Jakarta, Pintu News – Cetakan data CPI (Indeks Harga Konsumen) AS untuk bulan Januari akan segera dirilis pada momen yang sensitif bagi pasar, dan para “crypto whale” (pemilik aset kripto dalam jumlah besar) sudah mulai mengambil posisi.
Inflasi diperkirakan tetap stabil, sejalan dengan data bulan November yang menunjukkan pelonggaran. Namun, inflasi masih cukup tinggi untuk membuat harapan pemangkasan suku bunga di awal 2026 tetap rendah. CPI bulan November yang lebih lemah pun tidak cukup untuk mengubah ekspektasi terhadap kebijakan The Fed, sehingga kondisi likuiditas masih ketat.
Dalam situasi ini, perilaku para whale menjadi lebih penting daripada sekadar pergerakan harga. Ketika optimisme terhadap pemangkasan suku bunga rendah, para pemegang besar cenderung bertindak lebih selektif dan tidak sembarangan mengambil risiko.
Menjelang rilis CPI, data on-chain menunjukkan adanya perbedaan yang jelas pada tiga token: para whale terlihat mengakumulasi dua token, sementara mengurangi eksposur pada token ketiga setelah reli harga baru-baru ini.
Di antara beberapa token yang menjadi sasaran akumulasi para crypto whale menjelang rilis data CPI, Maple Finance (SYRUP) menonjol sebagai taruhan yang lebih berfokus pada sektor DeFi daripada spekulasi makroekonomi.
Baca juga: Bitcoin Melonjak ke Level Tertinggi 50 Hari Saat Risiko Perang Amerika Serikat–Iran Meningkat!
Pada 13 Januari, dompet whale yang menyimpan Maple Finance tercatat meningkatkan kepemilikannya sebesar 7,41%, setara dengan penambahan sekitar 480.000 token SYRUP, senilai kurang lebih $190.000 berdasarkan harga saat ini. Sekilas, peningkatan harian ini tampak biasa saja. Namun, konteks jangka panjang memberikan arti yang lebih besar.

Dalam periode 30 hari terakhir, kepemilikan whale terhadap Maple Finance melonjak lebih dari 718%, menunjukkan akumulasi yang stabil dan konsisten, bukan sekadar aksi beli reaktif.
Pergerakan harga mendukung pola ini. Harga SYRUP naik hampir 40% selama 30 hari terakhir, dari sekitar $0,23 menjadi $0,40 sejak awal Desember. Kenaikan ini didukung oleh sinyal tren teknikal di grafik harga.

Salah satu indikatornya adalah EMA (Exponential Moving Average) — indikator yang memberi bobot lebih pada harga terbaru untuk menentukan arah tren. Di grafik harian SYRUP, EMA 20 hari telah menembus ke atas EMA 50 dan 100 hari, sebuah pola yang umumnya menandakan momentum kenaikan yang menguat.
Saat ini, harga diperdagangkan di atas semua EMA utama, memperkuat tren bullish. Selain itu, EMA 20 hari juga mendekati persilangan dengan EMA 200 hari, yang dapat menjadi sinyal bullish tambahan.
Tantangan selanjutnya berada di level $0,40, yang sebelumnya menjadi resistensi kuat dan sempat menolak harga pada 12 Januari. Jika harga berhasil menutup hari di atas level ini (sekitar kenaikan 3,8% dari posisi saat ini), maka ada potensi untuk menuju $0,46, bahkan $0,50 jika momentum berlanjut.

