Jakarta, Pintu News – Harga Bitcoin (BTC) telah turun menjadi $76.769, dan hal ini memicu likuidasi senilai $180 juta. Namun, ini akan menjadi minggu yang sibuk bagi Bitcoin.
Tiga peristiwa: laporan pendapatan kuartal pertama (Q1) Nvidia (NVDAX), rilis risalah FOMC (FOMC Minutes), dan Iran yang kembali membuka bursa sahamnya kemungkinan akan menggerakkan harga Bitcoin minggu ini, bahkan setelah penurunan hari ini.

NVIDIA akan merilis laporannya untuk periode Februari hingga April 2026 pada tanggal 20 Mei. Pendapatan diperkirakan akan mencapai $78,8 miliar, angka ini 80% lebih tinggi dibandingkan dengan periode Februari hingga April 2025.
Baca juga: Tren Bullish Baru Saham PepsiCo: Akankah Reli Besarnya Segera Dimulai?
Kinerja NVIDIA tercatat lebih baik dari ekspektasi pada bulan Februari 2026, November 2025, dan Agustus 2025. Hal yang sama mungkin akan terjadi lagi pada hari Rabu ini.
Perusahaan tersebut merilis laporan untuk periode November 2025 hingga Januari 2026 pada tanggal 26 Februari. Pada 25 Februari, harga Bitcoin naik dari $63.000 menjadi $69.000.
Bitcoin juga sempat naik dari $89.000 menjadi $93.000 pada 18 November, tepat satu hari sebelum laporan pendapatan Q3 NVIDIA keluar. Bitcoin memang anjlok pada hari ini, namun NVIDIA berpotensi memberikan angin segar pada hari Rabu.
FOMC akan merilis risalah (minutes) untuk pertemuan FOMC 28 April pada tanggal 20 Mei. Rilis ini sangat dinantikan karena akan menunjukkan sikap terakhir Powell terhadap inflasi dan keputusan terkait pemotongan suku bunga.
Risalah ini dapat mengubah proyeksi mengenai keputusan apa yang akan diambil oleh The Fed pada pertemuan FOMC berikutnya di tanggal 17 Juni. Saat ini, terdapat peluang sebesar 51% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun berdasarkan data dari CME FedWatch Tool.
Harga Bitcoin bisa turun di bawah $75.000 setelah risalah FOMC keluar pada 20 Mei jika dokumen tersebut menunjukkan bahwa The Fed bersikap hawkish. Bitcoin akan menuju ke $70.000 jika level support di $75.700 tidak mampu bertahan.
Pasar saham Iran akan kembali dibuka pada 19 Mei setelah sebelumnya ditutup sejak 18 Februari. Pembukaan kembali ini kemungkinan akan membuat para investor kembali melirik aset berisiko seperti Bitcoin, karena hal tersebut memberikan sinyal bahwa ketegangan perang mulai mereda.
Baca juga: 3 Token Unlock yang Patut Dipantau pada Minggu Ketiga Mei 2026
Namun, Presiden Trump baru saja memperbarui ancamannya terhadap Iran, dengan menyatakan “waktu terus berjalan” (clock is ticking) dan bahkan mengunggah gambar yang menampilkan rudal.
Harga Bitcoin berpotensi kembali menembus angka $80.000 jika bursa saham Iran dibuka dan AS serta Iran mengakhiri konflik mereka. Akan tetapi, jika Trump benar-benar menindaklanjuti ancamannya, harga BTC bisa anjlok hingga di bawah $75.000.
Harga Bitcoin telah membentuk pola rounding top. Hal ini menunjukkan bahwa lonjakan harga yang dimulai pada 30 April dari $75.000 ke $82.000 pada 10 Mei telah berakhir. Pola ini mengisyaratkan bahwa BTC mungkin telah mencapai puncaknya di $82.000, dan bersiap untuk mulai turun segera setelah menembus di bawah level $75.700.
Penurunan Bitcoin di bawah $75.700 akan membawa harganya menyentuh $70.455. Namun, skenario ini mungkin dapat dihindari jika harga mampu mempertahankan level support di $75.700.

Angka RSI di level 44 menunjukkan bahwa kubu penjual (bears) memiliki kendali yang lebih kuat. Itu berarti Bitcoin berpotensi turun menuju ke $70.455. Selain itu, indikator MACD menunjukkan perkiraan harga Bitcoin jangka panjang yang bearish karena garis MACD turun ke bawah garis sinyal.
Meski demikian, jika Bitcoin mampu menahan support di $75.600, ini akan memberikan peluang bagi kubu pembeli (bulls) untuk kembali dan mendorong harga menembus ke atas $80.000.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.