Apa Itu NEAR Protocol (NEAR)?

April 28, 2022
Combined Shape 2
10 Menit
Bagikan
Gambar Apa Itu NEAR Protocol (NEAR)?
Reading Time: 10 minutes

Peningkatan popularitas jaringan Ethereum mendorong terciptanya banyak platform blockchain yang ingin menciptakan ekosistem decentralized finance (DeFi) dan decentralized applications (DApps). Ethereum berhasil menarik banyak pengguna baru kepada platformnya dan membangun fondasi terciptanya ekosistem industri kripto yang baru. Namun, masalah skalabilitas dan kepadatan jaringan Ethereum melahirkan banyak platform lain yang berusaha menangkap pengguna dan pengembang aplikasi yang mencari alternatif selain Ethereum. Salah satunya adalah NEAR Protocol. Lalu, apa itu NEAR Protocol (NEAR)? Apa saja kelebihan yang ia miliki dibanding platform blockchain lainnya? Artikel ini akan menjelaskan berbagai aspek tentang NEAR.

Ringkasan Artikel

  • ūüĆź Near Protocol (NEAR) adalah sebuah platform terdesentralisasi yang memiliki kapabilitas smart-contract yang dapat mendukung terciptanya ekosistem DeFi dan DApps. NEAR didesain sebagai blockchain Layer-1 yang murah, cepat, dan lebih mudah digunakan oleh pengembang aplikasi.
  • ūüíĽ Jaringan NEAR didukung oleh teknologi sharding khusus yang disebut Nightshade. Sharding dapat meningkatkan kecepatan dan skalabilitas jaringan tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi sehingga menjadi salah satu solusi terhadap permasalahan blockchain trilemma.
  • ūüĒ• Ekosistem DeFi NEAR baru saja berjalan dan bertumbuh pada awal tahun 2021. Saat ini mayoritas aplikasi DeFi NEAR tumbuh di jaringan AURORA. Beberapa proyek DeFi yang sudah memiliki TVL cukup besar adalah Trisolaris, Ref Finance, dan Bastion. Selain itu, NEAR juga memiliki beberapa pasar digital NFT seperti Paras dan Mintbase.
  • ūü§Ď NEAR adalah beberapa dari sedikit blockchain yang memiliki banyak dukungan investor besar. al ini menunjukkan adanya kepercayaan besar terhadap ekosistem NEAR. Industri DeFi yang baru saja berkembang menunjukkan bahwa NEAR masih memiliki banyak potensi penggunaan yang belum tereksplorasi. Hal ini bisa saja menjadi katalis untuk meningkatkan harga NEAR.

Apa Itu Near Protocol (NEAR)?

Near Protocol (NEAR) adalah sebuah platform terdesentralisasi dengan kapabilitas smart-contract yang dapat mendukung terciptanya ekosistem DeFi dan DApps. Selain itu, NEAR memiliki kompatibilitas dengan jaringan Ethereum melalui Ethereum Virtual Machine (EVM) sehingga pengembang aplikasi Ethereum dapat berpindah ke NEAR dengan mudah.

NEAR didesain sebagai blockchain Layer-1 yang murah, cepat, dan lebih mudah digunakan oleh pengembang aplikasi. Pilar utama jaringan NEAR adalah inovasi dalam teknologi Layer-2 yang disebut sharding dan penggunaan mekanisme konsensus Doomslug. Kedua teknologi ini memungkinkan NEAR untuk memproses transaksi dalam waktu yang cepat, ideal untuk digunakan secara massal.

Aset kripto bawaan dari jaringan NEAR adalah coin NEAR. Menurut CoinMarketCap (13 April 2022), NEAR Protocol menempati peringkat ke-18 dengan kapitalisasi pasar senilai $10,9 milyar dolar. Harga coin NEAR saat ini adalah $16,3 dolar dengan suplai maksimum 1 bilyar NEAR. Saat ini, jumlah coin NEAR yang sudah beredar di pasar adalah sekitar 667 juta NEAR.

