Jakarta, Pintu News – Pasar kripto kembali mencetak warna merah pada Senin, 30 Juni 2026, dengan Bitcoin (BTC) bertahan di kisaran $59.110 setelah merosot hampir 32% sejak awal tahun. Indeks Fear and Greed berada di angka 13, zona Extreme Fear yang mengindikasikan kepanikan meluas di kalangan investor ritel maupun institusional.
Penutupan kuartal kedua 2026 ini menjadi salah satu yang paling berat dalam sejarah pasar kripto modern. Rentetan arus keluar dana ETF, aksi jual institusional besar-besaran, dan ketidakpastian regulasi menciptakan tekanan berlapis yang membuat harga sulit pulih secara berkelanjutan.
Harga Bitcoin pada 29-30 Juni 2026 bergerak di kisaran $59.110, turun dari posisi awal tahun yang sempat menyentuh level di atas $87.000 pada Januari 2026. Penurunan year-to-date (YTD) sebesar 32% ini menempatkan BTC dalam salah satu fase koreksi terdalam pasca-halving.

Tekanan jual datang berlapis. Pertama, Strategy (sebelumnya MicroStrategy) mengumumkan program penjualan senilai $1,25 miliar untuk sebagian dari 847.363 BTC yang mereka pegang. Berita ini memicu aksi jual lebih luas karena pasar menginterpretasikannya sebagai sinyal bahwa bahkan pemegang institusional terbesar pun mulai mengurangi eksposur.
Baca juga: “Harga Bitcoin Hari Ini 29 Juni 2026: BTC $59.110, Apparent Demand Cetak Rekor Terendah“
Salah satu faktor tekanan terbesar pekan ini adalah arus keluar masif dari ETF Bitcoin spot AS. Selama pekan 22-26 Juni 2026, total outflow mencapai $1,79 miliar, menjadikannya rekor kedua terbesar dalam sejarah produk ETF kripto AS sejak diluncurkan Januari 2024.
Yang mengejutkan, BlackRock IBIT menyumbang sekitar 73% dari total outflow tersebut, atau sekitar $1,30 miliar dalam satu pekan. Ini merupakan bagian dari tren penarikan yang sudah berlangsung selama 6 pekan berturut-turut, dengan total arus keluar kumulatif sepanjang Juni 2026 mencapai $4,06 miliar, melampaui rekor sebelumnya $3,56 miliar yang terjadi pada Februari 2025.
Data dari KuCoin mengonfirmasi bahwa IBIT BlackRock berkontribusi pada 73% dari total outflow ETF Bitcoin selama Juni 2026. Kondisi ini menandai perubahan sikap institusional yang signifikan setelah periode inflow dominan sepanjang akhir 2024 dan awal 2025.

Indeks Fear and Greed kripto yang mencapai angka 15 (Extreme Fear) pada 30 Juni 2026 merupakan sinyal bahwa mayoritas pelaku pasar saat ini didominasi oleh rasa takut. Secara historis, level Extreme Fear yang ekstrem sering mendahului titik balik harga, namun tidak ada jaminan kapan pembalikan itu terjadi.
Indeks ini dihitung berdasarkan volatilitas harga, volume perdagangan, sentimen media sosial, dominasi Bitcoin, dan survei investor. Angka di bawah 25 secara konsisten mengindikasikan kondisi oversold dari perspektif sentimen, bukan harga. Artinya, meski pasar sangat takut, tekanan jual bisa berlanjut selama fundamental makroekonomi belum membaik.
Baca juga: “Pasar Crypto Terus Terjun Bebas, Akankah 2026 Jadi Tahun Terburuk?“
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.