Jakarta, Pintu News – Prediksi harga untuk Ripple (XRP) sepanjang tahun 2026 diperkaya oleh model berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menyusun skenario potensi pergerakan harga kripto terbesar kelima ini dengan beberapa kemungkinan arah berdasarkan permintaan ETF, aktivitas jaringan, dan dinamika pasar.
Model prediksi yang dibangun menggunakan AI (Claude AI) memulai proyeksi berdasarkan harga dasar sekitar US$2,15. Skenario harga untuk XRP dibagi menjadi tiga kemungkinan jalur berdasarkan kekuatan katalis pasar seperti arus modal ETF dan tekanan jual di bursa.
Proyeksi ini mencerminkan bahwa harga XRP tidak bergerak secara linier, tetapi sangat dipengaruhi oleh bagaimana permintaan institusional, regulasi, dan aktivitas jaringan berkembang sepanjang 2026.
Baca Juga: Emas Mendominasi, Bitcoin (BTC) Terpuruk di Tengah Kekhawatiran Intervensi Yen, Kenapa?

Dalam skenario paling optimis menurut model AI, harga XRP dapat melonjak antara US$4 dan US$6 di akhir 2026. Rentang ini berarti potensi kenaikan lebih dari 215 persen dari harga dasar yang digunakan dalam prediksi.
Target ini menjadi mungkin apabila arus masuk ETF XRP melebihi US$5 miliar, sementara jumlah XRP yang tersedia di bursa terus berkurang, mengurangi tekanan jual dan mendorong permintaan spot.
Prediksi AI juga menyusun skenario dasar yang lebih moderat, di mana XRP diperkirakan tetap berkisar antara US$2 dan US$3 menuju akhir tahun 2026. Dalam kasus ini, aliran modal ETF tetap stabil namun tidak spektakuler.
Faktor pendorong utama untuk skenario ini termasuk pertumbuhan adopsi jaringan yang bertahap, serta rilis token escrow yang terkendali yang membantu menjaga dukungan harga di atas level kunci.
Pihak lain dari model AI memperkirakan kemungkinan skenario bearish, di mana XRP bisa melemah ke kisaran US$1,50 sampai US$1,80. Hal ini mungkin terjadi jika permintaan ETF melemah dan tekanan makroekonomi global meningkat.
Dalam skenario ini, momentum harga bisa menjadi lemah dengan konsolidasi panjang di sekitar level support historis.

Prediksi ini memadukan elemen teknikal dan faktor fundamental seperti permintaan ETF, regulasi, dan dinamika on-chain di jaringan XRP Ledger (XRPL). Meskipun AI memberikan rentang harga yang luas, dampak nyata terhadap harga sangat bergantung pada regulasi dan aliran modal institusional.
Risiko makro seperti volatilitas pasar crypto yang lebih luas dan sentimen risiko global juga menjadi pengaruh utama terhadap arah harga XRP di 2026.
Selain model AI yang menyoroti kemungkinan harga hingga US$6, beberapa analis lain bahkan memperkirakan target yang lebih tinggi pada kondisi sangat bullish. Meski demikian, ada juga prediksi yang lebih hati-hati dengan harga rata-rata berada pada rentang US$2–US$4, menggambarkan spektrum luas proyeksi pasar.
Hal ini menunjukkan bahwa konsensus pasar masih terbuka lebar dan dipengaruhi oleh berbagai asumsi fundamental yang berbeda antar model prediksi.
Prediksi harga 2026 untuk XRP memberikan kerangka potensi arah harga dalam kondisi pasar yang beragam, dari konservatif hingga sangat optimis. Investor disarankan untuk mempertimbangkan berbagai faktor fundamental seperti permintaan ETF, perkembangan regulasi, dan tren adopsi jaringan sebelum membuat keputusan investasi.
Baca Juga: Penurunan Drastis Ripple (XRP): Analisis dan Prospek di Tahun 2026
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.