Jakarta, Pintu News – Ripple (XRP) tengah menjadi sorotan utama di pasar kripto global, terutama menjelang keputusan penting terkait Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY Act) 2026 di Amerika Serikat. Harga Ripple (XRP) saat ini bertahan di kisaran $1,33, menandakan fase konsolidasi yang cukup panjang.
Para pelaku pasar dan analis sepakat bahwa nasib Ripple (XRP) kini sangat bergantung pada kepastian regulasi yang akan segera diputuskan. Dalam beberapa minggu ke depan, keputusan terkait CLARITY Act diprediksi akan menjadi penentu utama arah harga Ripple (XRP) dan masa depan adopsi institusional di sektor kripto.
Salah satu faktor utama yang menahan laju Ripple (XRP) adalah keraguan institusi keuangan besar untuk masuk ke pasar kripto tanpa adanya kepastian hukum. Dilansir dari Coinpedia, CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menegaskan bahwa bank-bank di Amerika Serikat masih menunggu kejelasan regulasi sebelum benar-benar terjun ke ekosistem kripto.
Menurut Garlinghouse, CLARITY Act dapat menjadi kunci pembuka bagi bank dan lembaga keuangan untuk mulai menawarkan layanan terkait aset digital secara masif.

Jika aturan ini disahkan, diharapkan akan terjadi lonjakan likuiditas dan percepatan pengembangan produk keuangan berbasis kripto. Selain itu, Garlinghouse juga menyebutkan bahwa proses legislasi ini kemungkinan akan mencapai titik terang pada akhir musim semi, dengan beberapa pihak memperkirakan keputusan bisa keluar sebelum akhir Mei. Namun, ia juga mengingatkan bahwa proses legislasi seringkali tidak dapat diprediksi dan bisa saja mengalami penundaan.
Sementara itu, para analis seperti Geoffrey Kendrick dari Standard Chartered menilai bahwa hasil regulasi ini akan menjadi katalisator utama bagi pergerakan harga Ripple (XRP). Dengan demikian, seluruh ekosistem kripto kini menanti dengan penuh harap terhadap keputusan penting ini.
Baca juga: Pi Network Wajib Upgrade, Protokol 21 Siap Buka Jalan Menuju Smart Contract dan DeFi
Jika CLARITY Act berhasil disahkan, para analis memperkirakan akan terjadi perubahan besar dalam perilaku institusi keuangan. Kepastian hukum akan menghilangkan hambatan utama bagi dana pensiun, hedge fund, dan manajer aset untuk mulai berinvestasi di Ripple (XRP) secara signifikan.
Diperkirakan, produk-produk investasi berbasis Ripple (XRP) seperti exchange-traded product (ETP) dapat menarik dana masuk antara $4.000.000.000 hingga $8.000.000.000. Kondisi ini berpotensi memicu lonjakan harga Ripple (XRP) jauh di atas kisaran saat ini. Data on-chain juga menunjukkan adanya akumulasi besar-besaran oleh pemegang Ripple (XRP) dalam beberapa waktu terakhir, sementara cadangan Ripple (XRP) di bursa terus menurun.
Fenomena ini sering diartikan sebagai persiapan investor besar menjelang katalis utama yang akan datang. Jika arus dana institusional benar-benar masuk, Ripple (XRP) berpeluang mengalami repricing dan menembus level psikologis baru. Hal ini tentu akan membawa Ripple (XRP) ke babak baru dalam sejarah pergerakan harga aset kripto.
Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Terancam Jebol ke Bawah $60.000? Ini Analisis Teknis dan Perilaku Whale!
Namun, jika CLARITY Act gagal disahkan atau mengalami penundaan, Ripple (XRP) diprediksi akan tetap terjebak dalam fase konsolidasi yang membosankan. Dalam skenario ini, harga Ripple (XRP) kemungkinan hanya akan bergerak di rentang sempit antara $1,50 hingga $2,50 tanpa adanya dorongan kuat dari investor institusional.
Ketidakpastian regulasi akan membuat bank dan lembaga keuangan tetap enggan masuk ke pasar Ripple (XRP), sehingga adopsi institusional di Amerika Serikat akan berjalan sangat lambat. Akibatnya, pergerakan harga Ripple (XRP) akan lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto secara umum dan faktor makroekonomi global.
Tanpa adanya katalis dari sisi regulasi, Ripple (XRP) akan sulit untuk keluar dari pola pergerakan sideways yang telah berlangsung cukup lama. Para investor ritel pun cenderung menahan diri untuk melakukan akumulasi besar-besaran sebelum ada kepastian hukum.
Sementara itu, pesaing seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL) bisa saja mencuri perhatian pasar jika mereka lebih dulu mendapatkan dukungan regulasi. Dengan demikian, masa depan Ripple (XRP) sangat bergantung pada keputusan legislatif yang akan diambil dalam waktu dekat.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.