Jakarta, Pintu News – Pasar altcoin memasuki minggu kedua bulan Januari dengan sinyal yang masih belum jelas. Beberapa token telah mencapai rekor harga tertinggi sepanjang masa, sementara yang lain mulai pulih di tengah keraguan pasar.
Sebagian besar altcoin masih kesulitan untuk bangkit kembali setelah aksi jual besar-besaran yang terjadi pada Oktober tahun lalu. Dalam situasi ini, tiga altcoin menghadapi risiko likuidasi besar karena para trader kemungkinan salah menilai permintaan pasar yang sebenarnya.
Gelombang meme coin di awal tahun 2026 memang tidak terlalu kuat, namun menunjukkan bahwa para trader mulai lebih terbuka terhadap risiko. Ekosistem Solana (SOL) sendiri mencatat sejumlah rekor baru. Volume DEX di Pump.fun mencapai titik tertinggi sepanjang masa, dan jumlah token meme yang diluncurkan setiap hari juga meningkat tajam.
Baca juga: Solana Salip Ethereum dalam Volume Perpetual Futures — Apakah SOL Siap Menuju $190?
Karena itu, banyak trader masih optimis bahwa harga SOL akan terus naik sepanjang sisa bulan Januari. Optimisme ini tercermin dalam data likuidasi, di mana potensi likuidasi kumulatif untuk posisi long jauh lebih tinggi dibandingkan posisi short.

Namun, ada kemungkinan para trader terlalu tinggi menilai permintaan pasar ini. Data dari Santiment menunjukkan bahwa jumlah dompet baru yang dibuat setiap minggu mencapai 30,2 juta pada November 2024, namun kini telah turun drastis menjadi 7,3 juta.
Grafik memperlihatkan bahwa reli SOL sangat berkaitan erat dengan pertumbuhan mingguan dompet baru. Penurunan tajam dalam metrik ini melemahkan dasar fundamental dari kenaikan harga di awal tahun ini.
“Solana telah melonjak hingga $144 dan mencoba menembus resistensi di $145. Namun hal ini sangat tergantung pada apakah pertumbuhan jaringan SOL bisa kembali meningkat,” menurut laporan dari Santiment.
Laporan terbaru dari laman BeInCrypto juga menyebutkan bahwa SOL telah mengalami pemulihan, dengan aliran dana institusional masuk ke dalam ekosistemnya. Namun, investor ritel masih belum banyak terlihat. Padahal, kelompok inilah yang sebelumnya menjadi pendorong utama lonjakan harga SOL.
Jika para trader long terus mengejar posisi tanpa strategi stop-loss yang ketat, mereka berisiko mengalami likuidasi hampir sebesar $1 miliar. Risiko ini bisa terjadi jika harga SOL turun kembali ke kisaran $132 dalam minggu ini.
Pembicaraan tentang Monero (XMR) di komunitas kripto kini menjadi lebih positif dari sebelumnya. Hari ini, XMR mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa. Di sisi lain, pesaingnya, Zcash (ZEC), justru mengalami penurunan tajam karena melemahnya kepercayaan pasar.

Heatmap likuidasi selama tujuh hari terakhir menunjukkan bahwa potensi likuidasi kumulatif pada posisi long jauh lebih besar dibandingkan posisi short. Karena itu, para trader long XMR perlu berhati-hati minggu ini, setidaknya karena dua alasan utama.
Pertama, XMR telah mencapai harga tertinggi baru sekaligus menyentuh garis tren resistance kuat yang telah terbentuk sejak 2018. Hal ini memicu tekanan jual besar dari para pemegang lama yang ingin merealisasikan keuntungan mereka.

Kedua, data dari Coinglass menunjukkan bahwa open interest XMR melonjak hampir $180 juta—angka tertinggi dalam sejarah.
Baca juga: Analis Peter Brandt Ungkap Potensi Monero (XMR) Cetak “God Candle” Seperti Perak
Artinya, para trader mulai menambah modal dan leverage tepat saat XMR berada di zona resistance utama. Perilaku ini sangat berisiko tinggi. Jika harga XMR terkoreksi kembali ke level $454 dalam minggu ini, para trader long berpotensi menghadapi likuidasi lebih dari $20 juta.

Sejak awal tahun ini, Render (RENDER) telah melonjak lebih dari 90%. Data dari Artemis menunjukkan bahwa bukan hanya RENDER, tetapi juga koin-koin AI lainnya, mencatat kenaikan yang kuat. Hal ini menjadikan sektor AI sebagai segmen dengan performa terbaik di pasar kripto sejauh ini pada tahun 2026.

Investor tampaknya lebih memilih koin berbasis AI di awal tahun ini. Sentimen positif ini bisa mendorong RENDER dan token AI lainnya untuk terus naik setelah mencapai keseimbangan jangka pendek.
“Token AI ini sedang tampil sangat baik, bahkan nyaris tidak terlihat di linimasa belakangan ini. FET dan RENDER menonjol. Membeli di pasar spot dan menunggu tampaknya masuk akal, karena pergerakannya belum selesai,” komentar dari Altcoin Sherpa.
Peta likuidasi tujuh hari untuk RENDER menunjukkan ekspektasi yang relatif seimbang antara posisi long dan short.
Jika minat terhadap koin AI terus meningkat minggu ini, para trader short RENDER bisa menghadapi likuidasi hingga $5,8 juta. Risiko ini muncul jika harga RENDER naik ke level $2,93.

Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.