Jakarta, Pintu News – Pi Network kembali membuat gebrakan dengan menghadirkan fitur backend terbaru pada Pi App Studio, platform pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) miliknya. Inovasi ini memungkinkan aplikasi yang dibangun di ekosistem Pi Network untuk menyimpan dan mengingat data pengguna secara otomatis.
Sebelumnya, aplikasi-aplikasi di Pi App Studio hanya dapat berjalan dalam satu sesi tanpa kemampuan menyimpan progres atau preferensi pengguna. Kini, perubahan besar ini membuka peluang baru bagi para kreator untuk menghadirkan aplikasi yang lebih fungsional dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Fitur utama yang diperkenalkan adalah persistent storage atau penyimpanan data secara permanen, yang memungkinkan aplikasi untuk menyimpan dan mengambil data pengguna antar sesi. Dengan adanya fitur ini, aplikasi yang dibangun di Pi App Studio dapat mengingat skor tertinggi pada game, daftar tugas pada aplikasi produktivitas, hingga catatan-catatan penting yang ditulis pengguna.
Sebelumnya, semua data tersebut akan hilang begitu pengguna menutup aplikasi, sehingga pengalaman pengguna menjadi sangat terbatas. Kini, para pengembang tidak lagi harus memutar otak untuk mengatasi keterbatasan ini, karena data pengguna akan tetap tersimpan secara otomatis. Implementasi persistent storage ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan aplikasi yang lebih kompleks dan bermanfaat di masa depan.
Pi Core Team menegaskan bahwa fitur ini merupakan langkah awal dari serangkaian pembaruan backend yang akan terus dikembangkan. Dengan adanya penyimpanan data yang andal, aplikasi-aplikasi berbasis AI di Pi Network dapat memberikan pengalaman yang lebih personal dan berkelanjutan. Hal ini tentu akan mendorong lebih banyak kreator untuk bereksperimen dan membangun aplikasi yang benar-benar dibutuhkan oleh komunitas.
Sebelum adanya pembaruan ini, para pengembang aplikasi di Pi App Studio harus menerima kenyataan bahwa aplikasi mereka hanya dapat digunakan dalam satu sesi saja. Setiap kali pengguna keluar dari aplikasi, semua data dan progres yang telah dicapai akan terhapus, sehingga membatasi jenis aplikasi yang bisa dikembangkan. Banyak ide kreatif yang akhirnya tidak bisa diwujudkan karena keterbatasan teknis tersebut.
Dengan hadirnya backend support, kini para pengembang dapat menciptakan aplikasi yang lebih variatif dan tahan lama. Bagi pengguna, perubahan ini membawa pengalaman yang jauh lebih baik dan efisien. Tidak perlu lagi repot mencatat ulang daftar tugas atau mengulang permainan dari awal setiap kali membuka aplikasi.
Semua data penting akan tetap tersimpan dan dapat diakses kapan saja, memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam penggunaan aplikasi sehari-hari. Inovasi ini juga membuka peluang bagi aplikasi-aplikasi baru yang sebelumnya tidak mungkin dikembangkan di Pi Network.
Pi Core Team secara resmi mengajak para kreator untuk segera mencoba dan memanfaatkan fitur persistent storage yang telah tersedia di App Studio. Dengan adanya dukungan backend ini, para pengembang dapat mulai membangun aplikasi yang lebih interaktif, personal, dan bermanfaat bagi komunitas Pi Network.
Fitur ini juga menjadi pondasi bagi pengembangan fitur-fitur backend lainnya yang akan hadir di masa mendatang. Ekosistem Pi Network kini semakin siap bersaing dengan platform blockchain lain seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Tether (USDT) dalam hal inovasi aplikasi berbasis AI.
Dengan kemampuan menyimpan data pengguna secara aman dan efisien, Pi Network berpotensi menarik lebih banyak pengembang dan pengguna baru. Hal ini tentu akan memperkuat posisi Pi Network di tengah persaingan ketat dunia kripto dan teknologi blockchain global.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer:
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.