Siapa Pencipta NEAR?

NEAR diciptakan pada tahun 2018 oleh Illia Polosukhin dan Alexander Skidanov. Alex sebelumnya bekerja untuk Microsoft sebagai insinyur perangkat lunak, dan Illia bekerja di bidang teknik untuk Google. Layaknya pengembang blockchain pada masanya, mereka menciptakan NEAR dari permasalahan teknologi blockchain yang dianggap terlalu lambat, mahal, dan tidak dapat memproses transaksi dalam skala besar.

Setelah berkaca dari teknologi smart-contract Ethereum, tim NEAR menemukan kalau proses pemrograman milik Ethereum rumit dan tidak intuitif, terutama bagi pengembang aplikasi pada umumnya. Mereka berangkat dari titik ini untuk membangun komponen pemrograman NEAR sesuai dengan standar industri seperti di Google dan Microsoft. Hal ini dilakukan untuk mempermudah transisi bagi pengembang non-kripto yang ingin membangun aplikasi di atas NEAR.

Maka dari itu, pendekatan NEAR dalam membangun jaringannya adalah mengutamakan kemudahan bagi pengembang yang ingin membangun aplikasi dalam ekosistem NEAR.

Baca juga: Whitepaper NEAR

Tokenomic NEAR

Token NEAR memiliki tiga kegunaan utama: keamanan jaringan (melalui staking), biaya transaksi dan penyimpanan data, serta alat pertukaran. Hal unik dari kegunaan NEAR adalah kamu bisa menyewa tempat penyimpanan data jika kamu memiliki NEAR. Namun, untuk memanfaatkan penyimpanan data ini kamu perlu mengunci NEAR milikmu. Skema ini sangat menguntungkan dalam jangka panjang karena memberikan insentif bagi pengguna untuk tidak menjual NEAR dan menggunakannya sebagai jaminan penyimpanan data.

Emisi token NEAR menunjukkan bahwa mayoritas coin NEAR sudah didistribusikan, termasuk token milik investor pendukung.
Periode emisi token NEAR. Sumber: Messari

NEAR Protocol adalah salah satu aset kripto yang didukung oleh banyak investor besar. Aset NEAR yang dipegang oleh investor-investor ini sebagian besar sudah tidak terkunci dan sisanya dibuka secara berkala hingga 2 tahun ke depan. Hal ini penting karena tidak ada token dalam jumlah besar yang tiba-tiba terbuka yang akan menyebabkan harga NEAR jatuh.

Bagaimana Cara Kerja NEAR?

NEAR Protocol adalah blockchain yang memanfaatkan teknologi proof-of-stake (PoS). Dalam jaringan PoS, setiap transaksi diproses melalui validator yang dipilih berdasarkan jumlah token yang mereka pertaruhkan/stake. Aset kripto dengan sistem PoS tidak memerlukan proses penambangan karena jaringan diamankan oleh validator dan semua token sudah dibuat sejak awal NEAR diluncurkan.

Baca juga: Apa itu proof-of-stake (PoS)?

Selain itu, NEAR Protocol memegang empat prinsip dalam mendesain infrastruktur jaringannya.

  • Kegunaan: Pengembang harus bisa membuat, menguji, dan menerapkan kontrak dalam cara yang mudah dan mereka kenali untuk mempercepat proses pembuatan aplikasi. Interaksi pengguna dengan aplikasi juga harus dibuat semudah dan sesederhana mungkin.
  • Skalabilitas: Platform harus memiliki skalabilitas tanpa batas.
  • Kesederhanaan: Desain setiap komponen dari sistem harus sesederhana mungkin untuk mencapai fungsi utamanya.
  • Desentralisasi Berkelanjutan: Hambatan untuk berpartisipasi sebagai validator harus dibuat serendah mungkin agar menciptakan ekosistem yang inklusif tanpa mengorbankan keamanan jaringan.

