Jakarta, Pintu News – Pasar kripto kembali menjadi sorotan setelah Ripple (XRP) menunjukkan ketahanan harga di tengah volatilitas global. Dengan harga yang bertahan di atas $1,52, XRP berhasil menghindari tekanan jual besar yang melanda aset digital lain.
Sementara itu, sejumlah upgrade teknis pada XRP Ledger (XRPL) semakin memperkuat daya tariknya di mata institusi. Artikel ini akan membahas perkembangan terbaru XRP, prediksi harga, serta potensi lonjakan di tahun 2026 seiring adopsi institusional yang semakin masif.
Sejak awal 2024, XRP Ledger (XRPL) telah meluncurkan enam pembaruan protokol yang berfokus pada kepatuhan dan regulasi. Langkah ini diambil untuk mengatasi hambatan utama yang selama ini menghalangi adopsi institusional, seperti ketidakpastian hukum dan operasional.
Salah satu fitur unggulan adalah Clawback, yang memungkinkan penerbit aset untuk menarik kembali atau membekukan token sesuai kebutuhan regulasi. Dengan fitur ini, pengelolaan aset menjadi lebih fleksibel tanpa harus mengandalkan smart contract yang rumit.
Peningkatan lain yang tak kalah penting adalah verifikasi identitas on-chain melalui decentralized identifiers yang diperkenalkan pada Oktober 2024. Selain itu, fitur Multi-Purpose Tokens dan Permissioned Domains juga dihadirkan untuk mendukung perdagangan yang lebih terkontrol dan penerbitan aset yang sesuai regulasi.
Berbagai inovasi ini menjadikan XRPL sebagai pionir dalam pertumbuhan tokenisasi komoditas di tahun 2026. Para analis menilai, pembaruan berbasis kepatuhan ini semakin memperkuat posisi XRP di ranah institusional.
Baca juga: 3 Koin Emas Dinar Edisi Idul Fitri 2026
Harga Ripple (XRP) sempat terkoreksi ke $1,46 setelah sebelumnya menguji level resistance yang lebih tinggi. Penurunan sekitar 1,52% pada sesi terakhir menandakan adanya tekanan jual jangka pendek, meski tren jangka menengah masih positif.
Saat ini, harga XRP berada di antara batas psikologis $1,50 yang menjadi penghalang bagi kelanjutan tren bullish. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 47, menandakan kondisi netral tanpa tekanan beli atau jual ekstrem.
Di sisi lain, histogram MACD menunjukkan momentum kenaikan yang mulai melemah dalam jangka pendek. Jika XRP mampu menembus $1,50 secara konsisten, target kenaikan berikutnya berada di $1,55, di mana sebelumnya sempat muncul tekanan jual.
Apabila momentum bullish semakin kuat, harga berpotensi menuju $1,65 hingga $1,70. Namun, jika tekanan jual berlanjut, support terdekat berada di $1,45, dan penembusan di bawah level ini bisa membawa harga turun ke $1,40.
Baca juga: Apa itu Emas BRANKAS LM Antam?

Data terbaru dari Deribit menunjukkan bahwa harga Ripple (XRP) saat ini bertahan sedikit di atas cluster opsi utama pada level $1,40. Tercatat sekitar 14,6 juta kontrak opsi XRP berada di strike price tersebut, menandakan konsentrasi posisi yang signifikan di pasar derivatif.
Para trader tampak memusatkan perhatian pada tanggal kadaluarsa 27 Maret, di mana hampir seperempat dari seluruh opsi XRP di bursa tersebut berada di level ini. Hal ini mengindikasikan potensi lonjakan volatilitas dalam waktu dekat, seiring mendekatnya tanggal kadaluarsa opsi.
Konsentrasi posisi besar pada satu level harga biasanya menjadi pemicu pergerakan harga yang tajam, baik ke atas maupun ke bawah. Jika harga XRP mampu bertahan di atas $1,40 hingga tanggal kadaluarsa, potensi reli lanjutan semakin terbuka lebar.
Sebaliknya, penurunan di bawah level ini dapat memicu aksi jual lanjutan dari para pemegang opsi. Dengan demikian, level $1,40 menjadi titik krusial yang wajib dipantau oleh pelaku pasar dalam beberapa pekan ke depan.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.