Jakarta, Pintu News – Pasar aset kripto Amerika Serikat kembali diguncang setelah BlackRock, raksasa manajer aset global, mencatatkan kinerja mengecewakan pada produk ETF Bitcoin (BTC) andalannya. Di penghujung April, arus dana masuk ke ETF Bitcoin spot di AS tiba-tiba berbalik arah, menandai akhir dari tren positif selama sembilan hari berturut-turut.
Fenomena ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar, terutama karena stagnasi arus dana pada BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) telah berlangsung selama enam bulan terakhir. Sementara itu, minat investor institusional tampak mulai beralih ke produk kripto berbasis imbal hasil, seperti ETF Ethereum (ETH) staking.
Pada 27 April, data dari SoSoValue menunjukkan ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat secara kolektif mengalami arus keluar dana sebesar $263.000.000. Angka ini mengakhiri periode sembilan hari berturut-turut di mana dana segar terus mengalir ke produk-produk tersebut. Selama sepekan sebelumnya, ETF Bitcoin spot berhasil menyerap dana sebesar $767.000.000, menandakan adanya minat yang cukup tinggi dari investor.

Namun, perubahan mendadak ini mengindikasikan adanya pergeseran sentimen di pasar kripto global. BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) sendiri tidak menjadi pemicu utama arus keluar dana tersebut. Namun, stagnasi arus dana pada IBIT sudah berlangsung selama enam bulan, menandakan minat investor institusional terhadap produk ini mulai menurun.
Hal ini terjadi meskipun harga Bitcoin (BTC) masih bertahan di kisaran tertinggi, meski belum mampu menembus level psikologis $80.000. Kondisi ini memperlihatkan bahwa pelaku pasar mulai mencari alternatif investasi lain di luar ETF Bitcoin spot.
Baca juga: 3 Meme Coin yang Layak Dipantau di Mei 2026
Pada hari yang sama, ETF Ethereum (ETH) spot di Amerika Serikat juga mengalami tekanan dengan arus keluar dana sebesar $50.480.000. Hampir seluruh produk ETF Ethereum mencatatkan penarikan dana, menandakan adanya kekhawatiran investor terhadap volatilitas pasar ETH. Namun, BlackRock Staked ETH ETF (ETHB) justru menjadi satu-satunya produk yang berhasil menarik dana segar dari investor.

Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi investor institusional ke produk berbasis staking yang menawarkan imbal hasil. Kondisi ini semakin menegaskan bahwa investor kini lebih tertarik pada produk kripto yang memberikan potensi pendapatan pasif. Dengan meningkatnya yield pada Ethereum staking, produk seperti ETHB menjadi pilihan utama bagi alokasi dana institusional.
Sementara ETF Ethereum spot lainnya terus mengalami tekanan, ETHB justru menjadi magnet baru bagi investor yang mengincar imbal hasil tambahan. Pergeseran ini juga menjadi sinyal penting bagi pengelola aset untuk menyesuaikan strategi produk mereka ke depan.
Baca juga: 3 Prediksi Harga Bitcoin dari Para Ahli Bulan Mei 2026
ETF Solana (SOL) juga tidak luput dari tekanan, dengan mencatatkan arus keluar dana sebesar $1.210.000 meskipun performa mingguan masih positif. Data terbaru menunjukkan bahwa dalam tujuh hari terakhir, ETF Solana berhasil membukukan arus masuk dana sebesar $283.000.000. Sementara itu, ETF Bitcoin (BTC) masih mencatatkan arus masuk mingguan sebesar $283.000.000, meski mengalami penurunan harian yang cukup signifikan.
Di sisi lain, ETF Ethereum (ETH) justru membukukan arus keluar mingguan sebesar $47.120.000. Kondisi ini memperlihatkan adanya sinyal campuran di pasar ETF kripto. Di satu sisi, minat terhadap produk Bitcoin dan Solana masih cukup kuat dalam jangka waktu mingguan.
Namun, tekanan arus keluar harian yang terjadi pada akhir April menandakan adanya kehati-hatian investor menjelang penutupan kuartal kedua. Situasi ini menuntut pelaku pasar untuk lebih cermat dalam membaca arah pergerakan dana institusional di sektor kripto.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.