Jakarta, Pintu News – Sentimen negatif terhadap Bitcoin (BTC) justru meningkat tajam di media sosial, namun data historis menunjukkan kondisi ini sering menjadi sinyal bullish bagi pasar crypto dan cryptocurrency.
Data terbaru menunjukkan kata-kata seperti “crash”, “dip”, hingga “bloodbath” mendominasi percakapan tentang Bitcoin (BTC). Sentimen negatif ini mencerminkan ketakutan investor retail yang meningkat di tengah ketidakpastian pasar.
Menariknya, kondisi ini bukan hal baru dalam siklus cryptocurrency. Dalam banyak kasus sebelumnya, lonjakan sentimen bearish justru muncul di titik mendekati bottom harga.
Baca Juga: 5 Fakta Besar BVNK Crypto: Mastercard Invest Rp30 Triliun untuk Masa Depan Stablecoin?
Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di sekitar $66.727 atau setara Rp1.133.000.000. Level ini menunjukkan bahwa BTC masih bertahan di zona support meskipun tekanan jual masih ada.
Pergerakan sideways ini menandakan fase konsolidasi yang sering terjadi sebelum breakout besar. Dalam konteks crypto, fase ini biasanya menjadi momen akumulasi bagi investor jangka panjang.
Menurut data Santiment, lonjakan sentimen negatif sering bertepatan dengan sinyal “buy”. Beberapa momen serupa terjadi pada Februari, April, hingga November 2025 yang kemudian diikuti kenaikan harga signifikan.
Sebaliknya, saat sentimen terlalu bullish, justru sering menjadi sinyal “sell” atau puncak harga. Ini menunjukkan bahwa perilaku crowd dalam cryptocurrency sering berlawanan dengan arah pasar sebenarnya.
Meski sentimen bisa menjadi indikator positif, data on-chain menunjukkan hal berbeda. Aktivitas jaringan Bitcoin turun lebih dari 30% dibanding puncaknya di Agustus 2025.
Jumlah alamat aktif harian turun dari sekitar 938.000 menjadi 655.000. Penurunan ini menunjukkan partisipasi pasar yang melemah, sehingga pemulihan harga masih membutuhkan konfirmasi tambahan.

Kondisi ini menciptakan dua skenario yang perlu kamu perhatikan. Di satu sisi, sentimen bearish bisa menjadi peluang akumulasi jika mengikuti pola historis.
Namun di sisi lain, penurunan aktivitas jaringan menunjukkan bahwa momentum belum sepenuhnya pulih. Oleh karena itu, strategi terbaik adalah tetap disiplin, fokus pada manajemen risiko, dan tidak hanya mengandalkan satu indikator dalam mengambil keputusan investasi cryptocurrency.
Baca Juga: Apa itu Grok AI? AI Real-Time dari Elon Musk yang Jadi Pesaing ChatGPT di 2026
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.