Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) turun ke bawah $77.000 pada awal minggu ini seiring dengan meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang menekan aset berisiko dan memicu gelombang likuidasi cepat di pasar kripto.
Pada saat berita ini ditulis, harga BTC telah turun hingga $76.691 pada awal perdagangan, yang merupakan level terendahnya sejak 1 Mei, sebelum akhirnya sedikit pulih dan diperdagangkan di kisaran $76.800.
Aksi jual ini terjadi ketika Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran bahwa “waktu terus berjalan”, dan menyatakan bahwa “tidak akan ada yang tersisa dari mereka” jika Teheran tidak segera bergerak cepat menuju kesepakatan damai. Peringatan tersebut menyusul terhentinya pembicaraan diplomatik yang bertujuan untuk mengakhiri konflik yang dipicu oleh serangan udara AS-Israel pada 28 Februari lalu.

Pada 19 Mei 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $76,691 atau setara dengan Rp1.358.256.101, mengalami kenaikan tipis 0,32% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.347.998.599 dan harga tertingginya di Rp1.376.004.630.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp27.171 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 68% menjadi Rp751,09 triliun.
Baca juga: 3 Crypto yang Diperhatikan Banyak Trader Minggu Ini, Apa Alasannya?
Negosiasi antara Washington dan Teheran masih menemui jalan buntu terkait aktivitas nuklir, pelonggaran sanksi, aset yang dibekukan, dan tuntutan kompensasi. Pemerintah AS dilaporkan telah mengusulkan sebuah kerangka kerja yang mengharuskan Iran untuk memindahkan timbunan uraniumnya yang diperkaya tingkat tinggi ke AS, serta membatasi operasi nuklir hanya pada satu fasilitas aktif.
Iran telah menuntut pencabutan sanksi ekonomi secara menyeluruh, akses terhadap aset asing yang dibekukan, kompensasi finansial, dan diakhirinya permusuhan yang melibatkan serangan Israel terhadap Hizbullah di Lebanon. Media Iran menggambarkan proposal AS tersebut tidak memiliki konsesi yang nyata.
Laporan mengenai kemungkinan kembali terjadinya aksi militer menambah kewaspadaan pasar. Pentagon disebut-sebut sedang mempersiapkan rencana untuk “Operasi Epic Fury 2.0,” sementara Trump diperkirakan akan bertemu dengan para pejabat senior keamanan nasional untuk meninjau opsi-opsi militer yang menargetkan infrastruktur energi Iran.
Namun, per 18 Mei 2026, sebuah sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran mengatakan bahwa AS dalam sebuah draf baru telah setuju untuk menangguhkan sementara sanksi minyak Iran selama negosiasi berlangsung. Laporan tersebut menyatakan bahwa penangguhan ini akan ditangani melalui pengecualian OFAC sementara hingga kesepakatan akhir tercapai.
Iran terus menuntut pencabutan seluruh sanksi secara penuh sebagai bagian dari komitmen kesepakatan apa pun, tambah laporan itu. Teheran juga mengupayakan pelepasan aset asing yang dibekukan, kompensasi finansial yang terkait dengan kerusakan akibat perang, dan diakhirinya permusuhan, termasuk serangan Israel yang terkait dengan Hizbullah di Lebanon.
Likuidasi pasar kripto meningkat tajam seiring dengan laju penurunan harga Bitcoin yang semakin cepat. Data Coinglass yang dikutip dalam laporan tersebut menunjukkan bahwa hampir $500 juta posisi kripto bullish dilikuidasi dalam waktu 15 menit pada awal perdagangan sesi Asia. Selama 24 jam (18/5) menjelang awal perdagangan sesi Eropa, sekitar $590 juta posisi long telah ditutup paksa (unwound).
Baca juga: 3 Altcoin Pamer Sinyal Breakout Bullish Pekan Ini, Begini Analisa dari Para Analis X
Aksi jual ini menyusul tekanan yang terjadi selama beberapa hari terhadap Bitcoin dan pasar kripto secara lebih luas. Exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot yang terdaftar di AS mencatat arus keluar bersih (net outflow) mingguan lebih dari $1 miliar, mengakhiri tren arus masuk (inflow) yang telah berlangsung selama enam minggu berturut-turut.
ETF Ethereum (ETH) spot juga mencatat arus keluar sekitar $255 juta, sementara ETF Solana (SOL) dan XRP (XRP) spot masing-masing mencatat arus masuk sebesar $58,12 juta dan $60,50 juta.
Data on-chain juga menunjukkan penurunan pada aktivitas ritel. Arus masuk Bitcoin ke Binance dari dompet yang menyimpan kurang dari 1 BTC dilaporkan turun ke rata-rata bulanan terendahnya yang pernah tercatat, yakni di kisaran 314 BTC. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan sekitar 1.000 BTC pada Januari 2024 dan level yang lebih tinggi yang terlihat pada siklus-siklus pasar sebelumnya.
Menurut analis kripto Michael Van De Poppe, tren harga Bitcoin saat ini paling tepat digambarkan sebagai konsolidasi korektif setelah reli yang kuat, dan belum menjadi pembalikan arah (reversal) bearish yang terkonfirmasi.
Harga BTC baru-baru ini bergerak dari sekitar $65.000 ke $82.000, sebuah reli lebih dari 25%. Setelah pergerakan semacam itu, pullback (penurunan sementara) menuju level support adalah hal yang wajar.
Pelemahan saat ini di bawah $77.000 menunjukkan tekanan jual jangka pendek, tetapi struktur pasar yang lebih luas belum sepenuhnya rusak kecuali Bitcoin kehilangan zona support $76.000 secara meyakinkan.
Namun, jika harga Bitcoin mampu bertahan di atas $76.000, pasar masih dapat dipandang sedang berkonsolidasi di dalam kisaran yang sehat. Dalam skenario tersebut, BTC dapat mencoba untuk pulih menuju celah (gap) CME di $79.100, diikuti oleh zona resistance $80.000–$82.000.
Keberhasilan merebut kembali (reclaim) level $82.000 secara rapi akan menggeser momentum untuk kembali menguntungkan para pembeli dan membuka jalan menuju area resistance utama berikutnya di antara $88.000 dan $93.000.
Meskipun demikian, jika harga BTC ditutup secara meyakinkan di bawah $76.000, strukturnya akan menjadi lebih lemah. Hal itu akan menunjukkan bahwa reli baru-baru ini telah gagal mempertahankan support utamanya, sehingga meningkatkan risiko pergerakan penurunan yang lebih dalam menuju $71.000.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.