Risiko penurunan tetap terkendali, tapi jelas. Jika harga turun di bawah $0,36, itu bisa menjadi tanda peringatan awal. Penurunan lebih dalam di bawah $0,34 akan membawa harga kembali di bawah EMA penting, melemahkan struktur bullish dan membuka peluang koreksi menuju $0,30.
Menjelang rilis data CPI AS, Chainlink (LINK) menunjukkan pola akumulasi yang tenang dari para whale, menandakan strategi pembelian yang selektif alih-alih aksi spekulatif secara luas.
Pada 13 Januari, dompet whale kripto mencatat peningkatan kepemilikan LINK dari 503,12 juta menjadi 503,51 juta, setara dengan tambahan sekitar 390.000 LINK atau senilai kurang lebih $6,6 juta. Ini cukup signifikan, mengingat ekspektasi pemangkasan suku bunga di awal 2026 masih rendah — kondisi yang biasanya menahan aksi beli agresif.
Namun, para whale tampaknya mulai condong ke proyek infrastruktur seperti Chainlink, yang terkait dengan narasi aset dunia nyata (real-world asset/RWA) — tema yang terus kuat sepanjang 2025 dan berlanjut ke 2026.

Struktur harga LINK mendukung akumulasi ini. Chainlink saat ini sedang membentuk pola double bottom di grafik 12 jam — pola berbentuk huruf “W” yang biasanya menandakan kelelahan dari tekanan jual.
Harga mulai stabil setelah membentuk lower low kedua, dan sekarang perlahan bergerak naik. Untuk memperkuat momentum ini, LINK perlu menembus level $13,50 terlebih dahulu, lalu $14,90, yang telah beberapa kali menjadi resistensi kuat.

Jika berhasil menembus $14,90 secara bersih di grafik 12 jam, maka terbuka jalan menuju $15,50 dan $17,01, bahkan bisa menguji resistensi lebih tinggi di sekitar $19,56 jika momentum terus berlanjut.
Baca juga: 36 Altcoin yang Layak Dipertimbangan di Kuartal Pertama 2026, Menurut Grayscale
Risiko penurunan juga jelas dan terdefinisi. Penurunan di bawah $12,90 akan melemahkan struktur pemulihan saat ini. Jika harga turun lebih dalam hingga ke bawah $11,70, maka struktur double bottom dianggap gagal, dan potensi tren naik akan melemah drastis.
Token ekosistem Polygon (POL) mengalami pergeseran signifikan dalam perilaku whale tepat menjelang rilis data CPI AS. Meskipun POL masih mencatat kenaikan sekitar 20% dalam sepekan, token ini mengalami penurunan hampir 4% pada 13 Januari.
Selama fase penurunan harga ini, whale kripto besar yang memegang antara 10 juta hingga 100 juta POL mulai mengurangi eksposur, setelah sebelumnya menambah kepemilikan antara 10–12 Januari. Dalam satu hari terakhir, kelompok ini mengurangi kepemilikan dari 585,39 juta menjadi 582,37 juta POL, atau sekitar 3,02 juta token.

Waktu penjualan ini patut dicermati, karena terjadi setelah reli harga selama beberapa hari berturut-turut.
Struktur harga POL memberi gambaran atas kehati-hatian ini. Sejak awal Januari, POL mengalami kenaikan tajam dari level terendah, membentuk pola tiang curam (pole), diikuti oleh fase konsolidasi ketat yang menyerupai bullish flag — pola teknikal yang biasanya menandakan potensi kelanjutan tren naik.
Namun, penurunan dari level tertinggi berlangsung agresif, bukan terkendali. Pada saat yang sama, indikator On-Balance Volume (OBV) — yang mengukur apakah volume mendukung arah harga — mulai menurun dan mendekati garis tren naiknya.
Ini menandakan tekanan beli mulai melemah, meskipun harga masih berusaha bertahan dalam rentang konsolidasi. Jika trendline OBV jebol, struktur bullish bisa melemah lebih jauh.

Jika POL kehilangan support di $0,14 dan kemudian $0,13, maka pola bullish flag berisiko terkonfirmasi gagal, membuka potensi penurunan lebih lanjut ke $0,11, bahkan $0,09. Sebaliknya, kelanjutan tren naik hanya akan valid kembali jika harga berhasil menembus $0,16, didukung oleh peningkatan volume perdagangan.
Untuk saat ini, aksi jual dari whale menunjukkan bahwa pergerakan harga POL baru-baru ini tampak lebih bersifat siklikal daripada berbasis keyakinan jangka panjang — apalagi menjelang peristiwa makro penting seperti rilis data CPI.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.