5 Crypto Paling Menonjol dari Supercycle RWA

Updated
April 26, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Fenomena Real World Asset (RWA) tengah menjadi perbincangan hangat di dunia kripto. Sementara minat investor ritel mulai meredup, institusi besar seperti BlackRock, JPMorgan, DTCC, dan Goldman Sachs justru semakin agresif mempersiapkan diri untuk masuk ke sektor ini.

Fokus utama mereka adalah mentokenisasi aset tradisional seperti obligasi, real estate, surat utang, dan pinjaman ke dalam blockchain. Jika regulasi seperti Clarity Act benar-benar diterapkan, potensi aliran dana triliunan dolar ke sektor RWA bisa menjadi kenyataan dan memicu siklus besar berikutnya.

Chainlink (LINK)

Chainlink (LINK) menempati posisi sentral dalam ekosistem RWA sebagai penghubung data dunia nyata ke blockchain. Layanan utama yang ditawarkan meliputi price feeds yang aman, verifikasi proof-of-reserves, hingga perhitungan nilai aset bersih (NAV) yang sangat dibutuhkan institusi sebelum memindahkan modal ke blockchain.

Integrasi Chainlink sudah merambah ke berbagai pemain besar seperti SWIFT, Aave, dan Ondo Finance, serta didukung oleh sistem lintas rantai (CCIP) yang memungkinkan perpindahan aset tokenisasi antar blockchain dengan tingkat keamanan institusional. Harga Chainlink (LINK) saat ini berada di kisaran $9,15, dengan potensi koreksi jangka pendek ke $7,50 hingga $6,50.

Namun, proyeksi jangka panjang sangat bervariasi, mulai dari target konservatif di $50 hingga estimasi agresif mencapai $100 sampai $200. Dengan semakin banyaknya institusi yang mengadopsi solusi Chainlink, posisi LINK sebagai tulang punggung infrastruktur RWA semakin kokoh. Hal ini menjadikan LINK sebagai salah satu aset kripto yang paling diuntungkan dari tren supercycle RWA.

Baca juga: Krisis Likuiditas USDC di Aave: Circle Usulkan Perombakan Suku Bunga Demi Selamatkan Pasar Kripto

Ondo Finance (ONDO) & Hedera (HBAR)

Ondo Finance (ONDO) menjadi pionir dalam membawa surat utang negara Amerika Serikat ke blockchain melalui produk seperti USDY dan OUSG yang kini telah mengunci dana lebih dari $3.000.000.000. Dukungan dari perusahaan besar seperti BlackRock dan Fidelity memperkuat posisi Ondo sebagai penghubung langsung antara keuangan tradisional dan dunia kripto.

Saat ini, harga ONDO berada di sekitar $0,25 dengan potensi penurunan ke $0,20 atau bahkan $0,14, namun jika narasi RWA semakin kuat, proyeksi harga bisa melonjak ke $5 hingga $10. Sementara itu, Hedera (HBAR) menawarkan infrastruktur yang dirancang khusus untuk kebutuhan institusi dengan kecepatan transaksi tinggi, biaya rendah, dan sistem yang siap untuk kepatuhan regulasi.

Penggunaan nyata Hedera sudah terlihat pada proyek tokenisasi real estate, didukung oleh perusahaan teknologi raksasa seperti Google dan IBM. Harga HBAR saat ini sekitar $0,086, dengan risiko penurunan ke $0,072 hingga $0,055, namun dalam siklus pasar yang kuat, target harga bisa menembus $0,60 hingga di atas $1. Kombinasi inovasi dan dukungan institusional membuat ONDO dan HBAR menjadi pilihan utama dalam ekosistem RWA.

Baca juga: Aturan Baru SEC: Rilis Token Crypto Baru Kini Butuh Modal Hingga $2 Juta?

Ethereum (ETH) & Canton Network

Ethereum (ETH) tetap menjadi lapisan utama untuk settlement aset tokenisasi, dengan ekosistem yang sangat likuid dan didukung oleh banyak proyek RWA. Mayoritas aset RWA saat ini dibangun dan diperdagangkan di atas Ethereum, termasuk produk-produk dari institusi besar seperti BlackRock dan JPMorgan.

Harga Ethereum (ETH) saat ini berada di kisaran $2.300, dengan kemungkinan koreksi ke $1.600 atau $1.200, namun proyeksi jangka panjangnya sangat optimis, mulai dari $8.000 hingga $25.000. Di sisi lain, Canton Network hadir sebagai solusi privasi untuk institusi keuangan yang membutuhkan sistem terregulasi, khususnya untuk aset seperti surat utang, pinjaman, dan pasar uang.

Dengan keterlibatan DTCC dan Goldman Sachs, serta rencana settlement surat utang secara live pada 2026, Canton Network semakin mendapat perhatian. Harga tokennya saat ini sekitar $0,15, dengan proyeksi kenaikan ke $0,50 hingga $1,60, meski pergerakannya diperkirakan tidak selalu mengikuti siklus pasar kripto pada umumnya. Kombinasi antara Ethereum dan Canton Network menawarkan fondasi kuat bagi masa depan tokenisasi aset dunia nyata.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Topic
#RWA

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.