Jakarta, Pintu News – Spekulasi yang beredar luas mengenai akumulasi besar-besaran oleh paus Bitcoin (BTC) tampaknya telah dilebih-lebihkan. Menurut data onchain dari CryptoQuant, struktur pasar aset digital ini tidak mengalami perubahan material yang signifikan. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa aktivitas yang dianggap sebagai akumulasi oleh paus sebenarnya lebih banyak dipengaruhi oleh aktivitas bursa daripada perilaku investor sejati.
Julio Moreno, kepala penelitian di CryptoQuant, mengungkapkan bahwa banyak data akumulasi paus yang dibagikan secara publik sebenarnya terdistorsi oleh aktivitas bursa. Bursa kripto seringkali mengkonsolidasikan dana dari banyak dompet kecil ke dalam beberapa dompet besar untuk alasan operasional dan regulasi.
Proses ini secara artifisial meningkatkan jumlah dompet yang memegang saldo besar, yang kemudian salah diklasifikasikan sebagai akumulasi oleh paus. Ketika distorsi terkait bursa ini disaring, data menunjukkan bahwa pemegang besar sebenarnya masih mendistribusikan Bitcoin (BTC) daripada mengakumulasinya. Hal ini menandakan bahwa saldo paus secara keseluruhan terus menurun, dengan tren yang sama juga terlihat pada alamat yang memiliki 100 hingga 1.000 BTC.
Baca juga: Momentum RWA Menguat, Solana Awali 2026 dengan Sentimen Positif!

Sejak peluncuran ETF Bitcoin (BTC) spot di AS pada awal 2024, struktur pasar telah mengalami pergeseran. ETF ini telah muncul sebagai pemegang aset digital utama, mengubah dinamika pasar. Meskipun transaksi besar oleh paus seringkali mempengaruhi harga dan volatilitas pasar, data terkini menunjukkan bahwa mereka tidak lagi berperan sebagai akumulator netto.
Penurunan saldo di antara alamat dengan 100 hingga 1.000 BTC juga menunjukkan adanya arus keluar dari ETF yang diperdagangkan di bursa. Ini menunjukkan perubahan signifikan dalam cara aset digital ini dipegang dan dikelola dalam skala besar.
Baca juga: Regulasi MiCA 2026: Bagaimana Nasib Bitcoin (BTC) dan DeFi?
Di sisi lain, data onchain menunjukkan pergeseran yang lebih konstruktif di antara pemegang jangka panjang Bitcoin (BTC). Matthew Sigel, kepala penelitian aset digital di VanEck, menyatakan bahwa pemegang jangka panjang telah menjadi akumulator netto selama 30 hari terakhir. Ini mengikuti peristiwa penjualan terbesar oleh kelompok ini sejak tahun 2019.
Perubahan ini menunjukkan bahwa salah satu sumber tekanan jual terbesar terhadap Bitcoin (BTC) baru-baru ini mungkin mulai mereda. Meskipun harga Bitcoin (BTC) belum menunjukkan pemulihan yang berkelanjutan, aset ini juga berhasil menghindari pengujian kembali titik terendah di bawah $80.000 yang terjadi pada November.
Meskipun narasi populer mengenai akumulasi besar-besaran oleh paus Bitcoin (BTC) telah menarik banyak perhatian, data onchain yang lebih mendalam menunjukkan gambaran yang berbeda. Pemahaman yang lebih akurat tentang aktivitas ini esensial untuk menginterpretasi dinamika pasar saat ini dan potensi arah masa depan Bitcoin (BTC).
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.