Mengikuti empat prinsip di atas, NEAR memanfaatkan jaringan PoS yang memiliki skalabilitas lebih baik daripada PoW. Layaknya jaringan PoS lain seperti Solana, Polkadot, dan Fantom, proses transaksi NEAR dapat dilakukan dalam hitungan detik dengan biaya yang cukup murah. Pengembang NEAR juga melakukan modifikasi untuk meningkatkan skalabilitas jaringan agar NEAR tidak mengalami hambatan yang Ethereum alami (biaya transaksi mahal saat jaringan padat). Modifikasi ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi sharding yang disebut nightshade.

Sharding

Blockchain trilemma sebuah permasalahan di mana sebuah blockchain harus memprioritaskan antara desentralisasi, skalabilitas, dan keamanan. NEAR protocol menyelesaikan permasalahan trilema blockchain menggunakan Nightshade
Permasalahan trilema blockchain. Sumber: Ledger

Sharding adalah arsitektur blockchain yang memungkinkan setiap node (komputer/server) yang berpartisipasi dalam proses verifikasi untuk hanya menyimpan sebagian kecil dari data platform. Teknologi sharding membagi proses penyimpanan data blockchain menjadi pecahan-pecahan (shards) yang lebih kecil, yang memungkinkan mereka untuk disimpan di berbagai pihak. Dalam melakukan ini, ia mendistribusikan beban komputasi dan penyimpanan data di beberapa node, mengurangi beban sistem secara keseluruhan. Sharding dapat meningkatkan kecepatan dan skalabilitas jaringan tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi sehingga menjadi salah satu solusi terhadap permasalahan blockchain trilemma.

ūüí° Blockchain trilemma

adalah sebuah permasalahan di mana sebuah blockchain harus memprioritaskan antara desentralisasi, skalabilitas, dan keamanan. Idealnya, sebuah blockchain harus bisa mencapai ketiganya. Namun, secara realita biasanya harus ada satu aspek yang dikorbankan agar 2 lainnya dapat dicapai.

Secara teknis, sharding mengurangi beban komputasi jaringan dengan cara melibatkan sekelompok validator sekaligus untuk memproses beberapa blok tertentu. Setiap kelompok validator ini ditugaskan ke shard chain-nya masing-masing. Algoritma yang menentukan kelompok validator disebut sebagai beacon chain yang bertugas mengkoordinasikan jaringan secara keseluruhan. Beacon chain menugaskan kelompok validator kepada shard chain-nya masing-masing berdasarkan algoritma pemilihan acak agar sistem tetap aman.

ūüí° Tahukah kamu? Pembaruan jaringan Ethereum 2.0 atau the Merge juga memanfaatkan teknologi sharding dan Vitalik Buterin (pendiri Ethereum) sendiri mendukung penggunaan teknologi ini untuk menyelesaikan masalah blockchain trilemma.

Nightshade

Nightshade memiliki perbedaan dengan sistem sharding pada umumnya karena ia tidak memecah 1 blockchain menjadi beberapa shard chain. Sistem nightshade memecah proses pembuatan blok kepada beberapa kelompok yang ditentukan secara acak. Jadi, nightshade tidak memecah chain utama namun memecah setiap blok menjadi berbagai bagian kecil yang disebut chunk. Setiap validator memiliki tugas mengumpulkan chunk dan membentuknya menjadi sebuah blok.

Nightshade memecah informasi lengkap tentang status sistem dan logika transaksi dalam berbagai shard menjadi chunk. Hal ini memastikan setiap validator tidak memiliki pengaruh untuk melumpuhkan sistem secara keseluruhan karena mereka hanya memiliki informasi kecil tentang blok yang diproses. Teknologi nightshade memungkinkan Near Protocol mengurangi beban terhadap sistem saat jaringannya sedang mengalami kepadatan dan meningkatkan keamanannya.

ūüí° Pengembang NEAR sedang merencanakan pembaruan terhadap Nightshade yang disebut dynamic re-sharding di mana jumlah dari shard dapat berkurang dan bertambah sesuai dengan kepadatan jaringan. Hal ini akan meningkatkan skalabilitas NEAR secara signifikan.

