Investasi Hilirisasi Mineral Indonesia Rp98 Triliun di Q1 2026: Peluang di Nikel, Tembaga & Bauksit

Updated
June 24, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Sektor hilirisasi mineral Indonesia mencatat kinerja investasi yang mengesankan di awal tahun 2026. Berdasarkan data Kementerian ESDM, realisasi investasi hilirisasi mineral mencapai Rp98,3 triliun pada triwulan I-2026, atau sekitar 67% dari total investasi hilirisasi nasional yang mencapai Rp147,5 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa mineral tetap menjadi motor utama program hilirisasi Indonesia, dengan nikel, tembaga, dan bauksit menjadi tiga komoditas terbesar penarik investasi.

Nikel Tetap Juara dengan Rp41,5 Triliun

Nikel kembali memimpin sebagai komoditas hilirisasi mineral terbesar dengan realisasi investasi Rp41,5 triliun di Q1 2026. Angka ini mencerminkan betapa kuatnya posisi Indonesia sebagai pemain utama global dalam rantai pasokan baterai kendaraan listrik. Sulawesi Tengah dan Maluku Utara menjadi dua wilayah dengan konsentrasi investasi nikel tertinggi, di mana kawasan industri pengolahan nikel dan ekosistem baterai EV berkembang pesat.

ANTAM, sebagai bagian dari Grup MIND ID, menjadi pemain kunci pada rantai nilai nikel ini. Investasi besar di sektor nikel didorong oleh permintaan global yang terus meningkat untuk baterai lithium-ion, seiring dengan percepatan adopsi kendaraan listrik di Eropa, Amerika, dan Asia Timur.

Kawasan industri pengolahan mineral Indonesia sebagai bagian dari program hilirisasi nasional
Kawasan industri pengolahan mineral Indonesia. Sumber: Pexels / Pexels License

Baca juga: “10 Top Saham Nikel di Indonesia yang Perlu Diperhatikan Investor“

Tembaga dan Besi Baja Catat Investasi Signifikan

Di posisi kedua, tembaga mencatat investasi hilirisasi sebesar Rp20,7 triliun di Q1 2026. PT Freeport Indonesia menjadi pemain utama dalam komoditas ini, dengan tambang tembaga dan emas di Papua yang terus berkontribusi besar pada devisa negara. Program hilirisasi tembaga difokuskan pada pengembangan produk bernilai tambah tinggi seperti katoda tembaga dan produk hilir untuk industri elektronik dan infrastruktur.

Besi baja juga mencatat performa kuat dengan investasi Rp17 triliun, mencerminkan pertumbuhan industri baja nasional yang didorong oleh kebutuhan infrastruktur dalam negeri. Sementara itu, bauksit sebagai bahan baku aluminium mencatat investasi Rp13,7 triliun, timah Rp2,9 triliun, dan komoditas lainnya Rp2,5 triliun.

Baca juga: “Harga Tembaga Hari Ini: Update Terbaru & Peluang Investasi Logam 2026“

75% Investasi di Luar Jawa, Dorong Ekonomi Daerah

Salah satu dampak positif yang menonjol dari program hilirisasi mineral ini adalah distribusi geografis investasi yang lebih merata. Sekitar 75% dari total investasi hilirisasi mineral Q1 2026 berlokasi di luar Pulau Jawa, terutama terkonsentrasi di wilayah penghasil mineral seperti Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua, dan Bangka Belitung.

Konsentrasi investasi di wilayah-wilayah ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja langsung di sektor pertambangan dan pengolahan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kebutuhan infrastruktur, jasa, dan tenaga kerja pendukung. Ke depan, pemerintah menargetkan Indonesia dapat menjadi pemain kunci global dalam rantai pasokan baterai EV dan teknologi hijau, memanfaatkan cadangan mineral strategis yang berlimpah.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*\Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.