JPMorgan dan Mastercard Sukses Lakukan Transfer US Treasury Lintas Negara via XRP Ledger

Updated
May 9, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – JPMorgan dan Mastercard baru saja mencatat sejarah dengan menyelesaikan transaksi lintas negara pertama untuk penebusan dana US Treasury yang telah ditokenisasi melalui XRP Ledger milik Ripple (XRP). Kolaborasi ini menandai langkah besar dalam integrasi antara institusi keuangan tradisional dan teknologi blockchain, membuka jalan bagi sistem pembayaran global yang lebih cepat, efisien, dan beroperasi di luar jam kerja perbankan konvensional.

Kolaborasi Besar: Integrasi Blockchain dan Perbankan Global

Transaksi perintis ini melibatkan Ondo Finance sebagai platform tokenisasi, yang menebus dana Ondo Short-Term US Government Treasuries (OUSG) untuk Ripple (XRP) melalui XRP Ledger. Mastercard memanfaatkan Multi-Token Network miliknya untuk mengirim instruksi penyelesaian ke platform Kinexys milik JPMorgan, yang kemudian mengirimkan dana dolar AS ke rekening bank Ripple di Singapura.

Proses ini menunjukkan bagaimana infrastruktur blockchain publik dapat bekerja sama dengan sistem perbankan global untuk menyelesaikan transaksi secara real-time. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam upaya membangun ekosistem pembayaran lintas negara yang lebih efisien dan transparan. Pilot project ini merupakan kelanjutan dari uji coba pada Mei 2025, di mana JPMorgan dan Ondo Finance berhasil memindahkan dana Treasury yang telah ditokenisasi antara blockchain publik dan permissioned.

Baca juga: Sinyal Bullish Menguat, Analis Prediksi Potensi Kenaikan Signifikan Harga XRP?

Tokenisasi Aset Dunia Nyata: Potensi dan Perkembangan

Tokenisasi aset dunia nyata kini menjadi tren utama di kalangan pelaku pasar keuangan, termasuk Wall Street. Para pemimpin industri membayangkan masa depan di mana segala jenis aset, mulai dari saham, obligasi, hingga properti, dapat ditokenisasi dan diperdagangkan secara digital. Data dari RWA.xyz menunjukkan bahwa saat ini sudah lebih dari $31,1 miliar aset dunia nyata, di luar stablecoin, telah ditokenisasi di blockchain.

Boston Consulting Group bahkan memperkirakan pasar tokenisasi dapat mencapai $16 triliun pada tahun 2030, sementara McKinsey & Co. memberikan proyeksi lebih konservatif di angka $2 triliun. Langkah besar juga diambil oleh Intercontinental Exchange, induk dari New York Stock Exchange, yang pada Januari lalu mengumumkan peluncuran platform tokenisasi untuk perdagangan 24/7 dan penyelesaian instan saham serta ETF menggunakan sistem blockchain.

Tantangan Regulasi dan Keamanan dalam Adopsi Tokenisasi

Meskipun kemajuan teknologi tokenisasi sangat menjanjikan, tantangan besar masih membayangi, terutama terkait regulasi dan keamanan. Laporan International Monetary Fund (IMF) pada April lalu menyoroti bahwa tokenisasi dapat memindahkan risiko dari sistem perbankan ke ledger bersama dan kode smart contract, sehingga intervensi saat terjadi krisis menjadi lebih sulit.

Selain itu, tanpa kejelasan hukum terkait kepemilikan dan finalitas penyelesaian, pasar tokenisasi berisiko menjadi terfragmentasi dan tidak terintegrasi dengan baik. Kekhawatiran serupa juga disampaikan oleh investor ternama Kevin O’Leary dalam acara Consensus Miami 2026. Ia menegaskan bahwa modal besar tidak akan masuk ke pasar tokenisasi sebelum ada kepastian regulasi dan kepatuhan terhadap aturan Securities and Exchange Commission (SEC) di Amerika Serikat.

O’Leary meyakini bahwa jika regulasi sudah jelas, maka adopsi tokenisasi akan meningkat pesat dan mengubah lanskap keuangan global. Oleh karena itu, kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan pengembang teknologi menjadi kunci utama untuk mendorong pertumbuhan ekosistem tokenisasi secara berkelanjutan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.