5 Kisah Inspiratif Yi He: Dari Desa Terpencil ke Daftar ‘Most Powerful Women in Business’

Updated
May 30, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Kisah sukses Yi He, sosok di balik pertumbuhan Binance, kini menjadi sorotan dunia setelah namanya tercatat sebagai wanita pertama dari industri kripto yang masuk dalam daftar Most Powerful Women in Business versi Fortune tahun 2026. Pencapaian ini menandai tonggak sejarah baru bagi dunia aset digital, di mana Yi He menempati posisi ke-64 di antara para pemimpin bisnis global dari sektor keuangan, ritel, hingga teknologi.

Pengakuan ini datang hanya beberapa bulan setelah dirinya resmi diangkat sebagai co-CEO Binance pada Desember 2025. Perjalanan Yi He membuktikan bahwa tekad dan visi mampu mengubah nasib seseorang dari latar belakang sederhana menjadi penguasa industri bernilai miliaran dolar.

Peran Sentral Yi He dalam Lahirnya Binance dan Dunia Kripto

Yi He memulai kariernya di dunia hiburan sebagai presenter televisi perjalanan sebelum akhirnya terjun ke industri kripto pada 2014. Ia bergabung dengan OKCoin (sekarang OKX) sebagai eksekutif pemasaran, di mana ia merekrut Changpeng Zhao (CZ) yang saat itu belum dikenal luas sebagai Chief Technology Officer.

Bersama CZ, Yi He kemudian mendirikan Binance pada masa Initial Coin Offering (ICO) boom tahun 2017, dengan dirinya fokus pada pengembangan merek dan pertumbuhan pengguna global, sementara CZ menangani sisi teknologi. Menariknya, banyak narasi yang salah kaprah menyebut CZ yang membawa Yi He ke dunia kripto, padahal justru sebaliknya. Latar belakang Yi He yang berasal dari desa kecil di Sichuan tanpa listrik dan air bersih, serta kehilangan ayah di usia sembilan tahun, menjadi motivasi besar dalam hidupnya.

Sejak remaja, ia sudah bekerja keras, mulai dari promosi minuman ringan hingga menjadi host televisi. Di usia 30-an, Yi He belajar bahasa Inggris secara otodidak demi memperluas jangkauan Binance ke pasar internasional. Kini, ia disebut-sebut menguasai sekitar 10% saham Binance melalui perusahaan holding, menjadikannya salah satu wanita terkaya di industri kripto.

Baca juga: 3 Kejutan Besar yang Bisa Terjadi Setelah SpaceX IPO

Filosofi User-First dan Kepemimpinan yang Membumi

Salah satu prinsip utama yang dipegang teguh oleh Yi He adalah filosofi user-first, di mana setiap karyawan baru Binance, tanpa memandang jabatan, diwajibkan untuk melayani pelanggan secara langsung melalui customer service. Langkah ini diyakini mampu membangun empati dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna, sekaligus menjaga kualitas layanan Binance di tengah persaingan industri yang ketat.

Yi He sendiri tidak segan turun langsung menangani keluhan dan laporan penipuan dari pengguna di berbagai platform seperti X, Telegram, dan WeChat. Komitmen Yi He terhadap pengguna membuatnya dijuluki “Big Sister Yi” atau “一姐” (Yi Jie) oleh komunitas Tionghoa.

Ia juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan selalu mengapresiasi kontribusi tim serta komunitas kripto secara luas. Bloomberg bahkan pernah menyebutnya sebagai wanita paling berpengaruh di dunia kripto. Pendekatan kepemimpinan yang membumi ini menjadi salah satu kunci keberhasilan Binance dalam mempertahankan loyalitas pengguna di tengah berbagai tantangan.

Baca juga: Harga UBS Gold 99,99% Hari Ini, Jumat 29 Mei 2026

Diversifikasi Bisnis dan Kepemimpinan di Tengah Krisis

Selain memimpin Binance, Yi He juga mengelola YZi Labs, sebuah family office yang merupakan kelanjutan dari Binance Labs dan resmi berganti nama pada Januari 2025. YZi Labs mengelola aset lebih dari $10.000.000.000 dan telah berinvestasi di lebih dari 300 perusahaan portofolio yang bergerak di bidang Web3, kecerdasan buatan, bioteknologi, dan sektor frontier lainnya.

Dengan demikian, Yi He tidak hanya berpengaruh di dunia pertukaran kripto, tetapi juga membangun kekuatan di luar ekosistem Binance. Kenaikan Yi He sebagai co-CEO terjadi setelah Binance menghadapi krisis hukum terbesar dalam sejarahnya, yakni setelah CZ mengaku bersalah pada 2023 dan perusahaan harus membayar denda sebesar $4.300.000.000 kepada otoritas Amerika Serikat.

Yi He bersama Richard Teng, co-CEO lainnya yang fokus pada kepatuhan dan regulasi, berhasil menavigasi perusahaan melewati masa-masa sulit tersebut. Dalam pernyataannya, Yi He menegaskan bahwa penghargaan dari Fortune bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan milik seluruh tim Binance, komunitas pengguna, dan seluruh ekosistem kripto. Ia berharap pengakuan ini menjadi awal dari semakin banyaknya pemimpin kripto yang diakui di panggung global.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.