menjadi motor utama pergerakan pasar kripto dalam dua tahun terakhir. Ketika ETF mencatat arus masuk besar pada 2024 dan 2025, harga kripto mampu bertahan di level tinggi. Namun, gelombang arus keluar ETF baru-baru ini memperparah tekanan jual dan memperpanjang bear market.

Jika tren ini berbalik, artinya investor jangka panjang mulai melihat harga saat ini sebagai peluang emas untuk masuk kembali. Selain itu, narasi teknologi baru seperti agentic finance mulai menarik perhatian pelaku industri. Agentic finance mengacu pada penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mengelola transaksi keuangan secara otomatis di atas jaringan blockchain.
Konsep ini masih dalam tahap awal, namun sudah mulai diadopsi oleh perusahaan pembayaran dan teknologi besar. Jika inovasi ini berkembang menjadi produk nyata dan meningkatkan volume transaksi, maka daya tarik infrastruktur terdesentralisasi akan semakin kuat.
Berbeda dengan bear market sebelumnya, kali ini tidak terjadi kegagalan besar di industri kripto seperti pada 2022. Infrastruktur pasar kini jauh lebih matang, dengan keterlibatan institusi yang lebih luas dan volatilitas yang cenderung menurun. Stabilitas ini membuat pasar kripto terlihat lebih layak untuk investasi jangka panjang, sehingga perlahan menarik kembali minat investor.
Di sisi lain, isu keamanan blockchain terhadap ancaman komputasi kuantum juga menjadi perhatian. Walaupun ancaman ini masih bersifat teoritis, pengembangan teknologi kriptografi tahan kuantum terus dilakukan oleh para developer. Kemajuan di bidang ini akan mengurangi kekhawatiran investor terhadap risiko jangka panjang, sekaligus memperkuat kepercayaan pada ekosistem kripto secara keseluruhan.
Baca juga: 3 Crypto yang Diborong dan Dilepas Whale Jelang FOMC
Para pakar sepakat bahwa kebangkitan pasar kripto tidak akan terjadi dalam satu malam atau dipicu oleh satu peristiwa besar. Sebaliknya, pemulihan akan berlangsung secara bertahap seiring akumulasi berbagai katalis positif yang membangun kepercayaan pasar.
Setiap kemajuan regulasi, inovasi teknologi, hingga stabilitas makro akan menjadi “batu kecil” yang menambah bobot pada sisi positif timbangan pasar. Dengan pendekatan ini, bear market kemungkinan akan berakhir secara perlahan namun pasti, seiring bertambahnya faktor pendukung yang memperkuat ekosistem kripto.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.