Aurora

Jaringan Aurora adalah sisi layer-2 dari Near Protocol yang memiliki kompatibilitas dengan EVM (Ethereum Virtual Machine). Aurora menjadi jembatan NEAR Protocol ke dalam jaringan Ethereum karena NEAR sendiri tidak memiliki kompatibilitas natural dengan blockchain yang lain.
Fitur yang dimiliki Aurora. Sumber: Aurora

Jaringan Aurora adalah sisi layer-2 dari Near Protocol yang memiliki kompatibilitas dengan EVM (Ethereum Virtual Machine). Aurora menjadi jembatan NEAR Protocol ke dalam jaringan Ethereum karena NEAR sendiri tidak memiliki kompatibilitas natural dengan blockchain yang lain. Aurora menyelesaikan permasalahan kompatibilitas NEAR karena ia berjalan layaknya side chain pada umumnya. Namun, berbeda dengan Layer-2 lain seperti Polygon (MATIC), Aurora memanfaatkan semua teknologi dan validator dari NEAR dan tidak memiliki aset kripto tersendiri.

Meskipun begitu, pengembang aplikasi kripto dapat membangun di atas jaringan Aurora. Aurora memberikan jaringan alternatif bagi pengembang yang ingin menggunakan EVM namun memanfaatkan biaya transaksi yang murah dan cepat dari jaringan NEAR.

Menggunakan Aplikasi dalam Ekosistem NEAR dan Aurora

Ekosistem DeFi dan DApps NEAR tergolong salah satu yang paling baru karena fitur DeFi baru diluncurkan pada April 2021. Namun terdapat beberapa aplikasi DeFi yang sudah bisa digunakan.
Beberapa DApps terbaik di ekosistem NEAR dan Aurora. Sumber: NEAR_mates

Ekosistem DeFi dan DApps NEAR tergolong salah satu yang paling baru karena fitur DeFi baru diluncurkan pada April 2021. Gambar di atas dapat menunjukkan bahwa total dana yang dikunci dalam berbagai aplikasi DeFi pada NEAR pun masih tergolong sedikit, terutama kalau dibandingkan dengan Fantom, Terra, dan Solana. Namun, ekosistem DeFi di NEAR masih dalam tahap awal dan beberapa proyek terlihat menjanjikan. Berikut beberapa aplikasi DeFi di NEAR yang bisa kamu gunakan.

ūüí° Salah satu situs yang memberikan informasi paling lengkap tentang DeFi adalah DeFiLlama

Trisolaris (Aurora)

Trisolaris adalah DEX (pertukaran uang terdesentralisasi) pertama dan terbesar dalam ekosistem NEAR yang dimodifikasi dari protokol SushiSwap. Ia dibangung di atas jaringan Aurora sehingga memiliki kompatibilitas dengan semua blockchain yang memiliki EVM. Menurut DeFiLlama, Trisolaris memiliki TVL sebesar $268 juta dolar (18 April 2022), kedua terbesar setelah Bastion. Di dalam Trisolaris, kamu bisa melakukan staking TRI (aset kripto Trisolaris), menukarkan aset kripto, dan menjadi penyedia likuiditas (LP) untuk mendapatkan keuntungan cukup besar (30-100%).

Selain itu, Trisolaris juga berencana menggunakan model ve (model pemungutan suara menggunakan token) yang dipopulerkan oleh Curve untuk menarik lebih banyak pengguna dan dana ke dalam aplikasinya.

Bastion (Aurora)

Bastion adalah sebuah protokol tabungan dan peminjaman terdesentralisasi pertama yang dibangun di atas Aurora. Protokol Bastion memanfaatkan algoritma automated market maker (AMM) untuk menentukan berbagai aspek dari aplikasinya. Aset kripto bawaan Bastion adalah BSTN yang digunakan sebagai governance token. Saat ini, Bastion merupakan aplikasi DeFi dengan TVL paling besar di Aurora senilai $447 juta dolar.

