Emas Mendominasi, Bitcoin (BTC) Terpuruk di Tengah Kekhawatiran Intervensi Yen, Kenapa?

Updated
January 27, 2026

Jakarta, Pintu News – Ketidakstabilan fiskal dan kekuatan yen telah memicu kekhawatiran di pasar global, menyebabkan aset berisiko seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mengalami penurunan. Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin (BTC) turun 0,8% menjadi di bawah $88.000, sementara Ethereum (ETH) kehilangan lebih dari 1,6% hingga hampir $2.900. Indeks CoinDesk 20 (CD20) juga mengalami penurunan sebesar 1,54%.

Intervensi Yen dan Dampaknya pada Pasar Global

Yen Jepang mengalami kenaikan signifikan, lebih dari 1,4% terhadap dolar AS, menyusul pernyataan dari Perdana Menteri Sanae Takaichi yang menegaskan bahwa Jepang akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mengatasi pergerakan spekulatif yang tidak normal.

Meskipun Takaichi tidak secara spesifik menyebutkan pergerakan pasar yang menjadi perhatian, imbal hasil obligasi 10 tahun negara tersebut telah mencapai titik tertinggi dalam 27 tahun terakhir sebelum akhirnya turun sedikit. Para pedagang juga menginterpretasikan “pemeriksaan suku bunga” baru-baru ini oleh Bank Federal Reserve New York sebagai kemungkinan tanda aksi koordinasi dengan Jepang. Hal ini mendorong investor menjauhi aset berisiko seiring dengan pembalikan perdagangan carry yen.

Baca Juga: 5 Fakta Penting Kesenjangan Pasokan Perak vs Emas dan Dampaknya ke Crypto & Aset Komoditas

Bitcoin (BTC) Tertinggal, Emas Mendominasi

Kapital tampaknya tidak beralih ke Bitcoin (BTC), melainkan ke emas. Logam mulia ini mencapai harga lebih dari $5.000 per ons untuk pertama kalinya hari ini, dan saat ini berada di $5.090. Menurut Greg Cipolaro, kepala riset global NYDIG, sifat Bitcoin (BTC) yang selalu aktif, likuiditas yang dalam, dan penyelesaian instan justru mungkin menjadi penghambatnya.

Dalam periode tekanan dan ketidakpastian, preferensi likuiditas mendominasi, dan dinamika ini lebih merugikan Bitcoin (BTC) dibandingkan emas. Data blockchain juga menunjukkan kelemahan internal. CryptoQuant melaporkan bahwa pemegang Bitcoin (BTC) yang lebih lama mulai menjual dengan kerugian untuk pertama kalinya sejak Oktober 2023.

Pandangan ke Depan: Fokus pada Pertemuan Federal Reserve

Pasar akan mengamati pertemuan Federal Reserve minggu ini, di mana suku bunga diperkirakan akan tetap, namun panduan dari Ketua Jerome Powell akan menjadi kunci. Selain itu, risiko penutupan pemerintah AS, yang saat ini diperkirakan sebesar 79% di Polymarket dan hampir 78% di Kalshi, menambah lapisan ketidakpastian menjelang minggu yang akan diisi dengan laporan pendapatan dari perusahaan teknologi besar dan berbagi panduan.

Masa Depan Pasar Kripto dan Emas

Dengan situasi global yang penuh ketidakpastian, investor tampaknya lebih memilih untuk berinvestasi pada aset yang dianggap lebih aman seperti emas. Sementara itu, Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya masih berjuang untuk mendapatkan kepercayaan sebagai pelindung nilai di tengah gejolak pasar.

Baca Juga: Lonjakan Harga Altcoin: Fenomena Musiman yang Tak Boleh Dilewatkan!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8