Bukan Cuma Roket, Ini 10 Fakta Unik di Balik IPO Jumbo SpaceX

Updated
May 24, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Dokumen penawaran umum perdana (IPO) SpaceX resmi bocor ke publik dan langsung mengguncang pasar finansial. Isinya bukan sekadar soal peluncuran roket, melainkan cetak biru ambisius Elon Musk yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI), media sosial, hingga kolonisasi antariksa.

Dilansir dari BeInCyrpto, berikut adalah 10 poin penting dari prospektus IPO SpaceX yang dikemas secara ringkas dan padat:

1. Listing Serentak di Dua Bursa Saham

SpaceX akan melantai dengan kode emiten SPCX secara bersamaan di Nasdaq dan Nasdaq Texas. Dokumen ini juga mengungkap rapor keuangan terbaru mereka sepanjang 2025: pendapatan menembus $18,67 miliar, namun masih mencatat kerugian operasional $2,59 miliar dengan total utang sebesar $29,1 miliar.

2. Paket Jual Tiga Perusahaan Jadi Satu

Investor tidak sedang membeli perusahaan roket murni. Lewat serangkaian akuisisi yang rampung pada Februari 2026, SpaceX kini telah menelan xAI, yang sebelumnya sudah mencaplok X (Twitter). Artinya, saham SPCX adalah paket kombo yang berisi roket, satelit Starlink, chatbot Grok, dan platform media sosial X.

3. Bonus Rp15.000 Triliun Jika Berhasil Jajah Mars

Paket kompensasi untuk Elon Musk sangat fantastis. Ia mendapat bonus 1 billion lembar saham yang baru bisa cair jika valuasi SpaceX menyentuh $7,5 triliun dan berhasil membangun koloni permanen minimal 1 juta manusia di Mars. Meski begitu, auditor internal SpaceX saat ini menilai target tersebut “hampir mustahil”.

4. Gaji Pokok Hanya Setara UMR

Meski berstatus orang terkaya dunia, gaji pokok Musk di SpaceX hanya $54.080 (sekitar Rp860 juta) per tahun. Angka ini merupakan batas minimum legal untuk pekerja kantoran di California dan nilainya tidak pernah naik sejak 2019.

5. Disuntik Dana $45 Miliar oleh Kompetitor

Ada plot twist menarik di sektor AI. Anthropic—rival utama dari Grok AI milik Musk—justru menjadi penyumbang kas terbesar. Anthropic sepakat membayar SpaceX $1,25 miliar per bulan hingga 2029 demi menyewa akses superkomputer COLOSSUS di Memphis. Total nilai kontrak ini mencapai $45 miliar.

6. Nekat Tanpa Asuransi Satelit dan Jiwa

SpaceX mengambil risiko ekstrem dengan tidak mengasuransikan 9.600 satelit Starlink mereka di orbit. Selain itu, perusahaan juga tidak memegang polis asuransi jiwa untuk Elon Musk, padahal dokumen tersebut mencatat adanya ancaman nyata dari pemerintah asing yang mulai menguji senjata anti-satelit.

7. Kuasai 75% Satelit Aktif di Dunia

Dominasi SpaceX di luar angkasa sangat mutlak. Jaringan Starlink kini menguasai sekitar tiga perempat satelit aktif di orbit bumi dan melayani 10,3 juta pengguna di 164 negara. Saking padatnya lalu lintas udara, satelit Starlink harus melakukan 1.000 kali manuver menghindari tabrakan setiap hari.

8. Target Fiksi Ilmiah: Tambang Asteroid & Rel Bulan

Rencana masa depan SpaceX terdengar seperti film fiksi ilmiah. Mereka bersiap meluncurkan pusat data di orbit pada 2028, memulai penambangan asteroid, hingga membangun peluncur elektromagnetik di Bulan. Target jangka panjangnya adalah membawa umat manusia menguasai energi total matahari (Peradaban Tipe II Kardashev).

9. Elon Musk Pegang Kendali Mutlak

Meski sahamnya dilempar ke publik, investor luar tidak akan bisa menyetir arah perusahaan. Pasca-IPO, Elon Musk tetap memegang 85,1% hak suara di SpaceX. Kendali penuh tetap berada di tangan sang “Technoking”.

10. Ironi Energi Bersih: Pakai Gas Alam

Di balik citra futuristik dan ramah lingkungan yang kerap digaungkan Elon Musk, dokumen IPO mengungkap fakta yang canggung. Pusat data raksasa milik SpaceX ternyata dioperasikan menggunakan pasokan energi dari gas alam dan turbin gas konvensional, bukan energi terbarukan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.