5 Fakta Bitcoin Turun di Bawah Rp1,56 Miliar: Likuidasi Ratusan Juta Dollar Guncang Crypto!

Updated
January 19, 2026

Jakarta, Pintu News – Pargerakan pasar crypto kembali menjadi sorotan setelah Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam hingga menembus level psikologis penting, memicu likuidasi besar-besaran dan meningkatkan volatilitas di pasar cryptocurrency global.

1. Bitcoin Turun di Bawah Level Psikologis Penting

Harga Bitcoin (BTC) tercatat jatuh di bawah level US$92.000, yang setara dengan sekitar Rp1.560.872.000 menggunakan kurs Rp16.966 per dolar AS. Penurunan ini terjadi dalam waktu singkat dan bertepatan dengan tekanan jual tinggi di akhir pekan. Level psikologis seperti ini sering menjadi perhatian karena memengaruhi sentimen pelaku pasar secara luas.

Koreksi harga tersebut menandai perubahan arah jangka pendek setelah periode konsolidasi sebelumnya. Banyak pelaku pasar memanfaatkan likuiditas akhir pekan untuk menyesuaikan posisi mereka. Akibatnya, tekanan jual meningkat dan mendorong harga Bitcoin ke level yang lebih rendah.

Baca Juga: 5 Cara Realistis Mendapatkan Uang 2 Juta dalam Sehari, Ini Rahasianya!

2. Likuidasi Ratusan Juta Dollar di Pasar Derivatif

Penurunan harga Bitcoin memicu likuidasi posisi leverage di pasar derivatif crypto. Total likuidasi dilaporkan mencapai ratusan juta dolar AS, atau setara dengan triliunan rupiah dalam waktu singkat. Kondisi ini menunjukkan tingginya eksposur risiko pada perdagangan dengan leverage.

Likuidasi terjadi ketika posisi trader ditutup secara otomatis akibat tidak mampu memenuhi margin. Fenomena ini mempercepat penurunan harga karena menciptakan tekanan jual tambahan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh Bitcoin, tetapi juga oleh cryptocurrency lain seperti Ethereum (ETH) dan Ripple (XRP).

3. Dampak ke Altcoin dan Pasar Crypto Secara Umum

Tekanan jual pada Bitcoin biasanya berdampak langsung ke pasar altcoin. Ethereum (ETH) dan sejumlah aset crypto lain ikut mengalami koreksi seiring meningkatnya aversi risiko. Korelasi tinggi antar aset cryptocurrency membuat pergerakan Bitcoin menjadi acuan utama pasar.

Selain itu, volume perdagangan meningkat tajam selama periode penurunan harga. Lonjakan volume ini mencerminkan aktivitas lindung nilai, penutupan posisi, serta spekulasi jangka pendek. Kondisi tersebut menandakan pasar crypto masih sangat sensitif terhadap perubahan sentimen global.

4. Faktor Makro dan Psikologi Pasar

Tekanan pada harga Bitcoin tidak terjadi dalam ruang hampa. Faktor makroekonomi global, termasuk ketidakpastian kebijakan moneter dan pergerakan pasar keuangan tradisional, turut memengaruhi minat terhadap aset berisiko. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung mengurangi eksposur pada aset volatil seperti crypto.

Psikologi pasar juga memainkan peran penting dalam memperbesar pergerakan harga. Aksi jual berantai sering dipicu oleh kekhawatiran akan penurunan lanjutan. Hal ini menciptakan efek domino yang mempercepat koreksi harga dalam jangka pendek.

5. Implikasi bagi Investor dan Pelaku Pasar

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa volatilitas tetap menjadi karakter utama pasar cryptocurrency. Investor perlu memahami risiko leverage dan pentingnya manajemen risiko dalam kondisi pasar yang tidak stabil. Koreksi harga juga sering dipandang sebagai fase alami dalam siklus pasar aset digital.

Di sisi lain, pergerakan tajam seperti ini memberikan data penting bagi analisis pasar ke depan. Respons harga terhadap level psikologis dan volume likuidasi dapat menjadi indikator sentimen jangka pendek. Dengan demikian, dinamika ini relevan bagi pengamat pasar, trader, maupun investor jangka panjang.

Baca Juga: 10 Cara Dapat Uang dari Game Secara Cepat tapi Realistis (Online & Mobile)

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin hari iniharga Solana hari iniPepe coin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8