Jakarta, Pintu News – Volume perdagangan altcoin turun tajam hingga menyentuh level terendah dalam beberapa bulan terakhir, yang mencerminkan melemahnya minat investor di pasar kripto secara keseluruhan. Di saat yang sama, aktivitas pasar yang lebih rendah, sentimen yang cenderung hati-hati, serta ketidakpastian global membuat para trader semakin menjauhi aset berisiko.
Meski begitu, arus dana masih terus bergerak di dalam ekosistem kripto, yang mengindikasikan adanya pergeseran tersembunyi. Apakah ini merupakan sinyal peringatan, atau justru awal dari pergerakan besar berikutnya?
Berdasarkan data yang dibagikan analis CryptoQuant, DarkFost, aktivitas perdagangan altcoin di Binance dan sejumlah bursa besar lainnya telah turun ke level terendah dalam beberapa bulan terakhir.
Baca juga: Bitcoin dan Ethereum Tumbang, Ini 5 Crypto yang Naik Menjelang Lebaran 2026!
Saat ini, Binance sebagai bursa kripto terbesar di dunia mencatat volume harian sekitar $7.7 miliar, sementara gabungan bursa lain mencapai hampir $18.8 miliar.

Angka tersebut masih jauh di bawah puncak yang sempat terlihat pada 2025, sehingga mencerminkan perlambatan signifikan dalam partisipasi pasar. Penurunan ini menunjukkan bahwa trader kini cenderung lebih berhati-hati, terutama di tengah kondisi pasar yang membatasi minat terhadap aset berisiko.
Meski volume terus menurun, Binance tetap memegang posisi dominan di pasar. Bursa ini kini menguasai sekitar 40% dari total volume perdagangan altcoin, yang berarti hampir satu dari setiap dua transaksi altcoin berlangsung melalui platform tersebut.
Walaupun volume perdagangan melemah, aliran modal belum benar-benar meninggalkan pasar kripto. Sebaliknya, dana tersebut justru berputar di dalam ekosistem. Saat ini, altcoin menyumbang hampir 50% dari total volume perdagangan kripto, melampaui porsi Bitcoin yang berada di kisaran 27%.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa trader masih aktif mengalihkan dana ke altcoin berkapitalisasi besar untuk mencari potensi imbal hasil persentase yang lebih tinggi. Di sisi lain, dominasi Bitcoin berada di level 58.92%, menandakan bahwa BTC tetap memiliki posisi kuat meskipun modal mulai tersebar ke aset lain.
Sementara itu, total kapitalisasi pasar altcoin, di luar Bitcoin (BTC), saat ini berada di kisaran $983.3 miliar.
Baca juga: Harga Ethereum Turun ke $2.100 Hari Ini (20/3/26): Mampukah ETH Tembus $2.800?
Jika melihat ke belakang, lonjakan besar dalam volume perdagangan altcoin terjadi pada Februari dan Oktober 2025. Pada periode tersebut, Binance mencatat volume transaksi sekitar $40 miliar hingga $50 miliar, sementara bursa lainnya secara gabungan sempat mencapai hingga $91 miliar.
Lonjakan ini umumnya muncul saat pasar sedang membentuk puncak lokal. Peningkatan aktivitas dalam fase seperti ini biasanya didorong oleh FOMO, ketika investor ritel berbondong-bondong masuk, sehingga memberi peluang bagi trader yang lebih berpengalaman untuk mulai melepas posisi mereka.
Meski demikian, kondisi pasar saat ini masih tergolong lemah, mengingat Bitcoin dan berbagai aset kripto utama lainnya masih terkoreksi sekitar 40% hingga 70% dari level puncaknya.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.