Jakarta, Pintu News – Pada akhir pekan ini, jaringan blockchain Solana menghadapi ujian infrastruktur yang kritis dengan peluncuran patch keamanan yang dianggap “mendesak” untuk para validatornya. Pengumuman ini disampaikan oleh Solana Status pada tanggal 10 Januari, yang menyerukan para validator untuk segera memperbarui klien validator mereka ke versi v3.0.14.
Pembaruan yang dirilis secara mendadak ini, meskipun dijelaskan sebagai langkah proaktif untuk meningkatkan stabilitas, menunjukkan adanya intervensi keamanan yang kritis. Para validator diminta untuk segera memperbarui sistem mereka ke versi terbaru. Namun, penyebab spesifik dari kebutuhan mendesak ini tidak diungkapkan, sehingga meninggalkan pasar dalam keadaan harus mempercayai bahwa pembaruan tersebut akan mengatasi ancaman yang mungkin ada.
Pembaruan ini sangat penting karena mengandung serangkaian patch kritis yang harus diterapkan baik pada validator yang memiliki stake maupun yang tidak. Namun, data dari Solanabeach menunjukkan bahwa adopsi pembaruan ini masih lambat. Sekitar 51,3% dari stake jaringan masih dikelola oleh validator yang menggunakan klien versi lama v3.0.13, sementara hanya 18% dari stake yang telah beralih ke versi baru yang lebih aman, v3.0.14.
Baca Juga: Prediksi Harga XRP 2026: Apakah Investasi Ini Masih Menjanjikan?
Selain masalah pembaruan perangkat lunak, Solana juga menghadapi penurunan jumlah validator aktif. Dalam setahun terakhir, jumlah validator aktif telah menurun sebesar 42%, dari puncak 1.364 validator menjadi hanya 783. Penurunan ini menunjukkan adanya tantangan yang lebih besar dalam hal infrastruktur dan mungkin mempengaruhi kepercayaan serta keamanan jaringan.
Penurunan ini tidak hanya berdampak pada keamanan jaringan tetapi juga pada kecepatan dan efisiensi dalam memproses transaksi. Dalam sistem Proof-of-Stake, respons yang lambat terhadap pembaruan “mendesak” dapat membuka jendela kerentanan yang lebih besar, yang bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Solana masih menunjukkan adopsi yang tinggi dalam industri kripto. Aktivitas on-chain tetap kuat dengan volume pertukaran desentralisasi (DEX) yang meningkat 23% minggu ini, mencapai lebih dari $35 miliar. Solana terus mendominasi dengan memproses 8 kali lebih banyak transaksi harian dibandingkan blockchain lain selama enam bulan terakhir.
Penggunaan stablecoin di jaringan Solana juga meningkat sekitar 200% selama tahun lalu, dengan likuiditas stablecoin mencapai rekor tertinggi baru sekitar $15 miliar. Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan yang tumbuh dalam ekosistem Solana meskipun ada tantangan infrastruktur yang dihadapi.
Meskipun dihadapkan pada tantangan infrastruktur dan keamanan, Solana terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam hal volume transaksi dan penggunaan stablecoin. Pembaruan perangkat lunak yang mendesak dan penurunan jumlah validator menunjukkan pentingnya respons cepat dalam ekosistem blockchain untuk menjaga keamanan dan stabilitas jaringan.
Baca Juga: Prediksi Harga Raydium 2026: Potensi Kenaikan Signifikan di Ekosistem Solana
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.