Miliarder Borong 10.000 Bitcoin Senilai Rp8,5 Triliun, Target Harga Tembus Rp1,5 Miliar!

Updated
April 21, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Aset cryptocurrency kembali membuktikan daya tarik utamanya sebagai instrumen perlindungan nilai yang tangguh di tengah memanasnya konflik geopolitik global antara Amerika Serikat dan Iran saat ini. Miliarder properti terkemuka Grant Cardone baru saja mengumumkan langkah strategis yang sangat berani dengan bertaruh besar pada pasar crypto melalui rencana pembelian Bitcoin (BTC) dalam jumlah yang sangat fantastis tahun ini.

Langkah mengejutkan dari CEO Cardone Capital ini tentu wajib kamu perhatikan secara saksama, karena aksi akumulasi agresif oleh paus institusional sering kali menjadi sinyal penting yang memengaruhi pergerakan harga altcoin populer seperti Ethereum (ETH), Ripple (XRP), dan Pepe Coin (PEPE).

Ambisi Mengumpulkan 10.000 Keping Bitcoin (BTC)

Tokoh visioner di bidang investasi ini secara terbuka membeberkan rencana ambisiusnya untuk memborong aset digital senilai setengah miliar dolar pada tahun ini guna memperkuat sekaligus melindungi portofolio kekayaannya dari ancaman inflasi fiat. Dalam pernyataan terbarunya, ia menargetkan untuk bisa mengumpulkan kepemilikan akhir sebanyak 10.000 keping koin kripto utama tersebut untuk mendampingi target investasi real estatnya yang kini telah bergeser ke arah yang jauh lebih selektif dan premium.

Keputusan investasi yang sangat masif ini menandai pergeseran fokus Cardone yang sebelumnya hanya berkutat pada properti konvensional, kini mulai merambah menuju adopsi kelas aset digital masa depan yang menawarkan potensi keuntungan berlipat ganda. Dalam kutipan wawancara terbarunya, miliarder ini mengungkapkan secara rinci bahwa strategi diversifikasi portofolio tersebut sengaja dirancang untuk menciptakan keseimbangan finansial jangka panjang yang tahan terhadap guncangan resesi ekonomi.

Ia bertekad untuk memadukan stabilitas pendapatan arus kas yang nyata dari penyewaan properti fisik dengan apresiasi modal eksponensial yang hanya bisa ditawarkan oleh pasar mata uang kripto global. Berikut adalah rincian mendalam mengenai target investasi raksasa yang sedang dibangun oleh Cardone, dihitung berdasarkan nilai konversi kurs mata uang terkini:

  • Target akumulasi Bitcoin: 10.000 keping secara bertahap.
  • Modal awal yang dipersiapkan: $500 juta (sekitar Rp8,57 Triliun).
  • Target portofolio real estat: 25.000 unit apartemen premium di lokasi strategis.
  • Fokus investasi: Arus kas properti yang dikombinasikan dengan lindung nilai aset digital.

Prediksi Harga Jangka Panjang yang Menggiurkan

Keyakinan Cardone yang begitu besar terhadap masa depan pasar crypto tentu tidak lepas dari berbagai rilis proyeksi harga yang menunjukkan adanya potensi lonjakan drastis dalam beberapa dekade ke depan seiring terbatasnya pasokan koin yang beredar. Walaupun kelas aset digital ini sering dihantam oleh volatilitas harga yang cukup ekstrem dalam jangka pendek, platform analitik terkemuka CoinCodex memperkirakan bahwa tren adopsi tingkat institusional akan terus mendorong nilainya menembus berbagai batas psikologis baru.

Kamu bisa mempertimbangkan data teknis dari para pakar ini sebagai bahan referensi investasi, namun selalu ingat bahwa pasar mata uang digital sangat bergantung pada sentimen makroekonomi global serta aliran likuiditas dari bank sentral. Prediksi pergerakan nilai historis dan matematis ini memberikan gambaran yang sangat jelas mengapa pemodal besar berskala global mulai memindahkan sebagian persentase kekayaannya ke dalam instrumen keuangan yang terdesentralisasi secara digital.

Tren adopsi yang dilakukan oleh miliarder properti ini secara tidak langsung juga memberikan suntikan sentimen positif yang sangat dibutuhkan bagi keseluruhan ekosistem aset digital agar kembali bergairah di tengah kondisi pasar yang sedang tertekan. Berikut adalah rangkuman lengkap mengenai proyeksi nilai cryptocurrency perintis ini di masa depan jika dikonversikan menggunakan perhitungan kurs Rp17.141 per dolar AS:

  • Target lonjakan pertengahan 2026: $90.000 (sekitar Rp1,54 Miliar).
  • Proyeksi akhir tahun 2026: $82.038 (sekitar Rp1,40 Miliar).
  • Estimasi nilai pada tahun 2030: $166.372 (sekitar Rp2,85 Miliar).
  • Perkiraan nilai pada tahun 2040: $968.339 (sekitar Rp16,59 Miliar).
  • Target super jangka panjang 2050: $1,43 Juta (sekitar Rp24,51 Miliar).

Baca Juga: Michael Saylor Sinyalkan Beli Bitcoin Rp51 Triliun, Harga BTC Siap Tembus Rekor Baru?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.