Layaknya Curve, Bastion juga berencana menggunakan model ve untuk mendorong perebutan insentif liquidity pool. Pengembang Bastion menjelaskan bahwa tujuan akhir dari Bastion adalah menjadi sumber likuiditas dana bagi ekosistem NEAR dan menjadi aplikasi simpan pinjam paling besar.

Ref Finance (NEAR)

Ref Finance adalah sebuah protokol DeFi multifungsi yang dibangun di atas jaringan NEAR. Aplikasi memungkinkanmu melakukan staking, menukarkan aset kripto, menjadi penyedia likuiditas, dan melakukan farming dalam satu aplikasi. Aset kripto bawaan Ref Finance adalah REF. Menurut DeFiLlama, Ref Finance menempati peringkat pertama aplikasi DeFi dengan TVL terbesar di jaringan NEAR yaitu $175 juta dolar. Salah satu fitur unik dari Ref Finance adalah biaya dari setiap kumpulan dana dapat dimodifikasi oleh penyedia likuiditas yang menciptakannya. Saat ini Ref Finance adalah DeFi multifungsi paling besar di jaringan NEAR.

Pasar Digital NFT di NEAR

  • Mintbase: Mintbase adalah pasar digital NFT paling besar di ekosistem NEAR dengan konsep yang mirip seperti OpenSea. Namun, pengembang proyek NFT dapat membuat ‚Äėtoko‚Äô di atas protokol Mintbase dengan berbagai fitur seperti galeri virtual. NFT di Mintbase kebanyakan berisi koleksi NFT artistik.
  • Paras: Paras adalah salah satu pasar digital NFT di NEAR yang dikurasi. Semua koleksi NFT di sini telah melalui proses evaluasi untuk memastikan kualitasnya. Selain itu, Paras juga sangat berorientasi kepada kreator NFT dengan mengenakan biaya yang murah kepada penjual NFT. Koleksi-koleksi NFT yang ada di Paras mayoritas berisi animasi, kartun, dan avatar yang sudah menjadi ciri khas NFT.

Apa Yang Membuat NEAR Unik?

  • ‚ö° Transaksi cepat dan murah: Penggunaan jaringan PoS memastikan semua transaksi di NEAR dapat diproses secara cepat dengan biaya transaksi yang murah.
  • ‚öõÔłŹ Teknologi sharding nightshade: Nightshade adalah teknologi sharding yang memungkinkan sebuah blockchain untuk menyusut dan mengembang sesuai dengan kepadatan jaringan dan jumlah penggunanya. Nightshade memungkinkan operasionalisasi blockchain menjadi semakin efisien sesuai dengan kebutuhan.
  • ūü§Ď Dukungan berbagai investor besar: NEAR adalah salah satu blockchain yang memiliki dukungan besar dari berbagai investor institusional seperti A16Z dan CoinBase Ventures.
  • ūüĆź Ekosistem DeFi: Jaringan NEAR memiliki ekosistem DeFi yang baru saja mulai tumbuh dan berkembang. Berbagai protokol aplikasi finansial sedang dalam proses perkembangan yang bisa memberikan keuntungan bagi investor yang berani berinvestasi pada proyek baru yang memiliki potensi.
  • ūüĆ≤ Lisensi Climate Neutral: NEAR adalah salah satu dari sedikit blockchain yang memiliki lisensi climate neutral yang artinya jaringan NEAR sangat ramah lingkungan. Hal ini membuat NEAR menjadi menarik bagi pengguna yang hanya ingin menggunakan aset kripto dengan emisi karbon rendah dan ramah lingkungan.

NEAR Sebagai Investasi

Harga koin NEAR Protocol mengalami kenaikan sekitar 1.000% yang dimulai dari $2 dolar dan memuncak pada angka $20 dolar pada awal 2022. NEAR protocol berhasil mengalami kenaikan harga beberapa kali pada awal 2022.
Grafik harga NEAR selama setahun terakhir.

