Jakarta, Pintu News – Solana (SOL) naik 4% pada hari Senin (26/1), setelah sebelumnya turun 6% pada hari Minggu. Namun, secara keseluruhan masih berada dalam tekanan akibat penurunan sebesar 14% pada minggu lalu. Penurunan ini sejalan dengan turunnya minat dari investor institusional dan ritel, yang tercermin dari menurunnya aliran dana masuk dan minat terbuka (Open Interest).
Selain itu, terjadinya likuidasi posisi long senilai lebih dari $60 juta dalam 24 jam terakhir menunjukkan pembersihan posisi bullish. Dari sisi analisis teknikal, fokus saat ini tertuju pada level terendah bulan Desember di $117 dan level support psikologis di $100, seiring dengan meningkatnya tekanan jual.
ETF Solana berbasis spot di Amerika Serikat mencatat arus masuk mingguan terendah, yakni sebesar $9,57 juta, turun drastis dari $46,88 juta pada minggu sebelumnya. Penurunan arus masuk ini menunjukkan berkurangnya minat dari investor institusional, yang dipengaruhi oleh sentimen pasar yang cenderung menghindari risiko.
Baca juga: Prediksi Harga XRP: Support $1,80 Masih Kokoh Saat Volume Meledak hingga 184%!

Hal ini kemungkinan besar dipicu oleh ketegangan geopolitik yang terus berlanjut dan ancaman tarif dari Amerika Serikat. Selain itu, penguatan Yen Jepang akibat spekulasi intervensi bank sentralnya untuk menghentikan depresiasi mata uang juga dapat mengguncang pasar kripto secara keseluruhan.
Di pasar derivatif, permintaan juga melemah. Likuidasi posisi long senilai lebih dari $60 juta dalam 24 jam terakhir jauh melebihi likuidasi short sebesar $2,14 juta, yang memperkuat sentimen jual. Open Interest (OI) untuk kontrak futures SOL turun 1% menjadi $7,41 miliar, mencerminkan penurunan nilai kontrak yang masih aktif.

Hal ini terjadi seiring pembersihan posisi bullish dan terbentuknya posisi baru yang cenderung bearish, yang diperkuat oleh tingkat pendanaan negatif sebesar -0,0036%.
Solana menunjukkan pemulihan cepat pada hari Senin dengan kenaikan 4% selama sesi perdagangan Asia dan mendekati level $125. Namun, harga SOL masih berada jauh di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50, 100, dan 200 hari yang menurun, yang menegaskan tren bearish masih dominan.
Baca juga: 4 Peristiwa Crypto Penting Minggu Ini: Mampukah Pasar Pulih?
EMA 50 hari di level $135 kemungkinan akan menjadi batas atas bagi pemulihan awal, sementara EMA 100 hari di $144 menjadi penghalang berikutnya.
Indikator MACD (Moving Average Convergence Divergence) menunjukkan histogram yang masih negatif, tetapi mulai menyempit, menandakan melemahnya tekanan turun. Namun, baik garis MACD maupun garis sinyal masih berada di bawah nol, yang mempertahankan bias pasar secara umum tetap lemah.

Indeks Kekuatan Relatif (RSI) berada di angka 38, mencerminkan momentum yang lemah meskipun belum memasuki wilayah jenuh jual.
Meski demikian, risiko penurunan tetap ada jika SOL jatuh di bawah level terendah 18 Desember di $117, yang bisa membuka jalan menuju Pivot Point S1 di $112, dan berlanjut ke zona support psikologis yang lebih dalam di $100.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.