Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) berada di fase krusial dengan level support penting di sekitar Rp1,02 miliar yang harus dipertahankan untuk menghindari potensi penurunan lebih dalam di pasar crypto.
Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di sekitar $66.700 atau setara Rp1.133.000.000. Meskipun terlihat stabil, jaraknya hanya sekitar 9% dari level support penting berikutnya.
Level ini menjadi perhatian utama investor karena sering menjadi penentu arah tren selanjutnya. Dalam konteks cryptocurrency, kehilangan support utama biasanya memicu tekanan jual yang lebih besar.
Baca Juga: 5 Fakta Besar BVNK Crypto: Mastercard Invest Rp30 Triliun untuk Masa Depan Stablecoin?
Support utama berada di $60.490 atau sekitar Rp1.027.000.000, yang dikenal sebagai Binance Reserve Realized Price. Level ini mencerminkan harga rata-rata kepemilikan Bitcoin di exchange terbesar dunia tersebut.
Jika harga turun di bawah level ini, sebagian besar cadangan BTC di Binance akan berada dalam kondisi rugi. Hal ini berpotensi memicu sentimen negatif dan meningkatkan tekanan jual di pasar crypto.
Jika support tersebut tidak bertahan, Bitcoin berpotensi turun ke sekitar $54.000 atau setara Rp917.000.000. Level ini merupakan support berikutnya berdasarkan data realized price global.
Dalam siklus bear market sebelumnya, BTC bahkan sempat mengalami koreksi hingga 70–80% dari puncaknya. Ini menunjukkan bahwa risiko penurunan lebih dalam tetap perlu diperhitungkan oleh investor cryptocurrency.
Pasar crypto saat ini masih berada dalam fase bearish selama enam bulan terakhir, dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik dan kondisi makro ekonomi global. Faktor seperti inflasi, suku bunga tinggi, dan ketidakpastian global turut menekan harga.
Selain itu, volatilitas pasar membuat Bitcoin sulit membangun tren naik yang stabil. Kondisi ini menyebabkan pergerakan harga cenderung sideways dengan tekanan koreksi yang masih muncul.

Meskipun risiko penurunan masih tinggi, analis juga melihat potensi kenaikan jangka pendek. Prediksi menunjukkan Bitcoin bisa naik ke $72.426 hingga $74.187 atau sekitar Rp1,23 miliar–Rp1,26 miliar jika momentum kembali.
Namun, skenario ini sangat bergantung pada sentimen pasar dan arus likuiditas. Oleh karena itu, investor crypto perlu memantau level support dan resistance dengan disiplin sebelum mengambil keputusan.
Baca Juga: Apa itu Grok AI? AI Real-Time dari Elon Musk yang Jadi Pesaing ChatGPT di 2026
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.