Bitcoin (BTC) Terancam Anjlok 92% Menurut Peter Schiff, Ini Prediksinya!

Updated
April 10, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah lonjakan harga di atas $72.000, namun di tengah euforia tersebut, muncul peringatan keras dari ekonom senior Peter Schiff. Ia memperingatkan bahwa risiko penurunan harga Bitcoin (BTC) sangat besar, bahkan memprediksi potensi penurunan hingga 92% dalam beberapa tahun ke depan.

Prediksi ini memicu perdebatan sengit di kalangan investor dan pengamat pasar kripto. Bagaimana sebenarnya risiko yang dihadapi Bitcoin (BTC) dan apa saja faktor yang mempengaruhi sentimen pasar saat ini?

Ancaman Penurunan Drastis: Skenario Bitcoin (BTC) Menuju $10.000

Peter Schiff, yang dikenal sebagai kritikus tajam aset kripto, mengungkapkan skenario di mana harga Bitcoin (BTC) bisa turun drastis hingga mencapai $10.000 pada akhir tahun 2026. Penurunan ini berarti Bitcoin (BTC) akan kehilangan sekitar 92% nilainya dari level tertinggi baru-baru ini di atas $70.000.

Menurut Schiff, meski Bitcoin (BTC) tetap menjadi salah satu aset dengan performa terbaik dalam satu dekade terakhir, mayoritas pemegangnya akan mengalami kerugian besar jika prediksi ini terwujud. Ia menekankan bahwa risiko penurunan jauh lebih besar dibandingkan potensi kenaikan di level harga saat ini.

Schiff juga menyoroti bahwa penurunan tajam tersebut akan menguji keyakinan para investor jangka panjang, atau yang dikenal sebagai HODLers. Jika Bitcoin (BTC) benar-benar jatuh ke $10.000, narasi keuntungan jangka panjang yang selama ini diandalkan akan goyah.

Ia meyakini bahwa sebagian besar pemegang Bitcoin (BTC) akan mengalami kerugian signifikan, meskipun ada beberapa pihak yang masih mencoba memompa sentimen positif. Schiff menilai bahwa posisi Bitcoin (BTC) sebagai penyimpan nilai jangka panjang patut dipertanyakan jika skenario ini terjadi.

Baca juga: Bitcoin (BTC) Tembus $71.500, Efek Kejutan Trump Hentikan Serangan ke Iran?

Ketegangan Geopolitik dan Respons Pasar Kripto

Penurunan harga Bitcoin (BTC) sebelumnya sempat terjadi akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya terkait Iran dan potensi eskalasi militer di Selat Hormuz. Situasi ini mendorong harga minyak naik dan membuat pasar saham global menjadi lebih volatil. Schiff menilai bahwa pasar keuangan global, termasuk pasar kripto, belum sepenuhnya memperhitungkan risiko terburuk dari konflik tersebut.

Ia berpendapat bahwa jika eskalasi benar-benar terjadi, pasar saham akan jatuh lebih dalam dan harga minyak akan melonjak lebih tinggi lagi. Menurut Schiff, ketidakpastian geopolitik menambah lapisan risiko baru bagi Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya. Ia menyoroti bahwa investor saat ini cenderung mengabaikan potensi dampak besar dari konflik geopolitik terhadap pasar keuangan.

Schiff juga mengkritik narasi yang menyebut Bitcoin (BTC) sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global, karena menurutnya, data historis belum mendukung klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa volatilitas Bitcoin (BTC) justru bisa memperburuk kerugian di tengah situasi global yang tidak menentu.

Strategi Michael Saylor dan Perbandingan dengan Aset Tradisional

Di sisi lain, Michael Saylor melalui perusahaannya terus melakukan akumulasi Bitcoin (BTC) meski harga sedang mengalami tekanan. Baru-baru ini, perusahaannya membeli 4.871 BTC dengan harga rata-rata $67.718, menghabiskan dana sekitar $330 juta.

Total kepemilikan Bitcoin (BTC) perusahaan tersebut kini mencapai 766.970 BTC dengan nilai akuisisi sekitar $58 miliar. Langkah agresif ini menunjukkan keyakinan kuat terhadap masa depan Bitcoin (BTC), meskipun banyak pihak, termasuk Schiff, menilai strategi ini sangat berisiko jika terjadi koreksi tajam. Schiff menyoroti bahwa strategi pembelian masif seperti yang dilakukan Saylor sangat bergantung pada narasi bullish yang terus dipertahankan.

Jika terjadi penurunan harga yang signifikan, kepercayaan investor terhadap perusahaan dan Bitcoin (BTC) bisa terguncang. Ia juga membandingkan performa Bitcoin (BTC) dalam lima tahun terakhir dengan indeks saham utama seperti Nasdaq dan S&P 500, serta emas dan perak. Menurutnya, Bitcoin (BTC) justru kalah bersaing dengan aset tradisional tersebut, sehingga ia mempertanyakan peran Bitcoin (BTC) sebagai penyimpan nilai jangka panjang.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.