Harga Bitcoin Melayang di $79.000, Leverage BTC Menumpuk Saat Harga Tertahan di Bawah $80K

Updated
April 27, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Menurut Coinglass, trader Bitcoin (BTC) menumpuk posisi long di pasar futures (berjangka) dengan rasio lebih dari tiga banding satu. Ketimpangan ini menunjukkan adanya keyakinan bullish di sekitar level $77.500, namun di sisi lain juga meningkatkan ancaman terjadinya forced selling (penjualan paksa) jika terjadi penurunan harga yang tajam.

Pemosisian yang berat sebelah tersebut menyebabkan open interest pada kontrak perpetual BTC turun sekitar 6% menjadi 744.300 BTC dalam kurun waktu 24 jam (26/4). Para trader mulai memangkas penggunaan leverage, tetapi kecenderungan posisi long masih mendominasi di berbagai bursa utama.

Lalu, bagaimana pergerakan harga Bitcoin saat ini?

Harga Bitcoin Naik 1,80% dalam Waktu 24 Jam

Pada 27 April 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $79,264 atau setara dengan Rp1.363.714.200, mengalami kenaikan 1,80% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.337.180.895 dan harga tertingginya di Rp1.363.714.200.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp27.174 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang turun 43% menjadi Rp395,86 triliun.

Baca juga: Waspada, Ini 3 Tanda Bahwa Reli Bitcoin Mulai Terancam!

Kecenderungan Long Bertemu dengan Harga Spot yang Tertahan

Bitcoin gagal melewati level $80.000 pada awal minggu ini dan sejak itu bergerak perlahan menuju $77.500, menurut Yahoo Finance. Kemandekan tersebut tidak banyak menggoyahkan keyakinan pihak long. Rasio long/short di Coinglass masih menunjukkan lebih dari 3 posisi long untuk setiap posisi short.

Sejarah menunjukkan bahwa ketidakseimbangan yang ekstrem sering kali mendahului pergerakan yang berlawanan arah (contrarian). Perdagangan sepihak yang terlalu padat menjadi bahan bakar yang mudah untuk memicu pembalikan arah jangka pendek.

Coinglass mencatat likuidasi long sebesar $22,44 juta pada 25 April, berbanding $11,60 juta di sisi short. Tingkat likuidasi dengan rasio sekitar dua banding satu ini mengisyaratkan bahwa kubu bullish menanggung lebih banyak kerugian, meskipun secara keseluruhan posisi di tingkat akun masih sangat didominasi oleh posisi long.

Baca juga: Siapa Pemilik Bitcoin Terbanyak Saat Ini?

Peta Likuidasi Bitcoin Menandai Kantong Risiko yang Terkonsentrasi

Peta Coinglass menunjukkan kumpulan padat posisi long dengan leverage yang menumpuk di bawah harga spot saat ini. Secara historis, susunan seperti ini akan memperkuat pergerakan harga ke bawah melalui likuidasi beruntun (cascading liquidations).

Setiap posisi long yang terlikuidasi akan menambah tekanan jual di pasar yang dapat mendorong harga turun ke kumpulan posisi berikutnya.

Pada awal April, posisi long senilai $71 juta berada dalam risiko di bawah $77.300. Di atas $78.000, kondisi short-squeeze memicu pergerakan yang menghapus jutaan taruhan bearish. Peningkatan leverage dan open interest telah berulang kali mendahului koreksi tajam pada siklus ini.

Apakah harga spot mampu bertahan di $77.000 mungkin akan menentukan apakah pergerakan selanjutnya hanya berupa pendinginan pasar yang terkendali, atau justru menjadi serangkaian likuidasi tajam. Untuk saat ini, ketidakseimbangan tersebut membuat struktur pasar menjadi rapuh meskipun secara tampilan terlihat bullish.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.