Harga Batu Bara Hari Ini 15 Juli 2026: HBA Tembus US$126,58/Ton

Updated
July 15, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk periode pertama Juli 2026 resmi dipatok naik oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Batu bara kalori tinggi dengan kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR kini berada di level US$126,58 per ton, melanjutkan tren penguatan yang sudah terjadi sejak akhir Juni 2026.

Rincian HBA Juli 2026 Periode I

Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 274.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Periode Pertama Bulan Juli 2026, HBA kalori tinggi 6.322 kcal/kg GAR ditetapkan sebesar US$126,58 per ton. Angka ini naik dibandingkan periode kedua Juni 2026 yang tercatat US$123,91 per ton.

Selain kategori kalori tinggi, pemerintah juga menetapkan tiga kategori HBA lain untuk periode ini. HBA I dengan kesetaraan kalori 5.300 kcal/kg GAR naik ke US$90,94 per ton, HBA II dengan kalori 4.100 kcal/kg GAR berada di US$62,59 per ton, sementara HBA III dengan kalori 3.400 kcal/kg GAR tercatat US$41,91 per ton. Seluruh kategori kompak menguat dibandingkan periode sebelumnya.

HBA sendiri merupakan harga acuan yang dipakai pemerintah untuk berbagai keperluan, mulai dari perhitungan royalti, penetapan kewajiban pasar domestik, hingga acuan harga jual batu bara antar perusahaan. Formulasinya mengacu pada rata-rata sejumlah indeks harga batu bara internasional, yaitu Indonesian Coal Index (ICI), Newcastle Export Index, GlobalCoal NEWC Index, dan Platts Kalimantan Coal Index (Platts5900), dengan penyesuaian terhadap kalori referensi 6.322 kcal/kg GAR.

Dari sisi persentase, kenaikan HBA kalori tinggi pada periode ini tercatat sekitar 2,15% dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan yang relatif moderat ini menunjukkan bahwa pasar batu bara global masih dalam fase konsolidasi setelah sempat menyentuh level tinggi pada pertengahan tahun, sebelum akhirnya terkoreksi kembali menjelang pertengahan Juli 2026.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga

Kenaikan HBA periode ini tidak lepas dari pergerakan harga acuan internasional yang menjadi komponen utama perhitungannya. Sepanjang paruh kedua Juni 2026, harga batu bara termal di pasar global masih bertahan tinggi akibat permintaan musim panas dari kawasan Asia Timur serta ketatnya pasokan dari sejumlah negara pengekspor utama.

Namun, perlu dicermati bahwa harga acuan internasional seperti ICE Newcastle Coal justru mulai menunjukkan koreksi pada awal Juli 2026, sempat turun ke bawah US$130 per ton setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati perjanjian damai sementara yang membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. Karena HBA dihitung dari rata-rata indeks periode sebelumnya, dampak koreksi harga terbaru ini baru berpotensi terlihat pada penetapan HBA periode berikutnya.

Selain faktor eksternal, kebijakan domestik seperti pengetatan pengawasan ekspor dan pemenuhan kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik dalam negeri juga turut menjadi variabel yang memengaruhi pergerakan harga acuan pada beberapa periode sebelumnya.

Dampak ke Industri dan Penerimaan Negara

HBA menjadi acuan utama dalam perhitungan royalti serta Dana Hasil Produksi Batubara yang wajib disetorkan perusahaan tambang kepada negara. Dengan naiknya HBA kalori tinggi, penerimaan negara dari sektor batu bara berpotensi ikut terkerek, mengingat Indonesia masih menjadi salah satu eksportir batu bara termal terbesar dunia.

Kenaikan ini juga turut memengaruhi kinerja emiten tambang batu bara yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, sebab harga jual produk mereka ke pasar domestik maupun ekspor banyak mengacu pada rentang HBA yang berlaku.

Selain itu, HBA juga menjadi salah satu variabel dalam menghitung Domestic Market Obligation, yakni kewajiban produsen batu bara memasok sebagian produksinya untuk kebutuhan dalam negeri, terutama untuk PT PLN (Persero) dan industri pengolahan mineral yang memerlukan pasokan energi stabil.

Baca juga: β€œHarga Tembaga HMA 2026 Capai $12.655/dmt: Rekor Tertinggi Sepanjang Masa” untuk melihat bagaimana tren harga komoditas lain turut bergerak pada periode yang sama.

Alat berat beroperasi di tambang batu bara terbuka
Alat berat beroperasi di area tambang batu bara terbuka. Sumber: Jonny Caspari via Unsplash

Bagaimana Harga Batu Bara Global Bergerak

Di pasar internasional, harga batu bara acuan ICE Newcastle bergerak di rentang US$128 hingga US$130 per ton pada awal Juli 2026, turun sekitar 12% dibandingkan sebulan sebelumnya, meski masih lebih tinggi sekitar 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pelemahan ini terutama dipicu meredanya kekhawatiran gangguan pasokan energi di Timur Tengah.

Kendati begitu, sejumlah analis energi menilai permintaan batu bara dari pembangkit listrik di kawasan Asia, termasuk Indonesia, India, dan Tiongkok, masih relatif kuat menjelang musim panas, sehingga membatasi ruang penurunan harga lebih lanjut dalam jangka pendek.

Pergerakan harga acuan internasional ini penting untuk dicermati pelaku pasar dalam negeri, sebab penetapan HBA oleh Kementerian ESDM pada dasarnya merupakan cerminan dari rata-rata harga di pasar global pada periode sebelumnya. Artinya, tren naik atau turunnya harga spot batu bara saat ini akan lebih terlihat dampaknya pada HBA yang berlaku beberapa pekan ke depan, bukan pada periode yang sedang berjalan.

Investasi Emas Crypto Mulai dari Rp11.000

Seiring berkembangnya teknologi blockchain, kini emas tidak hanya bisa dimiliki dalam bentuk fisik seperti perhiasan atau batangan, tetapi juga dalam bentuk digital melalui aset crypto berbasis emas seperti PAX Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT).

Emas crypto menawarkan cara investasi emas yang lebih fleksibel, praktis, dan modern dibandingkan emas fisik. Beberapa kelebihan investasi emas crypto di Pintu adalah:

  • Mulai investasi dari nominal kecil, yaitu Rp11.000.
  • Bisa ditradingkan kapan saja selama 24/7.
  • Spread harga lebih rendah dibandingkan emas fisik.
  • Aman karena berizin dan diawasi OJK.
  • Pembelian mudah dan dapat dijadwalkan otomatis.
  • Bisa dikirim antar wallet dengan cepat dan praktis.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

Β© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.