Jakarta, Pintu News – Pasar crypto global kembali diguncang kepanikan massal setelah aset utama digital mengalami koreksi tajam dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah situasi yang tidak menentu ini, perhatian para investor tertuju pada ketahanan luar biasa dari salah satu meme coin paling populer di ekosistem digital. Sementara aset utama melemah, token berlambang katak hijau ini justru memperlihatkan pergerakan yang mengejutkan banyak pihak.
Ketahanan luar biasa diperlihatkan oleh Pepe Coin (PEPE) pada perdagangan hari Rabu di saat pasar cryptocurrency sedang mengalami tekanan jual yang cukup masif. Token meme ini berhasil mempertahankan posisinya dan diperdagangkan di kisaran Rp0,0606 setelah mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,80% dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Pergerakan positif ini menjadi sebuah kemenangan kecil bagi komunitas pendukungnya di tengah aksi rontoknya berbagai aset digital lainnya. Hal ini membuktikan bahwa minat spekulatif terhadap token unik ini masih sangat tinggi meskipun kondisi pasar secara umum sedang tidak kondusif.
Di sisi lain, aset utama seperti Bitcoin (BTC) justru tergelincir sebesar 2,45% hingga menyentuh level Rp1.264.535.857 per kepingnya. Penurunan performa raja crypto tersebut turut menyeret total kapitalisasi pasar cryptocurrency global yang merosot hingga 2% ke angka Rp42.504,84 triliun.
Sentimen negatif yang menyelimuti pasar saat ini disinyalir kuat akibat memburuknya selera risiko global, arus keluar dana dari produk investasi terstruktur, serta tensi geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat yang memengaruhi kestabilan ekonomi global. Kendati demikian, PEPE justru mendapatkan momentum segar setelah data on-chain mendeteksi adanya aktivitas paus raksasa (whale) yang melakukan akumulasi dalam jumlah yang sangat fantastis.
Baca juga: Harga Emas Anjlok Tajam, Support Kritis $4.376 Diuji, Sinyal Bearish Menguat?
Aktivitas pasar raksasa ini terungkap ketika dua dompet digital yang diduga kuat saling terhubung membuka posisi leverage long hingga 10 kali lipat untuk berspekulasi pada kenaikan harga. Transaksi masif tersebut mencakup pembelian sekitar 1,31 miliar kPEPE dengan total nilai diperkirakan mencapai Rp77,92 miliar dalam waktu singkat.
Langkah berani dari investor kelas kakap ini menjadi indikator kuat mengenai tingginya tingkat kepercayaan jangka pendek terhadap potensi pemulihan token tersebut. Dukungan langsung pada sisi pembelian ini memberikan bantalan harga yang cukup kuat sehingga mencegah penurunan yang lebih dalam di pasar spot.
Kendati ada sentimen positif dari aktivitas investor besar, risiko sistemik dari pasar crypto secara keseluruhan masih membayangi pergerakan harga ke depan. Berdasarkan data terbaru dari SoSoValue, produk investasi Spot ETF Bitcoin mencatatkan arus keluar bersih mencapai Rp5,63 triliun yang menandai penarikan dana selama tujuh hari berturut-turut.
Kondisi serupa juga menimpa Ethereum (ETH) yang harus rela kehilangan dana sebesar Rp590,85 miliar sekaligus memperpanjang tren negatif keluar modal selama 11 hari beruntun. Jika BTC gagal merebut kembali zona psikologis antara Rp1.265.025.000 hingga Rp1.281.892.000, maka peluang terjadinya reli lanjutan untuk token meme akan menjadi sangat terbatas.
Baca juga: 3 Kejutan Besar yang Bisa Terjadi Setelah SpaceX IPO
Berdasarkan pengamatan pada grafik empat jam, harga PEPE saat ini sedang tertahan di kisaran Rp0,0600 dengan indikasi kelemahan yang mulai mereda di dekat area pertahanan utama. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terpantau masih berada di bawah garis nol yang menandakan bahwa tekanan jual dari kubu beruang belum sepenuhnya menghilang dari pasar.

Namun, garis histogram MACD yang mulai bergerak mendatar memberikan sinyal awal bahwa momentum penurunan dari para pelaku pasar sudah mulai mengalami perlambatan yang signifikan. Di waktu yang sama, indikator Chaikin Money Flow (CMF) berada di posisi 0,09 yang mencerminkan adanya aliran modal masuk dalam skala ringan ke dalam aset digital ini.
Area pertahanan di level Rp0,0590 kini menjadi batas krusial yang harus dipertahankan oleh para pedagang harian demi menjaga peluang pemulihan harga. Apabila tingkat harga tersebut gagal dipertahankan dan ditembus oleh aksi jual, harga diproyeksikan akan jatuh lebih dalam menuju kisaran Rp0,0573 hingga Rp0,0557.
Sebaliknya, jika kekuatan beli mampu menembus zona resistensi pertama di Rp0,0641, jalan menuju target berikutnya di Rp0,0675 akan terbuka lebar bagi para investor harian. Oleh karena itu, arah pergerakan cryptocurrency ini dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada dinamika pasar global dan stabilitas harga BTC.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.