Harga koin NEAR Protocol mengalami kenaikan sekitar 1.000% yang dimulai dari $2 dolar dan memuncak pada angka $20 dolar pada awal 2022. Pergerakan harga drastis ini pada awalnya dimulai dengan popularitas aset kripto Layer-1 yang terus meningkat sejak awal 2021. Blockchain seperti Fantom, Terra, Avalanche, dan Solana mulai menarik banyak pengguna karena biaya transaksinya yang sangat murah dan cepat apabila dibandingkan dengan Ethereum.

Baca juga: Apa itu analisis fundamental?

Salah satu katalis utama yang mendorong harga NEAR pada tahun 2021 adalah pengumuman tentang pendanaan sebesar $800 juta dolar untuk pengembang aplikasi yang ingin membangun di jaringan NEAR. Dana ini menarik banyak proyek kripto dan mempercepat implementasi berbagai aplikasi DeFi di jaringan NEAR dan Aurora. Pengumuman tersebut terjadi pada Oktober 2021 yang kemudian diikuti oleh pembaruan sistem nightshade dari jaringan NEAR.

Semua hal ini menjadi pendorong harga NEAR untuk terus meningkat hingga awal 2022 di mana ia mengalami penurunan mengikuti pasar kripto yang melemah.

koin NEAR adalah ia merupakan salah satu aset kripto yang paling diminati oleh investor institusi besar. NEAR protocol berhasil menarik banyak investor institusional besar karena teknologi dan ekosistemnya.
Data aset kripto yang paling banyak dimiliki oleh investor institusional. Sumber: Messari

Salah satu argumen kuat untuk berinvestasi pada koin NEAR adalah ia merupakan salah satu aset kripto yang paling diminati oleh investor institusi besar. Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan besar terhadap ekosistem NEAR. Selain itu, perkembangan ekosistem DeFi pada jaringan NEAR dan Aurora baru saja dimulai dengan berbagai proyek baru diluncurkan atau masih dalam tahap awal. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem DeFi NEAR memiliki potensi besar dan peluncuran proyek-proyek DeFi bisa menjadi katalis yang mendorong harga naik.

Namun, kamu harus mengerti bahwa kompetisi industri DeFi di antara beberapa Layer-1 sudah sangat sengit. NEAR bisa saja kalah oleh kompetitor lebih populer seperti Fantom, Terra, atau Solana. Meskipun begitu, NEAR memiliki teknologi yang cukup canggih. Nightshade pada dasarnya adalah teknologi sharding yang akan digunakan oleh pembaruan Ethereum 2.0 (The Merge) yang mempengaruhi skalabilitas secara signifikan. NEAR adalah satu-satunya blockchain yang mengintegrasikan teknologi sharding langsung ke dalam fondasinya. Hal ini bisa saja menjadi kelebihan paling berpengaruh agar NEAR bisa unggul dari blockchain Layer-1 lainnya.

Membeli NEAR

Saat ini, token NEAR sudah bisa kamu beli di aplikasi Pintu. Melalui Pintu, kamu tidak hanya bisa membeli NEAR, tapi juga bitcoin (BTC), ether (ETH) serta koin lainnya dengan cara yang aman dan mudah.

Selain itu, aplikasi Pintu kompatibel dengan berbagai macam dompet digital populer seperti Metamask untuk memudahkan transaksimu. Ayo download aplikasi cryptocurrency Pintu di Play Store dan App Store! Keamananmu terjamin karena Pintu diregulasi dan diawasi oleh Bappebti dan Kominfo.

Kamu juga bisa belajar crypto lebih lanjut melalui berbagai artikel Pintu Academy yang diperbarui setiap minggunya! Semua artikel Pintu Akademi dibuat untuk tujuan edukasi dan pengetahuan, bukan sebagai saran finansial.

Referensi

Ari Budi Santosa
Author
Ari Budi Santosa

Topik

Bagikan

Artikel Terkait