Jakarta, Pintu News – Bitcoin (BTC) kini berada dalam fase konsolidasi yang mirip dengan periode sebelum lonjakan besar pada tahun 2025. Setelah mencapai puncak pada akhir tahun tersebut, harga Bitcoin (BTC) kini berfluktuasi antara $84.000 hingga $94.000, menunjukkan potensi untuk kembali mencetak rekor harga tertinggi baru.

Pada grafik harian, Bitcoin (BTC) tampak membentuk pola yang serupa dengan periode Maret hingga Mei 2025. Selama fase tersebut, Bitcoin (BTC) bergerak dalam rentang $76.000 hingga $86.000, sering kali gagal menembus batas atas dan tampak stagnan. Namun, konsolidasi ini akhirnya menjadi dasar untuk lonjakan harga selanjutnya.
Saat ini, Bitcoin (BTC) berada dalam rentang yang lebih tinggi, yaitu antara $84.000 hingga $94.000, dengan dinamika harga yang menekan ke arah atas. Pola yang terbentuk saat ini menunjukkan karakteristik yang sama, hanya pada level yang lebih tinggi. Setiap kali harga mencoba menembus $94.000, penjual masuk untuk mempertahankan resistensi, namun pembeli tidak pernah jauh, selalu siap untuk membeli pada setiap penurunan harga.
Baca Juga: Prediksi Harga XRP 2026: Apakah Investasi Ini Masih Menjanjikan?
Level $94.000 menjadi kunci utama dalam menentukan aksi harga Bitcoin (BTC) saat ini. Pada awal Januari, Bitcoin (BTC) sempat menyentuh $94.500 sebelum mengalami penolakan dan kembali ke fase koreksi. Namun, jika Bitcoin (BTC) berhasil menembus resistensi ini dengan tegas, bisa jadi akan memulai fase kenaikan harga yang signifikan.
Berdasarkan kinerja sebelumnya, setelah berhasil menembus $86.000, Bitcoin (BTC) terus naik selama beberapa bulan dan akhirnya mencapai puncak sekitar $126.080. Jika pergerakan harga kali ini mengikuti pola yang sama, maka Bitcoin (BTC) bisa mencapai hingga $138.000, menandai penciptaan rekor harga tertinggi baru.
Scott Matherson, penulis terkemuka di bidang kripto, menyoroti bahwa meskipun tidak ada dua pergerakan harga yang persis sama, struktur yang terbentuk saat ini memberikan indikasi kuat bahwa Bitcoin (BTC) sedang membangun momentum di bawah resistensi. Ini bisa menjadi indikator bahwa Bitcoin (BTC) siap untuk melonjak lebih tinggi, mirip dengan apa yang terjadi pada tahun 2025.
Dengan mempertimbangkan faktor teknis dan historis, ada kemungkinan besar bahwa Bitcoin (BTC) akan mengulangi kinerja impresifnya dan mungkin bahkan melampaui ekspektasi pasar dengan mencapai harga yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya.
Dengan memahami pola historis dan kondisi pasar saat ini, investor dan pengamat pasar mungkin melihat periode konsolidasi ini sebagai peluang sebelum terjadi lonjakan harga yang signifikan. Seperti yang ditunjukkan oleh analisis Scott Matherson, fase ini mungkin menjadi titik tolak untuk fase pertumbuhan berikutnya dalam sejarah Bitcoin (BTC).
Baca Juga: Prediksi Harga Raydium 2026: Potensi Kenaikan Signifikan di Ekosistem Solana
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari ini, harga Solana hari ini, Pepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.