Nilai Tukar Rupiah Hari Ini 26 Juni 2026: Melemah ke Rp17.990 Tertekan Hawkish The Fed

Updated
June 26, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Nilai tukar rupiah hari ini, Jumat 26 Juni 2026, dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Pada pukul 09.11 WIB, rupiah spot berada di level Rp17.990 per dolar AS, turun 0,26% dibanding penutupan sebelumnya di Rp17.943. Posisi ini menempatkan rupiah sebagai mata uang Asia dengan pelemahan terdalam pada perdagangan pagi ini, seiring sikap hawkish Federal Reserve yang terus mendominasi sentimen pasar global.

Rupiah Dibuka Melemah, Mendekati Level Psikologis Rp18.000

Pergerakan rupiah pada Jumat pagi langsung tertekan sejak awal sesi perdagangan. Rupiah dibuka di kisaran Rp17.983 per dolar AS, kemudian sempat melemah lebih jauh ke Rp17.990. Level ini merupakan yang terlemah dalam beberapa hari terakhir dan kian mendekati ambang psikologis Rp18.000 yang kerap menjadi perhatian pelaku pasar maupun otoritas moneter.

Dibanding mata uang Asia lainnya, rupiah mencatat pelemahan paling dalam. Baht Thailand dan beberapa mata uang kawasan lain juga tertekan, namun tidak sedalam rupiah. Kondisi ini mencerminkan kerentanan rupiah terhadap sentimen global yang sedang tidak kondusif bagi aset berisiko di pasar berkembang.

Baca juga: “Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 25 Juni 2026: Melemah ke Rp17.952 Tertekan Dolar dan PCE AS

Sikap Hawkish The Fed Jadi Tekanan Utama

Faktor utama yang menekan rupiah hari ini adalah sikap hawkish Federal Reserve. Sejumlah pejabat The Fed, termasuk Presiden Federal Reserve Bank of Chicago dan New York, menegaskan bahwa inflasi AS masih terlalu tinggi untuk memungkinkan pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Pernyataan ini mempertegas ekspektasi pasar bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi lebih lama dari yang semula diperkirakan.

Ketika suku bunga AS dipertahankan di level tinggi, selisih imbal hasil antara aset AS dan aset pasar berkembang seperti Indonesia menyempit atau bahkan membalik. Kondisi ini mendorong arus modal keluar dari pasar berkembang menuju aset dolar yang menawarkan imbal hasil lebih kompetitif dengan risiko lebih rendah. Akibatnya, permintaan dolar meningkat dan rupiah tertekan.

Grafik pergerakan kurs mata uang di layar monitor, ilustrasi fluktuasi nilai tukar rupiah
Ilustrasi pergerakan kurs mata uang di pasar global. (Foto: Unsplash)

Data PCE AS Jadi Katalis Penting Sore Ini

Pasar keuangan global saat ini sedang menantikan rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) inti Amerika Serikat untuk bulan Mei 2026. Data PCE merupakan indikator inflasi yang paling diperhatikan oleh The Fed dalam menentukan arah kebijakan moneter, sehingga rilis data ini kerap memicu volatilitas di pasar mata uang global, termasuk pasangan USD/IDR.

Data PCE tahunan untuk Mei 2026 dilaporkan naik 4,1%, sejalan dengan ekspektasi ekonom. Angka ini mengonfirmasi bahwa tekanan biaya hidup di AS masih cukup kuat, sehingga memberikan justifikasi bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan moneter ketatnya. Bagi rupiah, data PCE yang tinggi berarti peluang pemangkasan suku bunga semakin kecil dan tekanan pelemahan berpotensi berlanjut.

Proyeksi dari beberapa analis menyebutkan rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan hari ini dengan rentang Rp17.940 sampai Rp17.990. Ada peluang penguatan tipis menjelang akhir pekan apabila data PCE tidak jauh meleset dari ekspektasi pasar.

Baca juga: “Harga USDT (Tether) Hari Ini di 2026, Termasuk Konversi ke Rupiah

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.