Investor China Diam-diam Kuasai Saham SpaceX Sebelum IPO, Ada Kaitan dengan Militer?

Updated
June 25, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Kabar mengejutkan datang dari balik layar perusahaan roket milik Elon Musk, SpaceX. Sebuah dokumen yang baru saja dibuka ke publik mengungkap fakta mengejutkan tentang siapa saja yang pernah menjadi pemilik saham SpaceX sebelum perusahaan ini melantai di bursa.

Ternyata, sejumlah investor dari China dan negara lain secara diam-diam telah membeli saham SpaceX melalui jalur yang tidak biasa. Temuan ini menyoroti isu sensitif terkait keamanan nasional dan potensi kebocoran teknologi strategis Amerika Serikat.

Investor Asing dan Jalur Rahasia Menuju SpaceX

Sebelum SpaceX melakukan penawaran saham perdana (IPO), sejumlah investor asing, termasuk dari China, Hong Kong, dan Rusia, berhasil mendapatkan saham perusahaan tersebut. Mereka memanfaatkan perantara bernama Tomales Bay Capital, sebuah firma investasi asal Amerika Serikat yang dikenal dekat dengan jajaran eksekutif SpaceX.

Investasi yang dilakukan memang relatif kecil, berkisar antara $800.000 hingga $40.000.000, namun tetap menimbulkan kekhawatiran karena SpaceX terlibat dalam proyek-proyek sensitif pemerintah AS, seperti pembuatan satelit mata-mata untuk Pentagon. Salah satu nama yang mencuat adalah David Su, pendiri perusahaan modal ventura ternama di Beijing, MPCi.

Melalui entitas miliknya, Su menanamkan dana sebesar $15.000.000 ke dalam salah satu dana investasi SpaceX pada tahun 2020. MPCi sendiri diketahui pernah bekerja sama dengan dana investasi pemerintah China dan menjadi pendukung utama beberapa perusahaan satelit yang akhirnya dijatuhi sanksi oleh pemerintah AS. Meski tidak ditemukan bukti pelanggaran, keterlibatan investor seperti Su tetap menjadi perhatian utama otoritas keamanan nasional Amerika.

Risiko Keamanan Nasional dan Strategi Investasi China

Gambar SpaceX
(ussfeed.com)

Pemerintah Amerika Serikat telah lama menyoroti strategi China yang kerap menggunakan investasi di sektor-sektor sensitif sebagai pintu masuk untuk mendapatkan akses teknologi canggih. Tidak ada larangan mutlak bagi investor China untuk menanamkan modal di perusahaan kontraktor militer AS, namun regulasi yang ketat diterapkan untuk mencegah kebocoran informasi rahasia.

SpaceX sendiri sangat menyadari risiko ini, terbukti dengan larangan bagi investor asal China dan Hong Kong untuk ikut serta dalam IPO mereka baru-baru ini. Selain China, dokumen yang diungkap ProPublica juga menunjukkan adanya investasi dari entitas yang beralamat di Rusia dan Qatar.

Salah satu perusahaan asal Qatar, Bracket Capital, bahkan tercatat menanamkan dana hingga $48.000.000 melalui beberapa transaksi antara 2017 hingga 2020. Meski sebagian besar investor hanya memiliki porsi kecil di SpaceX, lonjakan valuasi perusahaan dari $33.300.000.000 pada 2019 menjadi $2,7 triliun pada 2024 membuat investasi tersebut menghasilkan keuntungan luar biasa.

Peran Tomales Bay Capital dan Misteri Pemilik Saham

Tomales Bay Capital, yang dipimpin oleh Iqbaljit Kahlon, menjadi kunci utama dalam menghubungkan investor asing dengan saham SpaceX. Kahlon dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan manajemen SpaceX dan telah lama terlibat dalam berbagai aspek operasional perusahaan. Melalui skema investasi, Tomales Bay Capital membeli saham SpaceX, mengemasnya dalam bentuk dana investasi, lalu menjualnya kepada investor dengan imbalan biaya tertentu.

Dalam beberapa kasus, Kahlon bahkan menawarkan akses khusus kepada investor, seperti kunjungan ke fasilitas SpaceX dan kesempatan bertemu dengan CFO perusahaan. Daftar investor yang diungkap juga memperlihatkan adanya perusahaan cangkang dan individu berpengaruh dari berbagai negara.

Salah satu contohnya adalah HAL9001 Partners Fund I, sebuah LLC asal Delaware yang menginvestasikan sekitar $10.000.000 pada tahun 2020. Meski pemilik akhirnya seringkali tersembunyi di balik struktur perusahaan, dokumen pengadilan berhasil mengungkap sebagian nama besar, termasuk politisi India, mantan menteri pendidikan AS, hingga miliarder asal Indonesia. Namun, tidak semua pihak yang terlibat bersedia memberikan komentar terkait investasi mereka di SpaceX.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.