Jakarta, Pintu News – Grafik kapitalisasi pasar altcoin jangka panjang menunjukkan sebuah struktur yang mendahului dua musim altcoin (altcoin season) terakhir. Namun, Altcoin Season Index berada di angka 35 dan tetap kokoh berada di wilayah Musim Bitcoin (Bitcoin Season).
Dua setup teknikal mengindikasikan akan datangnya reli altcoin, sementara satu titik data real-time menunjukkan hal yang sebaliknya. Grafik tersebut mengisyaratkan pengulangan tahun 2017 atau 2021 seiring dengan dominasi Bitcoin yang menembus keluar dari fase akumulasi.
Analis di X, el_crypto_prof, memublikasikan grafik kapitalisasi pasar altcoin mingguan yang menunjukkan tiga setup dengan struktur serupa selama satu dekade terakhir. Total kapitalisasi pasar altcoin, tidak termasuk Bitcoin (BTC), saat ini berada di sekitar $1,06 triliun.
Baca juga: 3 Altcoin Ini Meroket Lebih dari 10%: Pertanda ‘Altcoin Season’ Segera Datang?
Setup pertama berlangsung sepanjang 2015 dan 2016. Altcoin membangun basis akumulasi, naik mengikuti garis tren naik (ascending trendline), kemudian mencetak fakeout (penembusan palsu) di bawah garis tersebut pada akhir 2016. Fakeout itu menandai titik terendah sebelum reli altcoin yang parabolik pada tahun 2017.
Setup kedua terjadi pada 2019 dan 2020. Kompresi di sepanjang garis tren turun (descending trendline) berakhir dengan fakeout saat Crash Covid pada Maret 2020. Fakeout tersebut mendahului ledakan musim altcoin pada tahun 2020 dan 2021.
Setup saat ini telah menunjukkan struktur serupa sejak 2023. Altcoin membangun basis, naik mengikuti garis tren naik sepanjang 2024, dan baru-baru ini mencetak fakeout di dekat batas atas. Analis Benjamin Cowen juga telah menyoroti sinyal siklus yang sebanding di sepanjang siklus ini.
Analis tersebut merangkum pola ini dalam sebuah postingan di X.
“Akan sangat gila jika Altcoin mengulangi kisah tahun 2016/2017 dan 2020/2021, bukan? Namun, hal ini mulai terlihat semakin mungkin terjadi. Kita punya banyak alasan untuk merasa antusias, kawan.”
Tesis bullish membutuhkan dominasi Bitcoin untuk berbalik turun (roll over). Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Dominasi Bitcoin ditutup pada level 60,88% di grafik harian dan menembus keluar dari rentang akumulasi selama delapan bulan.
Rentang tersebut menahan BTC.D di antara 58% dan 60% dari Agustus 2025 hingga April 2026. Penembusan (breakout) ini mengarah pada potensi kenaikan lebih lanjut, dengan level tertinggi siklus sebelumnya di 66,06% sebagai area resistensi berikutnya.
Area 61% telah bertindak sebagai resistensi beberapa kali. BTC.D tertahan (rejected) di level tersebut pada 10 Oktober 2025 dan 5 November 2025. Kedua penolakan tersebut terjadi di dekat saluran naik paralel (parallel ascending channel) dari awal siklus ini.
Baca juga: 5 Altcoin Potensial 2026: Seberapa Tinggi Mereka Bisa Terbang?

Indikator momentum mengisyaratkan adanya pelemahan (exhaustion). Relative Strength Index (RSI) tertahan dari wilayah bullish dan mulai berbalik turun. Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga baru saja mencetak persilangan bearish (bearish cross).
Jika penolakan tersebut bertahan, support pertama berada di 59,63%, yang merupakan retracement Fibonacci 0,236 jangka panjang. Support berikutnya adalah Fib 0,382 di level 55,66%. Pergerakan di bawah 59,63% akan membuka jalan bagi kinerja altcoin yang lebih unggul (outperformance).
Setup teknikal menunjukkan adanya rotasi modal yang akan datang. Namun, data real-time menunjukkan bahwa rotasi tersebut belum dimulai. Altcoin Season Index dari blockchaincenter.net menunjukkan angka 35, yang berarti masih jauh di dalam wilayah Musim Bitcoin (Bitcoin Season).
Indeks ini mengukur berapa banyak dari 50 mata uang kripto teratas yang kinerjanya mengungguli Bitcoin selama 90 hari terakhir, dengan mengecualikan stablecoin dan token yang didukung aset fisik. Angka 75 ke atas menandakan musim altcoin, sedangkan angka 25 ke bawah menandakan musim Bitcoin.
Angka 35 berarti kira-kira sebesar itulah porsi dari 50 altcoin teratas yang saat ini mampu mengalahkan Bitcoin. Puncak musim altcoin di masa lalu yang terlihat pada grafik sempat mendorong indeks ini melampaui angka 90. Nilai saat ini masih kurang dari setengah ambang batas terjadinya musim altcoin.

Pangsa pasar Bitcoin terhadap total kapitalisasi pasar kripto bertahan di dekat 60,3% per Mei 2026. Modal terus mengalir ke arah Bitcoin seiring dengan berlanjutnya arus masuk institusional. Laman BeInCrypto sebelumnya juga telah mengidentifikasi sinyal-sinyal kunci yang harus berbalik arah agar altcoin dapat mengambil alih kendali pasar.
Skenarionya cukup jelas. Jika dominasi Bitcoin turun di bawah 59,63% dan Altcoin Season Index terdorong ke atas 50, maka setup dari el_crypto_prof akan mendapatkan momentumnya. Sebaliknya, jika BTC.D terus naik menuju 66% dan indeks tetap di bawah 50, maka pola tersebut dianggap gagal.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.