Apa itu Breakout Trading dan Bagaimana Cara Melakukannya?

Updated
March 9, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Apa itu Breakout Trading dan Bagaimana Cara Melakukannya?
Reading Time: 4 minutes

Breakout adalah salah satu kondisi terbaik yang dipilih dan dimanfaatkan oleh trader untuk melakukan trading. Terdengar familiar, apa itu Breakout Trading dan bagaimana cara melakukan strategi ini untuk memaksimalkan keuntungan trading kamu? Simak selengkapnya di bawah ini.

Apa Arti Breakout?

Dilansir dari kamus online Cambridge, breakout sendiri memiliki arti “peningkatan yang terjadi secara tiba-tiba”. Istilah breakout ini juga sering muncul dalam dunia trading, terlebih dalam analisis teknikal, yang mana sebenarnya memiliki konsep yang tidak jauh berbeda dengan pengertian breakout pada umumnya.

Baca juga: Perbedaan Analisis Teknikal, Fundamental, dan On-Chain

Apa itu Breakout dalam Trading?

Dikutip dari laman Investopedia, Cory Mitchell menjelaskan bahwa arti breakout dalam trading adalah kondisi di mana harga aset bergerak di atas level resistance dan di bawah level support. Breakout digolongkan sebagai salah satu kondisi trading yang subjektif karena tidak semua pedagang menerapkan level support dan resistance yang sama.

Cory menambahkan bahwa banyak trader yang menggunakan level resistance atau support sebagai indikator untuk menetapkan posisi masuk trading dan level stop loss. Oleh karena itu, breakout dapat digunakan untuk memaksimalkan keuntungan maupun meminimalisir kerugian agar tidak semakin besar.

Kondisi breakout di crypto sendiri juga ditandai dengan meningkatnya volume perdagangan. Volume yang lebih tinggi dari rata-rata biasanya akan mengonfirmasi breakout dan menunjukkan bahwa ada banyak trader yang tertarik untuk mengambil posisi keluar atau masuk trading, tergantung dari jenis breakout-nya.

breakout trading crypto
(Investopedia.com)

Namun, jika breakout diiringi dengan volume perdagangan yang rendah, maka akan menjadi indikasi bahwa pembalikan cenderung gagal dan harga aset akan bergerak kembali ke tren perdagangan sebelumnya.

Apa itu Breakout Trader?

Breakout trader adalah sebutan bagi para pedagang yang melakukan transaksi jual beli, memasuki posisi trading, atau berhenti dari perdagangan tepat ketika kondisi breakout sedang terjadi.

Analis IG Markets menegaskan bahwa pada umumnya trader menggunakan kondisi breakout untuk mengidentifikasi tren di tahap awal. Dengan mengenali tren di tahap awal, trader dapat menemukan peluang yang menguntungkan dan merancang strategi trading untuk mendatangkan pengembalian hingga berkali lipat.

Desember kemarin, Trevor Jennewine dari Nasdaq merekomendasikan breakout trader untuk memilih aset Solana dan Avalanche untuk meraup keuntungan karena kecepatan transaksi luar biasa yang dimungkinkan oleh mekanisme konsensus inovatif mereka. Mekanisme Proof-of-Stake (PoS) dan snow protocols berhasil menjadikan mereka sebagai blockchain tercepat di dunia

Strategi Breakout Trading dalam Forex, dan Crypto

Pada umumnya, strategi breakout adalah sebagai berikut. Penembusan harga aset di atas level support memberi sinyal kepada trader untuk menempatkan posisi beli. Sementara itu, penembusan harga di bawah level resistance mengindikasikan agar trader mengambil posisi short dan menjual aset dengan posisi long.

Baca juga: Apa itu Long Position vs Short Position dalam Trading?

DIlansir dari CMC Markets, strategi breakout adalah strategi trading yang cocok diaplikasikan dalam semua jenis perdagangan, termasuk day trading dan swing trading. Trader juga bebas memilih time frame intraday, harian, atau mingguan.

Meskipun begitu, tim CMC Markets mengingatkan trader untuk tetap berhati-hati dan selalu menempatkan stop loss pada setiap perdagangan mereka. Pasalnya, tidak semua breakout trading berakhir dengan keuntungan.

