Jakarta, Pintu News – Selama delapan bulan terakhir, harga XRP (XRP) terus bergerak dalam tren menurun yang cukup kuat, sehingga volume perdagangannya tetap terjebak dalam kisaran yang terbatas.
Kenaikan harga yang terjadi pun terus membentuk pola lower highs dan lower lows, dan hingga kini pergerakannya masih tertahan di bawah area resistance selama lebih dari satu bulan. Kondisi ini membuat dorongan bullish belum cukup kuat untuk membawa harga menembus level $2.
Salah satu alasan utama XRP belum mampu menembus resistance di level $1.5 dan melaju ke $2 adalah karena terdapat akumulasi XRP dalam jumlah besar di atas area tersebut. Tekanan ini kini terlihat jelas pada grafik, karena setiap kali harga memantul naik, aksi jual kembali muncul.
Meski demikian, tren pelemahan mulai menunjukkan perlambatan, sebab harga tidak lagi mengalami penurunan tajam, melainkan bergerak dalam fase kompresi.
Data Glassnode menunjukkan kenaikan tajam pada realized loss di berbagai kelompok holder, terutama pada kategori usia kepemilikan 1 hari–1 minggu dan 1 minggu–1 bulan. Ini menandakan bahwa para pembeli baru mulai keluar dari posisi mereka dalam kondisi rugi.
Baca juga: Solana Hadirkan STRIDE dan Incident Network untuk Tingkatkan Keamanan
Secara historis, kumpulan realized loss seperti ini kerap muncul di sekitar titik bottom lokal, ketika investor yang lebih lemah melepas asetnya dan pasokan tersebut diserap oleh pelaku pasar yang lebih kuat.

Di saat yang sama, tekanan rugi yang juga muncul pada kelompok holder yang lebih lama, yakni 3 bulan–12 bulan, menunjukkan bahwa holder jangka menengah—mereka yang sempat melakukan akumulasi saat fase reli—kini ikut menyerah. Hal ini sejalan dengan indikasi sebelumnya bahwa sebagian besar suplai XRP masih berada dalam posisi underwater, sehingga memperkuat pandangan bahwa pasar sudah melewati fase tekanan yang cukup besar.
Data tersebut juga menunjukkan bahwa pada kisaran harga saat ini, hanya 43,4% suplai XRP yang masih berada dalam posisi profit, level terendah sejak Juli 2024.
Perilaku pasar seperti ini umumnya menjadi pemicu ekspansi volatilitas, bukan kelanjutan dari fase pergerakan sideways yang sempit.
Pada grafik mingguan, XRP kini memasuki fase yang krusial ketika struktur harga, momentum, dan posisi pasar mulai bertemu dalam satu area penting. Saat ini, XRP bergerak konsolidatif di antara support $1.27 dan kisaran $1.35–$1.40, dengan support yang lebih dalam berada di $1.12. Area ini menjadi titik awal munculnya minat beli setelah berbulan-bulan mengalami tekanan jual.

Indikator MACD masih berada di zona bearish, dengan kedua garisnya tetap di bawah level nol, tetapi mulai mengarah ke potensi bullish crossover. Ini menunjukkan bahwa momentum berpeluang berbalik mendukung bullish dalam waktu dekat, seiring tekanan penurunan yang mulai melemah secara bertahap.
Baca juga: Harga Pi Network Berpotensi Naik usai Upgrade Protokol V21.2, Mampukah Tercapai di Bulan Ini?
Selain itu, volume jual juga terlihat menurun dibandingkan saat fase breakdown awal, sementara bentuk candle semakin menyempit, yang mengindikasikan adanya kompresi volatilitas. Karena itu, harga XRP tampaknya sedang bersiap memasuki fase transisi, meski belum menunjukkan sinyal pembalikan arah secara langsung.
Seluruh struktur pergerakan XRP saat ini berpusat pada beberapa level krusial berikut:
Selama XRP masih diperdagangkan di bawah $1.80, struktur besarnya tetap cenderung bearish. Namun, jika harga mampu bertahan di atas $1.27, pasar masih berada dalam fase kompresi, yaitu kondisi ketika peluang breakout ke salah satu arah semakin besar.
Saat ini, harga XRP berada di titik yang sangat menentukan setelah melalui tren turun berkepanjangan, dengan pergerakan harga yang mulai mengerucut di dekat zona support $1.27 sementara momentum bearish terus melemah.
Meski struktur yang lebih luas masih terlihat lemah selama harga belum mampu menembus $1.80, kisaran saat ini menunjukkan tanda-tanda kelelahan seller dan membuka peluang terbentuknya ekspansi volatilitas.
Apabila harga mampu bertahan kuat di atas area support, XRP berpotensi pulih menuju $1.80. Sebaliknya, jika level $1.27 gagal dipertahankan, tekanan turun kemungkinan akan meningkat dan mendorong harga menuju $1.12. Karena itu, area ini menjadi zona penentu untuk pergerakan besar XRP berikutnya.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.