Trump Ancam Tarif 100% untuk Pajak Digital, 5 Saham Teknologi AS Siap Naik Daun?

Updated
June 29, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Eropa kembali memanas setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% pada semua barang dari negara yang mengenakan pajak digital terhadap perusahaan teknologi AS. Langkah ini berpotensi membatalkan berbagai kesepakatan dagang yang telah ada dan memicu kembali konflik dagang global.

Ancaman tersebut secara langsung menargetkan Digital Services Taxes (DST), yaitu pajak yang diterapkan beberapa negara Eropa kepada raksasa teknologi asal Amerika. Jika ancaman ini benar-benar dilaksanakan, dampaknya bisa sangat luas, tidak hanya bagi sektor teknologi, tetapi juga industri otomotif, minuman, hingga barang mewah Eropa.

Polemik Pajak Digital: Sumber Konflik Baru antara AS dan Eropa

Digital Services Taxes (DST) merupakan pajak yang dikenakan atas pendapatan yang diperoleh perusahaan teknologi dari pengguna lokal, bukan dari laba bersih mereka. Prancis menjadi pelopor dengan menerapkan pajak sebesar 3% pada tahun 2019, yang berhasil mengumpulkan sekitar €700 juta ($797 juta) pada tahun 2024, hampir seluruhnya dari perusahaan teknologi Amerika. Inggris, Italia, Spanyol, dan Austria juga mengikuti jejak Prancis dengan kebijakan serupa.

Langkah ini sebelumnya sudah pernah memicu reaksi keras dari Amerika Serikat, di mana pemerintah AS sempat menyiapkan tarif 25% untuk barang Prancis senilai $1,3 miliar sebelum akhirnya ditangguhkan demi negosiasi global. Negosiasi di bawah Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) sempat meredakan ketegangan, namun akhirnya menemui jalan buntu. Kanada bahkan membatalkan rencana pajak digitalnya pada Juni 2025 setelah Trump menghentikan negosiasi dagang.

Dalam pernyataan terbarunya di Truth Social, Trump menegaskan bahwa setiap negara yang menerapkan pajak digital akan langsung dikenai tarif 100% untuk semua barang yang masuk ke Amerika Serikat, tanpa memandang ada atau tidaknya perjanjian dagang. Kebijakan ini diprediksi akan sangat merugikan eksportir Eropa, terutama di sektor otomotif, wine, dan barang mewah.

Raksasa Teknologi AS Berpotensi Mendulang Keuntungan

Ancaman tarif ini sejatinya bertujuan melindungi perusahaan teknologi Amerika seperti Alphabet (GOOGL), Meta (META), Amazon (AMZN), Apple (AAPL), dan Microsoft (MSFT) dari beban pajak tambahan di luar negeri. Jika negara-negara Eropa akhirnya menunda atau membatalkan pajak digital mereka, kelima perusahaan ini akan terhindar dari biaya rutin yang cukup besar.

Pada perdagangan 26 Juni, reaksi pasar terhadap saham-saham teknologi ini terbilang beragam. Meta sempat naik mendekati $555,69, Microsoft pulih di atas $370, dan Alphabet stabil di sekitar $341,54. Sementara itu, Amazon sedikit melemah ke $231,03 setelah sempat mencatatkan harga tertinggi harian, dan Apple naik ke atas $280.

Meski demikian, pergerakan harga saham masih relatif terbatas, meskipun sebelumnya sempat ada kekhawatiran terkait risiko tarif. Namun, keuntungan yang diraih tidak sepenuhnya tanpa risiko. Apple, misalnya, memperoleh sekitar seperempat dari total penjualan tahun fiskal 2024 sebesar $391 miliar, atau sekitar $101 miliar, dari pasar Eropa. Jika Uni Eropa melakukan aksi balasan, perusahaan-perusahaan ini juga bisa terkena dampaknya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.