Cara Melakukan Breakout Trading

James Chen dan tim CMC Markets membagikan beberapa tips yang sebaiknya dilakukan trader ketika mengusung strategi trading breakout, di antaranya adalah:

  • Contoh level support dan resistance bisa kamu lihat pada gambar di bawah ini
    • Mengidentifikasi pilihan aset yang memiliki level support dan resistance yang kuat.
support dan resistance breakout trading
(investtech.com)
  • Menunggu breakout.
    • Ketika harga aset diperdagangkan di luar level support dan resistance, trader disarankan untuk menunggu hingga mendekati akhir hari untuk memastikan pergerakan harga aset. Setelah itu, trader dapat membuat keputusan akan buka posisi atau tidak.
  • Menetapkan tujuan yang wajar dengan melihat pergerakan rata-rata yang dilakukan aset atau mengukur jarak antara support dan resistance.
  • Memasuki perdagangan ketika terjadi re-testing atau breakout pullback.
    • Breakout pullback adalah kondisi di mana aset beberapa kali menabrak level resistance sebelum akhirnya menembus di atasnya. Tim CMC menyarankan trader untuk memasuki perdagangan ketika area breakout bertahan pada ‘pengujian ulang’.
  • Mengantisipasi trading dengan risiko lebih rendah.
    • Daripada menunggu hingga breakout benar-benar terjadi, atau bahkan menunggu hingga breakout kedua, Cory dari The Balance merekomendasikan trader untuk mencoba membeli aset di dekat bagian bawah level support. Selain berpeluang mendapat keuntungan yang cukup bagus, risikonya juga relatif lebih kecil.
  • Menetapkan stop loss di dekat level resistance.
stop loss breakout trading
(investopedia.com)

Menurut James, jika harga aset turun kembali ke luar level support dan resistance saat mendekati,penutupan pasar, trader sebaiknya menutup posisi dan keluar dari perdagangan.

Jika memilih untuk tidak keluar dari perdagangan, James memberi opsi lain kepada pedagang untuk tetap berada di dalam perdagangan sampai harga saham mencapai target mereka. Namun pilihan ini relatif lebih berisiko.

Contoh Breakout dalam Crypto

Breakout berlangsung di semua pasar aset keuangan. Menurut James, pergerakan harga paling eksplosif dalam breakout trading adalah ketika terjadi penembusan harga pada pola triangle, flag, atau shoulder.

Hal tersebut terjadi pada aset Bitcoin di bulan November 2021. Charles Bovaird dari Forbes mengatakan bahwa Bitcoin mengonfirmasi breakout Bullish Pennant ketika harganya bergerak dalam pola triangle yang berlanjut pada pergerakan harga kuat yang lebih tinggi.

Demikian penjabaran mengenai apa itu breakout di crypto serta bagaimana cara menggunakan strategi breakout trading secara tepat. Cukup sederhana, bukan?

Untuk kamu yang tertarik melakukan investasi atau trading crypto secara mudah mulai dari Rp11.000 saja, download Pintu sekarang! Pintu telah terdaftar resmi di Bappebti dan menyediakan berbagai fitur yang bisa memudahkan aktivitas investasi dan trading kamu, yaitu:

  • Pintu Akademi, pusat cara belajar crypto terlengkap meliputi strategi trading, dasar-dasar crypto, blockchain, dan lain sebagainya.
  • Pintu Earn, fitur khusus Pintu di mana kamu bisa earn crypto secara mudah dengan bunga capai 4%/tahun cukup dengan menyimpan aset kamu di dompet Earn.
  • PTU Staking, staking crypto aset PTU untuk mendukung ekosistem Pintu sekaligus memperoleh berbagai keuntungan seperti bonus komisi Referral Pintu dan keuntungan lainnya.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset kripto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

CMC Markets. Breakout Stocks. Diakses tanggal: 30-1-2022.

Forbes. Is Bitcoin Headed For A Breakout As It Trades Near All-Time Highs?. Diakses tanggal: 30-1-2022.

IG Markets. Breakout stocks: everything you need to know. Diakses tanggal: 30-1-2022.

Investopedia. Breakout Definition and Example. Diakses tanggal: 30-1-2022.

Investopedia. The Anatomy of Trading Breakouts. Diakses tanggal: 30-1-2022.

Nasdaq. 2 Breakout Cryptocurrencies to Buy Now and Hold. Diakses tanggal: 30-1-2022.

The Balance. Better Ways to Day Trade Breakouts. Diakses tanggal: 30-1-2022.

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->