Jakarta, Pintu News – Harga minyak Brent mencatat lonjakan signifikan sepanjang Maret 2026 dengan kenaikan lebih dari 60%, menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak kontrak futures diperkenalkan pada 1988.
Kontrak Brent untuk pengiriman Mei ditutup di sekitar $118,35 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 51% dalam periode yang sama—menjadi performa terbaik sejak 2020.
Lonjakan harga ini dipicu oleh gangguan besar pada pasokan global setelah Iran menutup Selat Hormuz menyusul serangan gabungan AS dan Israel pada akhir Februari.
Badan Energi Internasional (IEA) menyebut gangguan ini sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah pasar minyak global.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur penting distribusi minyak dunia, sehingga penutupannya langsung memicu kekhawatiran akan krisis pasokan energi global.
Baca Juga: 3 Sinyal Bitcoin: Rp1,02 Miliar Bisa Diuji Lagi, Kapan Bitcoin ATH?
Kenaikan harga minyak telah berdampak langsung pada konsumen:
Kondisi ini meningkatkan risiko inflasi global dan tekanan terhadap ekonomi makro.
Analis memperingatkan bahwa jika penutupan Selat Hormuz berlanjut, harga minyak dapat terus naik:
Faktor utama yang akan menentukan arah harga adalah apakah konflik dapat diselesaikan secara diplomatik atau justru semakin eskalatif.
Lonjakan harga minyak Brent pada Maret 2026 mencerminkan dampak besar konflik geopolitik terhadap pasar energi global. Dengan risiko pasokan yang masih tinggi, arah harga minyak ke depan akan sangat bergantung pada perkembangan konflik di Timur Tengah, khususnya terkait Selat Hormuz.
Baca Juga: 3 Sinyal XRP Diam-Diam Diborong: Harga Rp22 Ribu Bisa Meledak?
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Bayangkan kamu bisa memantau dan berpotensi mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga minyak dunia secara langsung melalui aset crypto. Salah satu caranya adalah melalui Chevron (CVXON) dan saham AS lainnya yang dapat kamu akses di platform Pintu, sehingga investor dapat mengikuti dinamika pasar energi global dari ekosistem cryptocurrency.
Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, kamu bisa melihat pergerakan harga, melakukan transaksi dengan mudah, serta menjelajahi peluang diversifikasi portofolio antara aset komoditas global dan crypto dalam satu aplikasi.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.