Bitcoin (BTC) Terjun ke Level Oversold Terendah Lawan Emas, Sinyal Kuat Reli Besar?

Updated
July 14, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) baru saja mencatatkan level oversold paling ekstrem terhadap emas (gold) berdasarkan data on-chain terbaru. Fenomena ini mengingatkan pada pola historis yang pernah memicu reli harga Bitcoin (BTC) hingga 660% dalam beberapa tahun lalu.

Saat ini, rasio BTC/Gold menunjukkan kondisi yang sangat tidak biasa, menandakan tekanan jual pada Bitcoin (BTC) sudah mendekati titik jenuh. Banyak pelaku pasar kini menyoroti sinyal langka ini sebagai potensi awal perubahan tren besar di pasar kripto.

Rasio BTC/Gold: Indikator Ketegangan Dua Aset Safe Haven

Rasio BTC/Gold mengukur berapa banyak emas yang bisa dibeli dengan satu Bitcoin (BTC), sehingga menjadi tolok ukur kekuatan relatif kedua aset tersebut. Ketika rasio ini mencapai level oversold, artinya Bitcoin (BTC) diperdagangkan jauh di bawah nilai wajarnya dibandingkan emas, menandakan tekanan jual yang sangat berat.

Sumber: BeInCrypto

Saat ini, indikator oscillator BTC/Gold berada di -1,81 standar deviasi dari tren jangka panjangnya, bahkan lebih rendah dari rata-rata empat tahun terakhir di -1,42. Ini adalah titik terendah sejak tahun 2010, menandakan kondisi pasar yang sangat jarang terjadi. Data on-chain juga menunjukkan bahwa harga Bitcoin (BTC) kini berada di bawah tren power-law dan rata-rata empat tahun sekaligus.

Nilai wajar struktural dari tren tersebut bahkan mengindikasikan harga Bitcoin (BTC) seharusnya mendekati $283.000. Sinyal ini didukung oleh berbagai indikator teknikal seperti deviasi dan level oversold pada rasio BTC/Gold. Kombinasi faktor-faktor ini memperlihatkan betapa ekstremnya hubungan antara Bitcoin (BTC) dan emas saat ini.

Emas (Gold) Menguat, Bitcoin (BTC) Tertekan: Apa Penyebabnya?

Kekuatan harga emas belakangan ini mencerminkan perannya sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global. Sementara itu, Bitcoin (BTC) justru mengalami pelemahan akibat volatilitas tinggi dan tekanan makroekonomi yang terus berlangsung. Kondisi ini mendorong rasio BTC/Gold ke titik terendah hingga tahun 2026, menjadi salah satu level terendah sepanjang sejarah.

Banyak analis menilai bahwa tekanan jual pada Bitcoin (BTC) sudah sangat berlebihan, membuka peluang pembalikan arah harga dalam waktu dekat. Sejarah mencatat bahwa setiap kali rasio BTC/Gold mencapai titik jenuh jual ekstrem, pasar kripto sering kali memasuki fase akumulasi besar-besaran.

Contohnya terjadi pada masa bear market 2015, 2018-2019, saat pandemi COVID-19 tahun 2020, dan setelah kolaps FTX di 2022. Setiap titik terendah tersebut menjadi awal dari reli harga Bitcoin (BTC) yang signifikan. Dengan kondisi saat ini yang sangat mirip, banyak pelaku pasar mulai berspekulasi bahwa momentum besar berikutnya bisa segera terjadi.

Sinyal Oversold: Peluang Emas untuk Reli Bitcoin (BTC) Berikutnya?

Data historis menunjukkan bahwa kondisi oversold ekstrem pada rasio BTC/Gold sering kali menjadi zona peluang emas bagi investor Bitcoin (BTC). Setelah mencapai titik terendah, Bitcoin (BTC) biasanya mengalami reli multi-tahun yang sangat besar, bahkan pernah mencapai lebih dari 660%.

Penelitian dari Delphi Digital juga memperkuat pola ini, di mana penurunan rasio sekitar -62% selalu diikuti oleh pemulihan harga yang kuat. Rata-rata reli setelah rasio BTC/Gold melewati titik terendah mencapai sekitar 160%, dengan rebound terbesar terjadi setelah penurunan terdalam.

Meskipun demikian, sinyal ini bukanlah jaminan pasti bahwa reli besar akan terjadi. Biasanya, Bitcoin (BTC) mulai mengungguli emas ketika kondisi likuiditas global membaik atau sentimen risiko pasar meningkat. Perubahan kebijakan moneter atau meningkatnya selera risiko bisa menjadi katalis utama rotasi modal kembali ke Bitcoin (BTC). Dengan kondisi saat ini yang sangat tertekan, pasar berada di titik kritis yang bisa menjadi awal dari pergerakan besar berikutnya.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.