XRP Sentuh Level Oversold Bersejarah, Sinyal Kebangkitan Besar di Depan Mata?

Updated
June 28, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – XRP (Ripple) kembali menjadi sorotan setelah indikator teknikal menunjukkan kondisi oversold yang sangat langka di grafik mingguan. Fenomena ini hanya terjadi dua kali sepanjang sejarah XRP, terakhir kali muncul saat pasar kripto mengalami titik terendah pada tahun 2022.

Banyak analis dan trader mulai membandingkan situasi saat ini dengan momen kebangkitan harga XRP di masa lalu. Apakah sinyal ini akan kembali membawa XRP menuju pemulihan besar, atau justru menjadi peringatan akan tekanan jual yang lebih dalam?

RSI Mingguan XRP Sentuh Titik Ekstrem, Sejarah Terulang?

Indikator Relative Strength Index (RSI) menjadi alat utama dalam membaca momentum pasar, khususnya untuk mengidentifikasi kondisi oversold atau overbought pada aset kripto seperti XRP (Ripple). Saat RSI mingguan mendekati atau bahkan turun di bawah angka 30, biasanya pasar sedang mengalami tekanan jual ekstrem dan pelaku pasar mulai kelelahan.

Saat ini, XRP (Ripple) menunjukkan kondisi tersebut, dengan harga yang sempat turun tajam hingga menyentuh kisaran $1,07 dan penurunan harian lebih dari 3%. Dalam sepekan terakhir, XRP (Ripple) telah kehilangan sekitar 10% dari nilainya di seluruh bursa global. Fenomena ini mengingatkan pada situasi akhir tahun 2022, ketika XRP (Ripple) juga mengalami RSI mingguan yang sangat rendah dan akhirnya memicu pemulihan harga signifikan.

Pada saat itu, harga XRP (Ripple) sempat jatuh ke sekitar $0,29 sebelum akhirnya bangkit dalam beberapa bulan berikutnya. Namun, perlu diingat bahwa kondisi pasar saat ini telah banyak berubah, baik dari sisi likuiditas, struktur pasar, maupun faktor makroekonomi global. Meski begitu, sinyal oversold yang sangat jarang ini tetap menjadi perhatian utama para trader dan analis.

Fundamental XRP (Ripple) Kini Lebih Kuat Dibanding 2022

Berbeda dengan tahun 2022, XRP (Ripple) kini memiliki fondasi fundamental yang jauh lebih solid. Kejelasan hukum dari regulator Amerika Serikat telah menghilangkan salah satu hambatan terbesar bagi Ripple (XRP), sehingga membuka peluang kerja sama lintas negara dan adopsi tokenisasi aset dunia nyata di jaringan XRP Ledger.

Data on-chain juga menunjukkan adanya akumulasi besar-besaran oleh whale selama penurunan harga baru-baru ini, yang sering kali menjadi pertanda awal pemulihan harga yang signifikan. Meski demikian, tantangan tetap ada. XRP (Ripple) masih tertinggal dibandingkan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sepanjang tahun ini, terutama akibat penguatan Dolar AS dan ekspektasi likuiditas yang menurun.

Level resistance kuat berada di kisaran $1,30 hingga $1,40, sementara support psikologis utama ada di level $1,00. Beberapa institusi besar seperti Standard Chartered bahkan memproyeksikan harga XRP (Ripple) bisa melampaui $2 pada akhir 2026, meski hal ini sangat bergantung pada persetujuan ETF dan katalis adopsi lainnya.

Sinyal Konfirmasi dan Prospek Harga XRP (Ripple) ke Depan

Para trader kini menantikan dua sinyal utama sebagai konfirmasi potensi pembalikan tren pada XRP (Ripple). Pertama, penutupan mingguan di atas moving average 50-minggu akan menjadi lampu hijau teknikal pertama bagi para pelaku pasar. Kedua, munculnya divergensi RSI akan memperkuat argumen bahwa proses bottoming sedang berlangsung, bukan sekadar pantulan harga sesaat.

Selain faktor teknikal, sentimen pasar kripto secara keseluruhan juga sangat mempengaruhi pergerakan XRP (Ripple). Penurunan harga Bitcoin (BTC) di bawah $60.000 telah menekan hampir seluruh altcoin, termasuk XRP (Ripple) yang kini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $66,2 miliar.

Namun, dengan sinyal oversold yang sangat langka dan dukungan fundamental yang semakin kuat, peluang pemulihan harga XRP (Ripple) dalam jangka menengah hingga panjang tetap terbuka lebar. Para pelaku pasar kini hanya tinggal menunggu konfirmasi teknikal berikutnya sebelum mengambil keputusan besar.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Topic
#XRP

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.