Jakarta, Pintu News – Pasar global awal hari ini menunjukkan dinamika berlawanan antara emas dan Bitcoin (BTC), dengan logam mulia terus menunjukan kekuatan harga sedangkan Bitcoin mengalami tekanan jual. Laporan pasar pagi ini menyoroti bagaimana pergerakan harga di kedua kelas aset ini mencerminkan sentimen risiko yang berbeda di antara investor global.
Harga emas spot dunia naik signifikan mendekati USD 5.600 per ounce, memicu minat beli di pasar komoditas global. Kenaikan ini memperluas tren bullish yang telah berjalan selama beberapa sesi, didukung oleh permintaan safe-haven di tengah ketidakpastian pasar keuangan. Tahap reli ini menempatkan emas pada level harga yang belum terlihat sebelumnya, memperkuat posisi logam mulia sebagai instrumen lindung nilai.
Baca Juga: 7 Fakta Penting: Dampak Penjualan Whale pada Harga XRP

Sementara emas menguat, harga Bitcoin mengalami penurunan tajam pada pembukaan pasar, mencerminkan korelasi negatif jangka pendek antara aset safe-haven dan aset berisiko.
BTC turun dari level resistance penting dan gagal mempertahankan harga di atas USD 88,000, beralih ke tren bearish jangka pendek. Volatilitas Bitcoin meningkat karena tekanan jual di pasar derivatif dan penurunan sentimen risiko secara umum.
Penurunan harga aset berisiko seperti saham teknologi dan cryptocurrency mencerminkan penurunan risk appetite di kalangan investor global. Data pasar pagi ini menunjukkan bahwa investor cenderung menarik modal dari aset volatile menuju aset yang menawarkan stabilitas seperti emas. Kondisi ini memberi tekanan tambahan pada Bitcoin dan altcoin lainnya.
Permintaan terhadap emas didorong oleh faktor makro seperti data ekonomi yang mengecewakan dan kekhawatiran inflasi jangka panjang. Aset safe-haven seperti emas sering kali menarik modal ketika ekspektasi inflasi meningkat atau ketika pasar keuangan tradisional mengalami tekanan. Investor institusional juga disebut memperluas eksposur emas dalam portofolio lindung nilai mereka.
Dengan Bitcoin turun signifikan, volatilitas pasar crypto tercatat meningkat, terutama di pasar kontrak berjangka dan derivatif. Likuidasi posisi long di Bitcoin mempercepat aksi jual singkat, memperdalam tekanan harga jangka pendek. Volatilitas ini sering kali terjadi ketika pasar crypto berinteraksi dengan dinamika pasar tradisional secara bersamaan.
Indikator teknikal jangka pendek menampilkan sinyal bearish untuk Bitcoin, termasuk penurunan tingkat relative strength index (RSI). Level support BTC berikutnya dievaluasi oleh pasar di kisaran USD 80,000–USD 82,000, dengan risiko penurunan lanjutan jika tekanan jual berlanjut. Skenario ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih memerlukan katalis positif untuk menghentikan tren korektif saat ini.
Bagi investor, kondisi ini menunjukkan pentingnya pemahaman terhadap risk assets dan safe-haven assets secara bersamaan. Pemindahan modal dari aset berisiko seperti Bitcoin ke emas sering kali menjadi refleksi sentimen risiko makro, bukan perubahan fundamental harga jangka panjang. Investor pemula perlu menyadari bahwa volatilitas tinggi dapat terjadi di kedua kelas aset tersebut dalam periode ketidakpastian pasar global.
Baca Juga: 5 Wawasan Penting Prediksi SHIB Akan Turun Dulu Sebelum Capai ATH Baru
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
• U.Today News. Morning Minute: Gold Soars Toward $5,600; Bitcoin Falls. Diakses tanggal 30 Januari 2026.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.