Apa itu Dollar Cost Averaging?

July 13, 2021
Combined Shape 2
2 Menit
Bagikan
Reading Time: 2 minutes

Ada berbagai strategi untuk berinvestasi. Salah satunya adalah Dollar Cost Averaging (DCA), yang berarti menginvestasikan jumlah aset yang sama secara berkala. Dengan berinvestasi secara berkala, investor dapat meminimalisasi dampak volatilitas harga karena mereka membeli aset pada interval waktu yang berbeda. Jadi, mereka berinvestasi pada harga beli rata-rata, tidak menginvestasikan asetnya satu kali pada satu harga.

Sehingga, dalam jangka panjang, investor dapat memaksimalkan peluangnya untuk mendapatkan keuntungan. Dengan strategi ini, investor juga akan lebih mudah menghadapi naik turunnya emosi akibat kenaikan atau penurunan harga yang drastis dalam cryptocurrency. Metode ini sangat cocok untuk investor pemula dan investor jangka panjang.

Apa keuntungan Dollar Cost Averaging?

Dollar Cost Averaging memiliki keuntungan antara lain:

  • Mengatasi resiko dari tidak mengambil waktu yang tepat untuk membeli aset
  • Menghilangkan resiko berinvestasi karena emosi
  • Sangat cocok untuk investor yang ingin berinvestasi dalam jangka panjang

Bagaimana cara kerjanya?

Misalkan kamu memiliki uang Rp 10 juta rupiah dan kamu sudah mengalokasikannya untuk membeli bitcoin. Harga bitcoin pada saat ini misalkan di kisaran harga Rp 500 juta rupiah. Maka kamu akan mendapatkan:

10,000,000/500,000,000 = 0.02 BTC

Akan tetapi, jika kamu memutuskan untuk membeli Bitcoin dengan metode DCA dan akan membeli bitcoin secara bertahap selama 10 minggu dengan alokasi dana Rp 1 juta rupiah tiap minggunya, maka Bitcoin yang kamu dapatkan akan menjadi sebagai berikut:

MingguHargaSatu kali pembelian Rp10 jutaRp1 juta x 10
Minggu 1 Rp500.000 0.02 BTC0.002 BTC
Minggu 2 Rp510.0000.00196 BTC
Minggu 3 Rp470.0000.00212 BTC
Minggu 4Rp460.000 0.00217 BTC
Minggu 5Rp475.0000.00210 BTC
Minggu 6Rp400.0000.0025 BTC
Minggu 7Rp500.0000.002 BTC
Minggu 8Rp490.0000.00204 BTC
Minggu 9Rp510.0000.00196 BTC
Minggu 10 Rp450.000 0.002 BTC
0.02 BTC0.021 BTC

Jika pada Minggu ke 11 harga Bitcoin naik menjadi Rp 525 juta maka dengan membeli secara bertahap investor dapat memiliki keuntungan lebih.

Dollar Cost Averaging sangat baik dilakukan pada saat bear market atau saat pasar mengalami tren penurunan harga. Karena investor bisa mendapatkan aset dengan harga yang makin lama makin murah.

Metode ini juga baik digunakan untuk jangka panjang dan melatih para investor untuk rajin menabung setiap hari/minggu/bulan.

Kalau kamu ingin ketahui lebih lanjut alasan di balik mengapa bitcoin menjadi salah satu instrumen investasi yang dipilih banyak orang, kamu bisa baca artikel berikut ini: Mengapa Banyak Orang Investasi Bitcoin?

Simulasi keuntungan Dollar Cost Averaging

Pada aplikasi Pintu, terdapat fitur Nabung Rutin yang kamu bisa gunakan untuk membuat simulasi seberapa sering kamu harus menabung secara rutin dan berapa investasi yang bisa kamu dapatkan. Cukup download aplikasi Pintu dan klik fitur “Nabung Rutin” atau “DCA” yang terdapat pada halaman utama aplikasi.

Kamu juga bisa mengunjungi website Pintu untuk mengetahui seberapa banyak keuntungan yang bisa anda dapatkan dengan berinvestasi secara teratur seperti lewat DCA.

Author
Nadya Rahmaesya

Topik

Bagikan

Artikel Terkait

Mulai Investasi Sekarang
Daftar dalam hitungan menit, langsung mulai investasi.
Alamat Perusahaan
Kantor Pusat
The City Tower Lantai 27 Jalan M.H Thamrin No.81, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10310 Indonesia
Operasional & Customer Support
Rukan Permata Senayan Blok H1-H2 Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12210 Indonesia
Terdaftar dan Diawasi
Foundations/Reg-license/ISO27001
© 2021 PT. Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
Perdagangan aset crypto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Kinerja pada masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, expected return dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan illustrasi. Semua keputusan perdagangan aset crypto merupakan keputusan independen oleh pengguna.