Jakarta, Pintu News – Pi Network kembali melangkah dalam pengembangan ekosistem smart contract dengan meluncurkan server Remote Procedure Call (RPC) baru di jaringan Testnet.
Pembaruan ini memang terdengar teknis, tetapi tujuan utamanya adalah mempermudah para developer dalam membangun, menguji, dan menghubungkan aplikasi ke blockchain Pi. Jika pada tahap-tahap sebelumnya pengguna lebih banyak berfokus pada aktivitas mining koin, langkah terbaru ini membuka peluang untuk interaksi yang lebih nyata dan langsung dengan blockchain.
“Pi Network baru saja meluncurkan Testnet RPC Server, dan ini bukan sekadar pembaruan untuk developer. Ini adalah jembatan yang menghubungkan ide dengan aplikasi nyata,” ujar seorang analis.

Dengan RPC server yang kini aktif di Testnet, developer dapat mulai berinteraksi dengan blockchain Pi melalui dua cara utama.
Baca juga: Harga Dogecoin Menguat Hari Ini (10/4) Setelah Whale Tarik 327 Juta DOGE dari Robinhood!
Pertama, mereka bisa membaca data secara instan tanpa biaya. Developer dapat mengecek saldo akun, data kontrak, maupun informasi lainnya tanpa harus membayar fee. Aktivitas ini tidak mengubah data apa pun di blockchain dan umumnya berlangsung hampir seketika.
Kedua, mereka juga dapat melakukan perubahan data dengan biaya. Setiap tindakan yang memperbarui data atau menjalankan logika smart contract tetap memerlukan proses transaksi normal beserta fee seperti biasa.
Hadirnya Testnet RPC Server memungkinkan developer terhubung langsung dengan blockchain Pi. Artinya, mereka bisa mengakses data on-chain secara cepat tanpa biaya, mengeksekusi transaksi saat dibutuhkan, serta menguji aplikasi sebelum nantinya dirilis di mainnet.
Pembaruan ini sekaligus menghapus sejumlah keterbatasan yang sebelumnya membatasi proses pengembangan di Pi. Kini, developer dapat lebih leluasa membuat, menguji, dan menyempurnakan aplikasi dalam lingkungan yang sudah berfungsi, sehingga jaringan Pi semakin dekat ke penggunaan di dunia nyata.
Pembaruan ini melanjutkan fondasi yang telah dibangun saat Pi Day 2026, ketika jaringan diperbarui ke Protocol 20. Melalui langkah terbaru menuju Protocol 21, dukungan terhadap fungsi smart contract kini diperluas lebih jauh.
Secara bertahap, jaringan Pi mulai bergerak dari fase persiapan menuju tahap interaksi smart contract yang lebih nyata, sekaligus menyiapkan dasar bagi pengembangan aplikasi yang lebih canggih.
Dengan akses langsung ke blockchain, developer kini dapat membangun aplikasi yang memanfaatkan data real-time. Mereka juga bisa mensimulasikan perilaku kontrak, mengintegrasikan sistem backend, serta menghubungkan antarmuka pengguna dengan lebih efisien.
Baca juga: Harga Ethereum Bertahan di $2.100 Hari Ini (10/4/26): Ke Mana Arah ETH Selanjutnya?
Fase ini biasanya menjadi titik awal ketika sebuah proyek mulai beralih dari tahap pengembangan awal menuju use case yang lebih praktis, seiring tersedianya alat yang lebih mendukung bagi para builder.
Perubahan lainnya adalah operator node kini dapat menjalankan RPC server mereka sendiri. Hal ini membuka partisipasi yang lebih besar dalam menjaga infrastruktur jaringan, sekaligus memberi fleksibilitas lebih bagi bisnis maupun developer untuk mengelola titik akses mereka sendiri.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.